Biar Warga Sehat, Pemkot Pasuruan Fokus Rehab Rumah dan Toilet Warga Wali Kota Pasuruan Gus Ipul. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Kota Pasuruan akan membedah 172 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari 1.700 keluarga. Untuk rumah yang menerima bantuan merupakan kategori rumah belum layak dan tergolong tisak sehat.

Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menjelaskan, dari 172 keluarga penerima bantuan tersebut tersebar di 33 kelurahan dan 4 kecamatan.

Baca Juga:

Toilet Balok Beton Mengapung Eksentrik Hadir di Jepang

"Sehubung keterbatasan anggaran, tahun ini baru 172 keluarga yang memperoleh bantuan. Namun untuk tahun berikutnya, penerima bantuan akan lebih banyak lagi," tandas Gus Ipul.

Ia menambahkan, para penerima bantuan itu telah diverifikasi oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.

"Kriteria utama penerima bantuan tersebut yakni mereka yang memiliki rumah tidak sehat dan tidak menunjang keselamatan keluargadan bantuan tersebut harus benar-bemar menggunakan uang tersebut untuk renovasi rumah," tutur Gus Ipul.

Ilustrasi Toilet. (Foto: Pixabay)
Ilustrasi Toilet. (Foto: Pixabay)

Gus Ipul mengimbau, renovasi diutamakan untuk membangun toilet karena di Kota Pasuruan saat ini masih ada 2.500 keluarga yang tidak memiliki jamban.

"Sekarang pola pikirnya harus dibalik. Kalau dulu ruang tamu harus bagus, tapi sekarang toilet dan dapurnya dulu harus bersih," ucapnya.

Penerima bantuan tersebut secara simbolis diterima Karno warga Krampyangan, Diana Rista dari Sebani, Abdul Wahid dari Krapyak Rejo serta Siswanto dari Kebonagung dan masing-masing keluarga menerima bantuan sebesar Rp 17. (Andika Eldon/Jatim)

Baca Juga:

Toilet Ramah Lingkungan Dibangun di Kawasan Wisata Prioritas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Cari Kapal Selam, KRI RE Martadinata Sempat Deteksi Pergerakan Bawah Air
Indonesia
Pasien COVID-19 Melonjak, Anies Sebut Kebutuhan Oksigen Naik 3 Kali Lipat
Indonesia
Pasien COVID-19 Melonjak, Anies Sebut Kebutuhan Oksigen Naik 3 Kali Lipat

Kenaikan kasus di ibu kota menyebabkan pasien COVID-19 membludak di rumah sakit.

Hitung Cepat Pilkada Tangsel, Petahana dan Keponakan Airin Sementara Unggul
Indonesia
Hitung Cepat Pilkada Tangsel, Petahana dan Keponakan Airin Sementara Unggul

Pilkada Tangsel 2020 sendiri menjadi ajang persaingan tiga pasangan calon dari keluarga elite politik.

Selain Muhammad Kece, Bareskrim Cari Pelaku Lain dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
Selain Muhammad Kece, Bareskrim Cari Pelaku Lain dalam Kasus Dugaan Penistaan Agama

Rusdi mengungkap tim penyidik juga akan mendalami keterlibatan pihak lain dalam proses pembuatan konten YouTube oleh Muhammad Kece.

Pemkot Bandung Bakal Adopsi Teknologi Pengolahan Sampah TPA Manggar
Indonesia
Pemkot Bandung Bakal Adopsi Teknologi Pengolahan Sampah TPA Manggar

Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, dan rombongan Pemkot dan DPRD Bandung, tertarik mengadopsi TPA Manggar.

Kemendagri Fasilitasi e-KTP Bagi Transgender, Begini Prosedur Bikinnya
Indonesia
Kemendagri Fasilitasi e-KTP Bagi Transgender, Begini Prosedur Bikinnya

"Dicatat sesuai jenis kelamin yang aslinya," tutur Dirjen Dukcapil Zudan Arif Fakrulloh

Tugas Berat Komjen Listyo, Hindari Kontroversi dan Ubah Citra Polri
Indonesia
Tugas Berat Komjen Listyo, Hindari Kontroversi dan Ubah Citra Polri

Komjen Listyo Sigit Prabowo bakal segera dilantik Presiden Joko Widodo menjadi Kapolri.

718 Ribu Anak Indonesia Sudah Divaksin COVID-19 Dosis Pertama
Indonesia
718 Ribu Anak Indonesia Sudah Divaksin COVID-19 Dosis Pertama

Sebanyak 718 ribu anak rentang usia 12-17 tahun telah mendapatkan vaksin COVID-19 dosis pertama.

Mahasiswa Papua di Solo Dukung Perdamaian dan Serukan NKRI Harga Mati
Indonesia
Mahasiswa Papua di Solo Dukung Perdamaian dan Serukan NKRI Harga Mati

Sejumlah perwakilan mahasiswa asal Papua yang menempuh pendidikan di Solo, Jawa Tengah mendeklarasikan NKRI harga mati.