Biar Warga Mau Dikarantina, Pemkot Bandung Cari Istilah Baru Rumah Isolasi COVID-19 Perawat pasien COVID-19 di RSHS. (Foto: RSHS Bandung)

MerahPutih.com - Kota Bandung memiliki 30 kecamatan, saat ini seluruh kecamatan tercatat memiliki kasus positif aktif COVID-19 Namun tidak semua kecamatan di Bandung memiliki rumah isolasi untuk warganya. Rumah isolasi tersebut diperlukan untuk isolasi mandiri bagi pasien tanpa gejala atau gejala ringan agar tidak menyebar.

Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Bandung, Hendrawan mengaku, terus mendorong kecamatan di Bandung agar memiliki tempat isolasi mandiri. Dari 30 kecamatan di Kota Bandung, sudah ada 15 kecamatan yang mampu menghadirkan tempat isolasi mandiri dengan standar cukup.

Baca Juga:

PTM Saat Kasus Menanjak, Satgas Khawatir Picu Klaster Sekolah di Bandung

"Tempat isolasi mandiri di 15 kecamatan tersebut telah terkoordinasi dengan puskesmas setempat. Sehingga sudah bisa dipakai oleh masyarakat," ujarnya di Bandung, Selasa (15/6).

Hendrawan mengatakan, untuk pemenuhan sarana dan prasarana tempat isolasi mandiri ini, Hendrawan menyerahkan sepenuhnya kepada kecamatan atas koordinasi dengan puskesmas di wilayah kerjanya agar fungsinya bisa dimanfaatkan secara optimal.

"Tapi semua kecamatan terus berupaya. Mudah-mudahan antisipasi lonjakan pandemi tempat-tempat ini bisa dipindahkan. Kalau fasilitas yang disediakan sudah penuh ya tempat ini bisa dipakai," ujarnya di Balai Kota Bandung, Selasa (15/6).

Tes COVID
Tes COVID-19. (Budi Lentera)

Camat Arcamanik, Firman Nugraha menyatakan, keberadaan tempat isolasi mandiri menjadi salah satu prioritas di level kewilayahan.

Pria yang juga dipercaya sebagai Ketua Paguyuban Camat ini menyebut setiap kecamatan kini tengah dalam proses untuk menyediakan sesuai standar kesehatan.

Ia mengakui, terdapat sejumlah kendala yang dihadapi oleh kewilayahan. Bukan hanya menyangkut penyediaan infrastruktur saja, namun juga dituntut lebih kreatif dalam menghadapi dinamika sosial.

"Walau pun ada penyesuaian istilah, karena kalau namanya rumah isolasi, masyarakat sedikit takut. Jadi namanya kita ganti istilah lain. Tapi secara fungsi kita menyiapkan kedaruratan bagi mereka yang membutuhkan tempat," ujar Firman. (Imanha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Penambahan Pasien COVID-19 di RSHS Bandung Sudah Lampu Kuning

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PPP Ingin Pilpres Lebih Dari 2 Pasang Calon
Indonesia
PPP Ingin Pilpres Lebih Dari 2 Pasang Calon

PPP belum mengusulkan (nama capres) dari internal. Fokus pihaknuya, bagaimana agar kualitas Pilpres 2024 lebih dari 2019.

Hari Ini Tempat Wisata Ancol Tutup
Indonesia
Hari Ini Tempat Wisata Ancol Tutup

Saat tutup, Ancol akan melakukan tiga langkah penguatan protokol kesehatan, di antaranya, penyemprotan disinfektan di seluruh area vital rekreasi

Tatapan Kosong Gubernur Sulsel Nonaktif Nurdin Abdullah setelah Divonis 5 Tahun Penjara
Indonesia
Tatapan Kosong Gubernur Sulsel Nonaktif Nurdin Abdullah setelah Divonis 5 Tahun Penjara

Mendengar vonis itu, Nurdin yang mengenakan batik ini hanya bisa terdiam. Tatapannya kosong dan sesekali menunduk seraya berkoordinasi dengan pengacaranya. Nurdin juga divonis untuk membayar denda ratusan juta subsider empat bulan kurungan.

Rusun Nagrak Beroperasi, Kendalinya di Tangan Pangdam Jaya
Indonesia
Wahid Foundation Libatkan Pokja Desa dalam Mitigasi COVID-19 Kepada Masyarakat Klaten
Indonesia
Wahid Foundation Libatkan Pokja Desa dalam Mitigasi COVID-19 Kepada Masyarakat Klaten

"Bantuan tersebut kami salurkan dalam bentuk paket sembako, buah-buahan, APD, vitamin, obat-obatan, perlengkapan alat ruangan isolasi, dan armada ambulan ke sejumlah daerah termasuk ke beberapa desa dan kelurahan dampingan Wahid Foundation," ujar Yenny.

Lahan Makam Jenazah COVID-19 Penuh, BPIP Minta Warga Taat Prokes
Indonesia
Lahan Makam Jenazah COVID-19 Penuh, BPIP Minta Warga Taat Prokes

Benny meminta masyarakat tidak takut berlebihan dan paling penting mentaati semua protokol kesehatan.

KPK Tetapkan 4 Eks Anggota DPRD Jambi Tersangka Suap "Ketok Palu"
Indonesia
KPK Tetapkan 4 Eks Anggota DPRD Jambi Tersangka Suap "Ketok Palu"

Keempat eks legislator Jambi itu, yakni Fahrurrozi (FR), Arrakmat Eka Putra (AEP), Wiwid Iswhara (WI), dan Zainul Arfan (ZA).

KRL Yogyakarta-Solo Tinggi Peminat, Kemenhub Bakal Perpanjang Sampai Madiun
Indonesia
KRL Yogyakarta-Solo Tinggi Peminat, Kemenhub Bakal Perpanjang Sampai Madiun

Kemenhub merencanakan untuk memperpanjang kereta rel listrik (KRL) Yogyakarta-Solo hingga ke Madiun, Jawa Timur.

Wapres Ingin Produk Halal Indonesia Bukan Cuma Makanan dan Minuman
Indonesia
Wapres Ingin Produk Halal Indonesia Bukan Cuma Makanan dan Minuman

Penduduk Indonesia membelanjakan USD214 miliar untuk produk halal atau setara dengan 10 persen dari pangsa produk halal dunia.