Besok, Polisi Periksa Artis GA soal Dugaan Video Porno Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Artis GA dijadwalkan untuk dimintai keterangannya terkait kasua video porno miripnya jam 10.00 pagi, Selasa 17 November 2020 besok.

"Kami undang pukul 10.00 WIB datang kesini," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Senin (16/11).

Gisel akan dimintai keterangannya sebagai saksi atas tersangka PP dan MN. Pasalnya, PP dan MN yang merupakan tersangka penyebar masif video porno mirip GA diperiksa polisi.

Baca Juga

Polisi Periksa Ahli IT soal Kasus Video Syur Mirip Artis

Untuk pemeriksaan saksi ahli IT hari ini masih belum rampung. Menurut Yusri kesaksian ahli IT dibutuhkan untuk kelengkapan berkas kasus keduanya.

"Ini masih pendalaman, kami masih berkoordinasi karena dia adalah saksi ahli. Kami membutuhkan beliau punya keahlian di sini untuk bisa membantu kelengkapan berkas perkara," katanya.

Sebelumnya diberitakan, Sabtu (7/11), nama GA trending di twitter. Video tersebut berbeda dengan video syur seorang wanita yang dulu juga pernah ramai disebut mirip itu.

Dalam video berdurasi sekitar 19 detik tersebut, seorang wanita mirip GA itu terlihat sedang melakukan hubungan intim dengan pria di sebuah ruangan. Video tersebut berbeda dengan video syur seorang wanita yang dulu juga pernah ramai.

Baca Juga

Polisi Ungkap Motif Pelaku Sebar Video Syur Mirip Artis

Sejauh ini, polisi telah mencokok dua penyebar video porno mirip GA secara masif. Mereka adalah PP dan MN. Pada polisi, keduanya membeberkan motif mereka menyebarnya secara masif adalah agar menambah follower akun media sosial mereka serta agar menang give away. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Minta Pemerintah Pusat tak Potong Intensif Tenaga Kesehatan
Indonesia
Pemprov DKI Minta Pemerintah Pusat tak Potong Intensif Tenaga Kesehatan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta kepada Pemerintah Pusat untuk tidak memotong intensif tenaga kesehatan yang berhadapan langsung dengan pasien COVID-19.

Polisi Juga Kejar Pembuat Video Porno Mirip Artis yang Viral di Medsos
Indonesia
Polisi Juga Kejar Pembuat Video Porno Mirip Artis yang Viral di Medsos

penyelidikan soal video syur itu tidak akan berhenti sampai ke dua tersangka

Ngotot Sembunyikan dan Jadikan Hasil TWK KPK Rahasia Negara
Indonesia
Ngotot Sembunyikan dan Jadikan Hasil TWK KPK Rahasia Negara

Para pegawai KPK yang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) setelah asesmen TWK meminta informasi hasil tes kepada Pejabat Pengelola Informasi dan Data KPK.

Airlangga: Tahun 2021 Saatnya Kembali Bekerja
Indonesia
Airlangga: Tahun 2021 Saatnya Kembali Bekerja

Implementasi UU Cipta Kerja juga akan menjadi peluang yang mendorong pemulihan ekonomi 2021.

Sambutan Hangat Dunia Kembalinya Amerika Pada Perjanjian Iklim
Dunia
Sambutan Hangat Dunia Kembalinya Amerika Pada Perjanjian Iklim

Mantan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Ban Ki-moon, mengungkapkan rasa senangnya Biden telah berkomitmen untuk membawa negaranya kembali ke dalam, yang disebutnya pakta perdamaian dengan planet ini.

Operasional Pasar Induk Kramat Jati Tak Berubah Meski DKI PPKM Darurat
Indonesia
Sepanjang Tahun 2020, Polisi Sita 50,1 Ton Ganja hingga 5,53 Ton Sabu
Indonesia
Sepanjang Tahun 2020, Polisi Sita 50,1 Ton Ganja hingga 5,53 Ton Sabu

Polri melaporkan pengungkapan kasus narkoba sepanjang 2020. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan barang bukti sebanyak 50,1 ton ganja dan 5,53 ton sabu.

Anies Beri Lampu Hijau Kejuaraan Dunia Bola Basket di Jakarta
Indonesia
Anies Beri Lampu Hijau Kejuaraan Dunia Bola Basket di Jakarta

Ketua Perbasi Erick Thohir bersama Sekjen Nirmala Dewi mendatangi kantor Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (4/3).

Siang Ini Jakarta Selatan dan Timur Diprediksi Hujan Ringan
Indonesia
Siang Ini Jakarta Selatan dan Timur Diprediksi Hujan Ringan

Pada malam hari, cuaca cerah berawan diprediksikan akan menemani warga Jakarta

PDIP Anggap KAMI Hanya Tebar Intrik Tendensius
Indonesia
PDIP Anggap KAMI Hanya Tebar Intrik Tendensius

"KAMI diharapkan memberikan masukan argumentatif, solutif, khususnya terkait persoalan pandemi COVID-19. Ternyata tidak demikian" ujar Aria