Biar Tak Berpotensi 'Tabrak' Ajaran Agama, Pemerintah Diminta Konsultasi Sebelum Bikin Kebijakan Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PPP Arsul Sani. (ANTARA/ Abdu Faisal)

Merahputih.com - Pemerintah disarankan membuka ruang publik sebelum membuat kebijakan yang berpotensi menabrak ajaran agama.

"Ke depan PPP berharap terutama kepada para pembantu presiden agar sebelum menyampaikan sebuah rencana kebijakan kepada presiden untuk diputuskan maka agar ruang konsultasi publik sedapat mungkin dibuka," ujar Wakil Ketua Umum DPP PPP Arsul Sani dikutip Antara, Selasa (2/3).

Baca Juga:

Suharso Bakal Bertarung Jadi Ketum PPP di Muktamar IX

Hal itu dikatakannya terkait polemik Lampiran III Peraturan Presiden (Perpres) nomor 10 tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang di dalamnya mengatur izin investasi minuman keras (miras).

Dia menilai pemerintah perlu mendengarkan suara dan pendapat dari para pemangku kepentingan atau elemen masyarakat yang akan terdampak atau dirugikan, terutama kalau berpotensi menabrak ajaran agama.

Kantor DPP PPP
Kantor DPP PPP. (Foto: PPP).

PPP juga berterima kasih kepada Presiden Jokowi yang telah mencabut Lampiran III Perpres nomor 10 tahun 2021. Presiden dinilai mendengarkan suara yang disampaikan para ulama dan ormas Islam khususnya NU, Muhammadiyah dan MUI.

PPP sebagai partai koalisi pemerintahan juga telah menyampaikan kepada presiden tentang penolakan Lampiran III Perpres 10/2021 dari kalangan kiai dan tokoh Islam di berbagai daerah.

"Ttanpa banyak waktu langsung merespon secara positif dengan pencabutan lampiran terkait investasi miras tersebut," katanya.

Baca Juga:

Suharso Bakal Bertarung Jadi Ketum PPP di Muktamar IX

Sebelumnya, Presiden mencabut Lampiran III Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang di dalamnya mengatur izin investasi minuman keras (miras).

Presiden Jokowi menyebut keputusan itu diambilnya setelah mendengar berbagai masukan misalnya dari ulama-ulama MUI, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah dan ormas-ormas lainnya serta tokoh-tokoh agama lain serta juga masukan-masukan dari provinsi dan daerah. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, 5 Jalan di Jaktim Ini Malah Disiapkan untuk HBKB
Indonesia
CFD Sudirman-Thamrin Ditiadakan, 5 Jalan di Jaktim Ini Malah Disiapkan untuk HBKB

Lokasi yang sedang dipersiapkan sebagai kawasan HBKB adalah Jalan Pemuda, Kecamatan Rawamangun yang berada di perbatasan Jakarta Pusat

Jam Malam di Surabaya Dimanfaatkan Buat Balapan Onthel, Taruhannya Jutaan Rupiah!
Indonesia
Jam Malam di Surabaya Dimanfaatkan Buat Balapan Onthel, Taruhannya Jutaan Rupiah!

Untuk taruhan biasanya terjadi pada beda grup berdasarkan daerah asal

Bamsoet Minta Pemerintah Perluas Jalur Khusus Bersepeda
Indonesia
Bamsoet Minta Pemerintah Perluas Jalur Khusus Bersepeda

Banyak sekali manfaat yang bisa didapat dengan bersepeda

Setahun Merantau Jawab 4 Salah Kaprah Tentang Tiongkok
Indonesia
Setahun Merantau Jawab 4 Salah Kaprah Tentang Tiongkok

Randy sendiri berada di Tiongkok sejak Agustus 2019

Foto Bung Karno Hingga Megawati Dicopot dari Ruang Kerja dan Rumah Dinas Wali Kota Solo
Indonesia
Foto Bung Karno Hingga Megawati Dicopot dari Ruang Kerja dan Rumah Dinas Wali Kota Solo

Ia berkomitmen menyelesaikan seluruh pekerjaan yang menumpuk

Wagub DKI Bantah Positif COVID-19
Indonesia
Wagub DKI Bantah Positif COVID-19

"Alhamdulillah saya tidak sedang menjalani isolasi mandiri, karena saya tidak terpapar COVID-19," kata Riza

IKAPPI: 768 Pedagang Pasar Positif COVID-19 di Seluruh Indonesia
Indonesia
IKAPPI: 768 Pedagang Pasar Positif COVID-19 di Seluruh Indonesia

Program rapid test dan swab test oleh pemerintah terus dilakukan pada pedagang pasar sebagai upaya deteksi dini.

Jakarta PSBB Lagi, Bioskop Batal Dibuka
Indonesia
Jakarta PSBB Lagi, Bioskop Batal Dibuka

GPBSI sudah menyiapkan berbagai macam penerapan protokol kesehatan

13 Ribu Pegawai PT KAI Siap Ikut Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua
Indonesia
13 Ribu Pegawai PT KAI Siap Ikut Vaksinasi COVID-19 Tahap Kedua

Sebanyak 13.526 pegawai PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang terdiri dari masinis, kondektur, petugas stasiun, frontliner, teknisi KA, dan sebagainya siap ikut vaksinasi COVID-19 tahap kedua.

Besok Vaksinasi Jokowi Disiarkan Secara Live, Lokasinya Diinfokan Menyusul
Indonesia
Besok Vaksinasi Jokowi Disiarkan Secara Live, Lokasinya Diinfokan Menyusul

Jadi proses nya seperti apa, bisa dilihat langsung besok