Biar Rakyat Nurut, Pejabat Perlu Contohkan Gunakan Masker Yang Benar Foto bersama saat Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) 2020 di Bali. (Foto: MP/Twiter @airlangga_hrt)

MerahPutih.com - Pemimpin dan pejabat negara perlu jadi contoh dan selalu mencontohkan penggunaan masker secara benar demi efektivitas mengajak masyarakat disiplin protokol kesehatan dan menekan penularan COVID-19.

Dari pemodelan diprediksi risiko tertular COVID-19 berdasarkan tindakan pencegahan menunjukkan jika tanpa pencegahan 30 persen berisiko tertular, dengan mencuci tangan dengan sabun 19,5 persen masih berisiko tertular, pakai masker kain saja 16,5 persen tertular, mencuci tangan dan memakai masker 10,7 persen risiko tertular, menjaga jarak minimal satu meter 4,5 persen berisiko tertular.

Paling tidak, jika mencuci tangan dengan sabun, memakai masker dengan benar serta menjaga jarak minimal satu meter dengan yang lain, risiko penularannya 1,6 persen.

"Pemimpin kita belum beri contoh baik dalam pakai masker. Apa yang diharapkan dengan realita belum sama," kata Ahli epidemiologi Universitas Indonesia Pandu Riono dalam Editor Meeting The Society for Indonesian Environmental Journalists (SIEJ).

Baca Juga:

Sudah 7.261 Orang Meninggal Karena COVID-19

Pandu mengatakan, sering melihat pemimpin dan penjabat negara menggunakan masker dengan tidak benar. Bahkan, terlihat masker diturunkan ke leher saat berbicara, padahal bagian dalam masker dapat terkena virus yang mungkin sudah melekat di bagian leher.

Saat masker digunakan lagi menutupi mulut dan hidung orang tersebut dapat terpapar virus, lebih baik masker dilepas. Selain itu, dipastikan bagian luar yang sudah terpapar berbagai macam hal tidak mengenai lapisan dalam untuk mencegah virus terhirup jika masker dikenakan lagi.

Kumpul Biker di MPR
Kumpul Klub Motor di MPR saat PSBB Transisi. (Foto: Antara).

Pandu mengkritisi acara foto bersama sejumlah pejabat pemerintahan di Bali baru-baru ini serta kasus penularan COVID-19 di sejumlah kementerian.

Direktur Eksekutif Nasiona Walhi Nur Hidayati mengatakan masyarakat Indonesia memiliki kebiasaan "leading by example". Mereka tidak mendengarkan tapi mengikuti apa yang dilakukan orang lain. Karenanya pemerintah perlu konsisten dan mencontohkan hal yang tidak meremehkan pandemi.

"Ketika masyarakat diminta disiplin, maka mereka benar-benar tidak menyepelekan penularan virus tersebut sehingga hal Itu menjadi bentuk kampanye yang lebih efektif," ujarnya.

Baca Juga:

Viral Para Menteri Jokowi Tak Pakai Masker dan Tanpa Jaga Jarak di RKTM Bali

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tiga Terminal Bus di Jakarta Bakal Ditutup saat Pelarangan Mudik
Indonesia
Tiga Terminal Bus di Jakarta Bakal Ditutup saat Pelarangan Mudik

Sebanyak tiga terminal di wilayah DKI Jakarta akan ditutup terkait pelarangan mudik Lebaran 2021 pada 6-17 Mei 2021.

Ridwan Kamil Ajukan 3 Juta Warga untuk Disuntik Vaksin, Wilayah Mana Saja?
Indonesia
Ridwan Kamil Ajukan 3 Juta Warga untuk Disuntik Vaksin, Wilayah Mana Saja?

Jawa Barat mengajukan alokasi bagi 3 juta warga untuk disuntik vaksin COVID-19. 3 juta.

Diskon Vonis Koruptor Jiwasraya, Kejagung Ajukan Kasasi
Indonesia
Diskon Vonis Koruptor Jiwasraya, Kejagung Ajukan Kasasi

Barang bukti yang tidak sesuai dengan tuntutan adanya

75 Pegawai KPK Tak Lolos TKW, Abraham Samad: Ini Semacam Skenario
Indonesia
75 Pegawai KPK Tak Lolos TKW, Abraham Samad: Ini Semacam Skenario

Ia mengaku mengenal hampir semua 75 orang yang dikabarkan tidak lolos TWK

Akademisi UI Nilai RUU Cipta Lapangan Kerja Untungkan UMKM
Indonesia
Akademisi UI Nilai RUU Cipta Lapangan Kerja Untungkan UMKM

Pemerintah Indonesia sejak awal virus merebak pada awal Maret 2020 telah menyiapkan ancang-ancang dengan menyiapkan jaring pengaman sosial; mulai dari bantuan paket sembako, pelatihan hingga proyek padat karya.

Hadapi Wabah Berbeda dengan Awal Tahun, Anies: Mudah Menular Kepada Anak-Anak
Indonesia
Hadapi Wabah Berbeda dengan Awal Tahun, Anies: Mudah Menular Kepada Anak-Anak

Dari 5.582 kasus, sebanyak 665 kasus adalah kelompok usia 5-18 tahun

Ratusan OTG Mulai Penuhi RS Darurat Wisma Atlet
Indonesia
Ratusan OTG Mulai Penuhi RS Darurat Wisma Atlet

Secara persentase, kapasitas tempat tidur di Tower 4 sudah terpakai oleh pasien OTG sebesar 34,08 persen, berdasarkan data pada hari Rabu (23/9), hingga pukul 06.00 WIB pagi.

Pasien Positif COVID-19 Melarikan Diri Belum Ditemukan, Anak dan Istri Ikut Terpapar
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 Melarikan Diri Belum Ditemukan, Anak dan Istri Ikut Terpapar

"Kami masih kesulitan melacak pasien positif yang melarikan diri," ujar Ning

Kelab Malam Hingga Griya Pijat Belum Dapat 'Lampu Hijau' Beroperasi, Ini Alasannya
Indonesia
Kelab Malam Hingga Griya Pijat Belum Dapat 'Lampu Hijau' Beroperasi, Ini Alasannya

Provinsi DKI Jakarta memasuki masa PSBB mulai 10 April. Sejak itu, PSBB diperpanjang hingga tiga kali. Jakarta memulai PSBB transisi fase I pada 5 Juni dan diperpanjang sampai lima kali

Update Kasus COVID-19 DKI Kamis (22/10): 98.206 Positif, 83.338 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus COVID-19 DKI Kamis (22/10): 98.206 Positif, 83.338 Orang Sembuh

Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 109.905