Besok Polisi Gelar Rekonstruksi Penusukan Syekh Ali Jaber Pelaku penyerangan terhadap Syekh Ali Jaber. ANTARA/HO

Merahputih.com - Polresta Bandar Lampung menjadwalkan akan melakukan rekonstruksi kasus penusukan terhadap penceramah Syekh Ali Jaber pada Kamis (17/9).

"Artinya bahwa sampai saat ini tempat kegiatan masih ada dan kemudian dijaga oleh anggota dan besok rekonstruksi," beber Kadiv Humas Polri Irjen Raden Prabowo Argo Yuwono di Kantor Bareskrim Polri, Jakarta, Rabu (16/9).

Baca Juga:

Tak Ada Indikasi Serangan Terorisme di Balik Penusukan Syekh Ali Jaber

Dalam rekonstruksi itu, polisi akan menghadirkan tersangka AA. Tersangka nantinya juga akan memerankan adegannya saat melakukan penusukan kepada korban.

"Nanti akan memerankan beberapa adegan dilakukan oleh tersangka dan diperagakan oleh tersangka di dalam rekonstruksi besok yang akan dilaksanakan," jelas Argo.

 Syekh Ali Jaber saat melakukan konferensi pers di Bandarlampung, Senin.(14/9/2020). (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Syekh Ali Jaber saat melakukan konferensi pers di Bandarlampung, Senin.(14/9/2020). (ANTARA/Dian Hadiyatna)

Sebelumnya pendakwah sekaligus ulama terkenal Syekh Ali Jaber ditikam orang tidak dikenal saat sedang mengisi acara wisuda hafidz quran di Masjid Falahudin, Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung pada Minggu (13/9) sore.

Syekh Ali terkena luka tikaman pada bagian lengan. Pelaku berinisial AA berhasil diamankan oleh para jamaah dan kemudian membawanya ke kantor polisi.

Baca Juga:

DPR Nilai Penusukan Syekh Ali Jaber Berpotensi Jadi Ajang Provokasi

Polisi juga menyita berbagai macam barang bukti salah satunya senjata tajam yang digunakan pelaku. Dari keterangan keluarga pelaku kepada polisi, pelaku disebut sudah mengalami gangguan kejiwaan sejak lama.

Meski begitu, pihak Kepolisian masih terus mendalami pengakuan keluarga pelaku termasuk motif penusukan itu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KUR BRI Jadi Solusi UMKM di Masa Pandemi
Indonesia
KUR BRI Jadi Solusi UMKM di Masa Pandemi

“Kami Dari BRI Berkomitmen untuk menyalurkan KUR yang dapat membantu UMKM tentu dengan record keuangan usahanya ya," kata Handayani

Gara-gara Panggangan Ikan, Sebuah Rumah di Sampit Ludes Terbakar
Indonesia
Gara-gara Panggangan Ikan, Sebuah Rumah di Sampit Ludes Terbakar

Korban sedang berada di kantor kelurahan. Tiba-tiba terdengar dua kali suara ledakan dari arah belakang kantor.

Ditambah Jayawijaya, Berikut Enam Besar Kasus COVID-19 di Papua
Indonesia
Ditambah Jayawijaya, Berikut Enam Besar Kasus COVID-19 di Papua

Secara keseluruhan jumlah positif COVID-19 di Papua tercatat 2.817 orang.

Habib Luthfi bin Yahya Tegaskan 'NKRI Harga Mati' Bukan Sekedar Slogan Basa-Basi
Indonesia
Habib Luthfi bin Yahya Tegaskan 'NKRI Harga Mati' Bukan Sekedar Slogan Basa-Basi

Semestinya akan membangkitkan bangsa Indonesia berupa ‘rasa memiliki’ republik ini

Surplus, Beras Impor Dilarang Masuk Jawa Barat
Indonesia
Surplus, Beras Impor Dilarang Masuk Jawa Barat

Jabar diprediksi mengalami surplus produksi beras hingga 320.000 ton.

Bongkar Baliho Rizieq, Pangdam Jaya Didukung Rakyat dan Direstui Panglima TNI
Indonesia
Bongkar Baliho Rizieq, Pangdam Jaya Didukung Rakyat dan Direstui Panglima TNI

Dudung mengaku tidak mendapat arahan khusus dari Panglima TNI

Akibat Pandemi COVID-19, APBD DKI Alami Kontraksi 46 Persen
Indonesia
Akibat Pandemi COVID-19, APBD DKI Alami Kontraksi 46 Persen

Anggaran tersebut terkontraksi 46 persen dari sebelumnya yang telah ditetapkan yaitu sebesar Rp 87,9 triliun.

Ratusan Ribu Guru Honor Dapat Subsidi Gaji Rp600 Ribu
Indonesia
Ratusan Ribu Guru Honor Dapat Subsidi Gaji Rp600 Ribu

Satgas PEN berupaya mendorong agar penyerapan anggaran subsidi mencapai Rp100 triliun hingga akhir kuartal III.

KPU Jatim Ajukan PAW Anggota DPRD Yang Maju Pilkada
Indonesia
KPU Jatim Ajukan PAW Anggota DPRD Yang Maju Pilkada

Ketiga wakil rakyat tersebut selanjutnya dilakukan PAW oleh masing-masing partai politik dan KPU memprosesnya.

Bangun Kampung Akuarium, PDIP Nilai Anies Langgar Perda RDTR
Indonesia
Bangun Kampung Akuarium, PDIP Nilai Anies Langgar Perda RDTR

Menurut Gembong, kebijakan penataan itu memang langkah Anies dalam menunaikan janji kampanye Pilkada DKI 2017 lalu.