Bhabinkamtibmas Mulai Diturunkan Lacak Pasien Aktif COVID-19 di Jakarta Pusat Bhabinkamtibmas Mulai Diturunkan Lacak Pasien Aktif COVID-19 di Jakarta Pusat (MP/Kanugraha)

Merahputih.com - Anggota Bhabinkamtibmas Polres Metro Jakarta Pusat dikerahkan melakukan pelacakan orang yang berkontak erat dengan pasien COVID-19. Hal ini untuk meningkatkan kemampuan Bhabinkamtibmas mendeteksi dan menegah penyebaran virus Corona.

Kasat Binmas Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Fariyal menuturkan, kini Bhabinkamtibmas dituntut aktif dalam pencegahan penyebaran COVID-19.

"Polisi RW mulai diaktifkan kembali agar pelacakan dapat dilaksanakan dengan maksimal," kata Fariyal di Polres Metro Jakarta Pusat, Senin (1/3).

Baca Juga

Polres Jakarta Pusat Canangkan Zona Integritas Bebas Korupsi

Dalam kesempatan itu, Doni salah seorang perawat dari Puskesmas Kemayoran turut membagikan beberapa materi terkait Tracer COVID-19. Tracer COVID-19 adalah untuk melacak kontak pasien positif.

Pelacakan Tracer COVID-19 bisa dilakukan dengan cara mengunjungi rumah pasien langsung. Tracer COVID-19 berfungsi untuk Identifikasi, pendataan, pemantauan terhadap pasien selama 14 hari. "Untuk pemantauan bisa melalui aplikasi Tracer COVID-19," kata Doni.

Melalui aplikasi Tracer COVID-19 dapat dilakukan pendataan, pelacakan maupun pengidentifikasian pasien covid-19. Namun di dalam aplikasi Tracer COVID-19 sampai saat ini masih mengalami beberapa kendala teknis.

"Dari aplikasi ini tim akan melacak kemudian akan mendatangi rumah pasien dan melakukan wawancara untuk mencari kontak erat pasien selama 14 hari sebelum pasien positif," tambahnya.

Bhabinkamtibmas Mulai Diturunkan Lacak Pasien Aktif COVID-19 di Jakarta Pusat (MP/Kanugraha)

Seperti diketahui, Mabes Polri menyebar lebih dari 40 ribu personel Bhabinkamtibmas di seluruh wilayah Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19.

“Setidaknya daa 40.366 personel Bhabinkamtimbas yang sudah disiapkan untuk bertindak sebagai tracer sebagai 7 langkah deteksi dini dalam mengantisipasi penyebaran COVID-19,” jelas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beberapa waktu lalu.

Menurut Kapolri, hal itu seiring dengan arahan Presiden Joko Widodo, bahwa selain disiplin protokol kesehatan, penerapan penguatan 3T (Testing, Tracing, dan Treatment) juga menjadi kunci dalam upaya mengatasi pandemi COVID-19 ini.

Baca Juga

Begini Cara Polres Jakarta Pusat Cegah COVID-19, Delivery Isoman dan Mobile Testing

Kapolri menyebutkan, saat ini saat ini Polri telah menyiagakan 13.500 personel tenaga kesehatan. Sebanyak 900 orang diantaranya telah dilatih untuk menjadi vaksinator oleh Bapelkes/BBBK Kementerian Kesehatan, dan 12.600 personel lainnya dalam waktu dekat akan diberikan pelatihan serupa.

Vaksinator dan tracer Polri ini disiagakan dalam rangka membantu tugas tenaga kesehatan, khususnya pemberian vaksinasi terhadap anggota Polri maupun kepada masyarakat umum. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Bandara Sepi, Angkasa Pura I Buat Strategi Bertahan
Indonesia
Bandara Sepi, Angkasa Pura I Buat Strategi Bertahan

Saat ini, trafik penumpang di bandara AP I turun signifikan, sebagai contoh pada Mei lalu jumlah penumpang hanya 75.000 orang atau turun 99 persen dari kondisi normal di mana bisa mencapai 7,5 juta orang.

Bandara Supadio Aktifkan Posko Buat Keluarga Korban Sriwijaya Air
Indonesia
Bandara Supadio Aktifkan Posko Buat Keluarga Korban Sriwijaya Air

Pihak Bandara Supadio Pontianak saat ini juga sudah mengaktifkan pusat informasi. Pusat informasi ini gabungan dari Komite Bandara Supadio yakni Lanud Supadio, Kepolisian, Basarnas.

Kasus COVID-19 Terus Melonjak, Kapolda Metro Beri Peringatan Serius Seluruh Kapolres
Indonesia
Kasus COVID-19 Terus Melonjak, Kapolda Metro Beri Peringatan Serius Seluruh Kapolres

Jakarta menjadi provinsi dengan penambahan infeksi paling tinggi yaitu 2.959 kasus dari total penambahan seluruh Indonesia sebanyak 10.617.

Tak Tanggung-tanggung, Lonjakan Kasus COVID-19 Capai 2.277 Pasien
Indonesia
Tak Tanggung-tanggung, Lonjakan Kasus COVID-19 Capai 2.277 Pasien

Kasus positif COVID-19 di Indonesia bertambah 2.277 pada hari ini, Sabtu (8/8), menjadi 123.503 orang yang terjangki

Sosialisasi Ganjil-Genap Diperpanjang, Pekan Depan Pelanggar Mulai Ditilang
Indonesia
Sosialisasi Ganjil-Genap Diperpanjang, Pekan Depan Pelanggar Mulai Ditilang

Agar bisa menyampaikan informasi yang lebih masif lagi ke masyarakat

JHL Group Gandeng Komunitas Taman Potret Salurkan Bantuan di Tengah COVID-19
Indonesia
JHL Group Gandeng Komunitas Taman Potret Salurkan Bantuan di Tengah COVID-19

JHL Group yang menggandeng MPKF Peduli juga membagikan donasinya pada komunitas.

PPDB 2020 Dinilai Terlalu Dipaksakan
Indonesia
PPDB 2020 Dinilai Terlalu Dipaksakan

Kebijakan ini dinilai tidak manusiawi karena digelar di tengah masyarakat yang tengah mengalami kesulitan akibat pandemi virus corona.

Ungkap Isu Kudeta Demokrat, AHY Diingatkan tidak Gegabah
Indonesia
Ungkap Isu Kudeta Demokrat, AHY Diingatkan tidak Gegabah

Sebagai Ketum partai yang tergolong muda, Karyono mengingatkan AHY untuk tidak gegabah dalam percaturan politik. Seorang pemimpin sebaiknya tidak tipis telinga dan tidak grusa grusu dalam berpikir dan bertindak.

Warga Ragukan Kualitas Vaksin Sinovac, Wagub DKI: Pemerintah Siap Bertanggung Jawab
Indonesia
Warga Ragukan Kualitas Vaksin Sinovac, Wagub DKI: Pemerintah Siap Bertanggung Jawab

"Kalau terkait keraguan vaksin, tak usah khawatir, kami pemerintah pusat dan pemda bertanggungjawab," jelas Riza

Tambah Fasilitas Stadion JIS, DPRD DKI: Pemprov Bisa Ambil Lahan Warga
Indonesia
Tambah Fasilitas Stadion JIS, DPRD DKI: Pemprov Bisa Ambil Lahan Warga

Ia meminta Pemda DKI untuk melakukan pembebasan lahan di sekitar stadion JIS.