Biaya Konsumsi Listrik NETA V Lebih Hemat

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 06 Februari 2024
Biaya Konsumsi Listrik NETA V Lebih Hemat

NETA V memiliki biaya konsumsi listrik yang terjangkau. Foto: NETA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT NETA Auto Indonesia, distributor resmi kendaraan listrik NETA, menjelaskan akumulasi konsumsi listrik pada NETA V. Hal itu dilakukan untuk menunjukkan, bahwa mobil listrik bisa menjadi pilihan ekonomis dan hemat untuk jangka panjang jika dibandingkan mobil konvensional.

NETA V memiliki kapasitas daya sebesar 40,7 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 401 km dalam sekali pengisian. Untuk pengisian daya penuh melalui SPKLU, NETA V hanya memerlukan biaya dengan kisaran mulai dari Rp 70.000.

Baca juga:

Mengenal Indikator Penting di Mobil Listrik NETA V

NETA V hanya membutuhkan sekitar Rp 290 ribu per bulan untuk konsumsi listrik
NETA V hanya membutuhkan sekitar Rp 290 ribu per bulan untuk konsumsi listrik. Foto: NETA

Jika biaya konsumsi listrik NETA V diakumulasi hingga menempuh 20.000 km per tahun, maka NETA V hanya membutuhkan biaya konsumsi listrik dengan kisaran Rp 3.500.000 per tahun atau sekitar Rp 290.000 per bulan.

Perbandingan ini cukup signifikan dan tentunya lebih hemat dibanding mobil konvensional. Pada kelas small SUV, memerlukan biaya bahan bakar mulai dari Rp 26.000.000 per tahun atau sekitar Rp 2.200.000 per bulan. Dengan begitu, mobil listrik NETA V menawarkan penghematan hingga 87% dari segi bahan bakar.

Product Planning Manager PT NETA Auto Indonesia, Jordy Angkawidjaja mengatakan, dengan gambaran akumulasi biaya konsumsi listrik yang ditunjukkan, NETA ingin membuktikan, bahwa memiliki mobil listrik NETA V bukan hanya pilihan ramah lingkungan, tetapi juga value for money untuk jangka panjang.

"Kami juga memberikan solusi dari keraguan masyarakat Indonesia, dengan menyediakan layanan purnajual yang terjangkau hingga 100.000 km serta jaminan seumur hidup akan komponen baterai dan lainnya dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Kami berkomitmen untuk memberikan produk dan layanan yang berkualitas yang berkelanjutan untuk semua konsumen kami," ujar Jordy.

Baca juga:

NETA Hadirkan Banjir Promo Awal Tahun

NETA V memiliki keuntungan lewat fitur DC Fast Charging
NETA V memiliki keuntungan lewat fitur DC Fast Charging. Foto: NETA

Selain biaya konsumsi listrik, keuntungan lain dari NETA V adalah adanya fitur DC Fast Charging yang mampu mengisi daya dari 30% ke 80% dalam waktu 30 menit. Kecepatan pengisian ini tidak hanya efisien, tetapi juga menghemat waktu pengguna dalam mengisi daya dibandingkan dengan mobil listrik lainnya.

Fleksibilitas dalam pengisian daya juga menjadi hal penting, di mana pemilik mobil bisa melakukannya di dalam rumah dengan instalasi Wall Charger. NETA memberikan keuntungan lebih untuk para konsumennya dengan menyediakan Wall Charger beserta instalasi secara gratis untuk pembelian NETA V hingga 29 Februari 2024.

Hal ini akan membantu pemilik mobil listrik untuk mengisi daya di rumah dengan lebih mudah. Bagi yang ingin memasang wall charger di rumah, maka disarankan menambah atau membuat meteran listrik baru dengan kapasitas minimal sebesar 7.700 VA untuk memastikan pengisian daya yang optimal. (*)

Baca juga:

NETA L, Mobil Listrik dengan Nuansa Living Space

#Otomotif #Mobil Listrik #Kendaraan Listrik
Bagikan
Ditulis Oleh

Soffi Amira

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Presiden Prabowo Subianto mengajak Jerman memperluas investasi di sektor energi baru terbarukan, kendaraan listrik, semikonduktor, hingga mineral kritis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 15 Juni 2026
Prabowo Undang Jerman Perluas Investasi di Sektor Energi hingga Kendaraan Listrik
Indonesia
BAIC BJ30 HEV Tawarkan Solusi Liburan Murah Cuma Seribuan Per Kilometer Lewat Promo HOLIYAY DEALS
Daya pikat utama BJ30 HEV terletak pada dimensi bodi sangat proporsional serta kelapangan ruang kabin
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
BAIC BJ30 HEV Tawarkan Solusi Liburan Murah Cuma Seribuan Per Kilometer Lewat Promo HOLIYAY DEALS
Olahraga
Dua Rider Indonesia Obrak-abrik Sirkuit Motegi Jepang, Irfan Ardiansyah dan Herjun Atna Firdaus Sukses Rebut Podium ARRC 2026
Irfan Ardiansyah dan Herjun Atna Firdaus sukses memaksa pembalap tuan rumah gigit jari
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 13 Juni 2026
Dua Rider Indonesia Obrak-abrik Sirkuit Motegi Jepang, Irfan Ardiansyah dan Herjun Atna Firdaus Sukses Rebut Podium ARRC 2026
Indonesia
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Integrasi program B2B membuka lebar peluang kolaborasi investasi dan ekspansi bisnis antarpelaku industri global
Angga Yudha Pratama - Jumat, 22 Mei 2026
PEVS 2026 Bakal Hadirkan Tren Kendaraan Listrik Udara dan Air Masa Depan, Targetkan Solusi Ekosistem Transportasi Bersih
Indonesia
Kurangi Impor BBM, Kebijakan Anyar Soal Insentif Kendaraan Listrik Diberlakukan Juni 2026
Insentif PPN DTP itu dikhususkan untuk kendaraan EV, tanpa mencakup kendaraan hibrida
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Kurangi Impor BBM, Kebijakan Anyar Soal Insentif Kendaraan Listrik Diberlakukan Juni 2026
Indonesia
Mobil dan Motor Listrik Dapat Insentif Pajak Baru Mulai Juni, Hybrid Tidak Masuk Skema
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan insentif pajak baru bagi kendaraan listrik (EV) akan mulai berlaku Juni 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Mobil dan Motor Listrik Dapat Insentif Pajak Baru Mulai Juni, Hybrid Tidak Masuk Skema
Indonesia
Mendagri Tito Perintahkan Pemda Beri Insentif Pajak untuk Mobil dan Motor Listrik
Mendagri Tito Karnavian menginstruksikan gubernur memberi insentif pajak kendaraan listrik berupa pembebasan atau pengurangan PKB dan BBNKB.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Mendagri Tito Perintahkan Pemda Beri Insentif Pajak untuk Mobil dan Motor Listrik
Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Pengusaha Senang Pramono Pertahankan Insentif Kendaraan Listrik di Jakarta, Minta Diikuti Jawa Barat
Saat ini, populasi kendaraan listrik baru sekitar 45 ribu unit, masih jauh dari target pemerintah sebanyak 2 juta unit pada 2030.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Pengusaha Senang Pramono Pertahankan Insentif Kendaraan Listrik di Jakarta, Minta Diikuti Jawa Barat
Indonesia
Ikuti Arahan Pusat, Pemprov Jakarta Batal Pajaki Kendaraan Listrik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan pembebasan PKB dan BBNKB bagi kendaraan listrik berbasis baterai sesuai arahan pemerintah pusat.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Ikuti Arahan Pusat, Pemprov Jakarta Batal Pajaki Kendaraan Listrik
Bagikan