Biar Bisnis Penerbangan Membaik, Syarat Tes PCR Harus Dihapuskan Layanan tes PCR Bandara.(Foto: Antara)

MerahPutih.com - Syarat wajib PCR sangat memberatkan bagi penumpang pesawat yang akan melakukan perjalanan. Selain memberatkan dari sisi biaya, pelayanan di bandara pun belum optimal.

"Syarat itu membuat orang enggan bepergian pakai angkutan udara, khususnya di Jawa," kata Pengamat transportasi Djoko Setidjowarno di Jakarta, Sabtu (23/10).

Menurut dosen Unika Soegijapranata Semarang, Jawa Tengah, itu, syarat wajib PCR yang enggan dipilih konsumen tentu akan berdampak pada terus melesunya bisnis maskapai.

Baca Juga:

Demokrat Desak Pemerintah Ambil Alih Biaya PCR Pelaku Perjalanan

Konsumen, khususnya di Jawa, kemungkinan besar akan lebih memilih bepergian dengan kendaraan pribadi atau dengan kereta api. Terlebih, kini jalur Tol Trans Jawa sudah semakin nyaman digunakan.

"Di Jawa itu kalau tidak bawa mobil sendiri karena jalan tolnya sudah bagus, ya orang akan pilih naik kereta. Kereta yang sekelas pesawat (premium) itu pun cukup laris," katanya.

Djoko yang juga Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Pusat meminta pihak bandara untuk memperbaiki layanan sebagaimana syarat penerbangan yang sudah ditentukan.

Misalnya saja, terkait aturan tes, pihak bandara dinilai tidak sigap menyiapkan fasilitas tes guna memudahkan penumpang.

"Jujur saja, pelayanan di bandara itu tidak jelas. Kalau di stasiun, untuk pemberangkatan jam 6 pagi, pelayanan tes sudah dibuka sejam sebelumnya. Kalau di bandara tidak jelas. (Tes) Genose saja antrenya panjang, bahkan saya pernah sampai satu jam. Ini membuat konsumen malas dan enggan bepergian (naik pesawat)," katanya.

Tes PCR. (Foto: Antara)
Caption

Belum lagi, lanjut ia, terkait biaya tes yang tidak sama antara di Jawa dan luar Jawa meski pemerintah sudah menetapkan harga tertingginya sebesar Rp 495 ribu dan Rp 525 ribu.

"Di luar Jawa itu Rp 495 ribu mau berapa jam pun, semua sama. Tapi di Jawa, Rp 495 ribu untuk hasil 24 jam. Kalau minta yang 12 jam, harganya sampai Rp 750 ribu," ujarnya.

Djoko menilai kewajiban PCR bagi penumpang pesawat seharusnya bisa dihapuskan. Jika hal itu bisa dilakukan, ia meyakini bisnis angkutan udara bisa kembali membaik.

"Kalau mau perbaiki bisnis udara, ya hilangkan saja (syarat PCR) atau dibayarkan oleh pemerintah. Lagipula harganya beda-beda. Bahkan di beberapa tempat juga ditawari surat hasilnya. Tes PCR juga tidak tersedia di semua tempat," pungkasnya.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub menerbitkan aturan terbaru penerbangan melalui Surat Edaran Nomor 88 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara pada Masa Pandemi COVID-19.

Dengan adanya Surat Edaran (SE) ini, maka surat edaran sebelumnya yakni SE 62/2021 dan SE 70/2021 dicabut, dan dinyatakan tidak berlaku. SE Nomor 88/2021 berlaku efektif mulai 24 Oktober 2021.

Untuk penerbangan dari dan ke bandara di luar wilayah Jawa dan Bali dengan kategori PPKM level 1 dan PPKM level 2, wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif RT-PCR (sampel maksimal 2x24 jam) atau hasil negatif RT-antigen (sampel maksimal 1x24 jam), sebelum keberangkatan. Ada sejumlah pengecualian untuk kewajiban menunjukkan kartu vaksin. Pengecualian pertama adalah untuk pelaku perjalanan dengan usia di bawah 12 (dua belas) tahun. (*)

Baca Juga:

PKB Sebut Kewajiban Tes PCR Bagi Penumpang Pesawat Langkah Mundur

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Permukiman Dijanjikan Anies Tak Banjir Terendam Setinggi 1 Meter
Indonesia
Permukiman Dijanjikan Anies Tak Banjir Terendam Setinggi 1 Meter

Intensitas hujan lebat yang mengguyur wilayah Jakarta sejak Selasa (16/2) dini hari menyebabkan perkampungan warga di RT 001 RW 03, Cipinang Melayu, Makasar, Jakarta Timur tergenang banjir setingggi 1 meter.

Rizieq Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Jaksa Ajukan Banding
Indonesia
Rizieq Divonis Lebih Ringan dari Tuntutan, Jaksa Ajukan Banding

Sementara perkara 226 merupakan berkas untuk Rizieq dalam kasus kerumunan warga di Pondok Pesantren Alam Agrokultural Megamendung Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor

Wagub DKI: Kasus Kematian Pasien COVID-19 di Jakarta Menurun
Indonesia
Wagub DKI: Kasus Kematian Pasien COVID-19 di Jakarta Menurun

Pemprov DKI Jakarta mengklaim penanganan kasus COVID-19 mengalami pencapaian terbaik dalam masa PPKM.

Ribuan Santri Ponpes Buntet Ikuti Vaksinasi Tahap Kedua
Indonesia
Ribuan Santri Ponpes Buntet Ikuti Vaksinasi Tahap Kedua

"Kegiatan ini dilakukan di seluruh Indonesia. Untuk di Jawa Barat, dilakukan di Pondok Buntet Pesantren," ujar Reza di Cirebon, Kamis (11/11)

Mabes Polri Beberkan Situasi Keamanan di Papua Jelang Pembukaan PON XX
Indonesia
Mabes Polri Beberkan Situasi Keamanan di Papua Jelang Pembukaan PON XX

Operasi ini berlangsung selama perhelatan PON XX Papua dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua

Usulan Masa Jabatan Presiden 3 Periode Dinilai Rusak Demokrasi dan Irasional
Indonesia
Usulan Masa Jabatan Presiden 3 Periode Dinilai Rusak Demokrasi dan Irasional

Jerry pun mengatakan, usulan masa jabatan Presiden tiga periode itu Irasional.

Seluruh ASN di Sektor non Esensial 100 Persen Wajib WFH
Indonesia
Seluruh ASN di Sektor non Esensial 100 Persen Wajib WFH

Kegiatan layanan pemerintah pada sektor-sektor esensial dan kritikal berpedoman pada Instruksi Menteri Dalam Negeri

Ketersediaan Vaksin di Seluruh Dunia Jadi Masalah, Menkes: Produsen Vaksin Hanya Lima Negara
Indonesia
Ketersediaan Vaksin di Seluruh Dunia Jadi Masalah, Menkes: Produsen Vaksin Hanya Lima Negara

Budi menginginkan proses penyuntikan vaksin COVID-19 di Indonesia bisa menembus angka 2 juta dosis per hari

Gubernur Sulsel Lantik 11 Pasang Kepala Daerah
Indonesia
Gubernur Sulsel Lantik 11 Pasang Kepala Daerah

Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri dibacakan oleh Pelaksana Tugas Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Sulsel. Mereka yang dilantik berdasarkan SK Mendagri Nomor: 131.73-356 Tahun 2021.

Sebagian Provinsi di Pulau Jawa Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang
Indonesia
Sebagian Provinsi di Pulau Jawa Diprediksi Hujan Disertai Angin Kencang

Hujan berintensitas hingga lebat diprediksi terjadi pada siang, sore, hingga malam hari