Besok, Ormas Islam Geruduk Istana Tolak UU Cipta Kerja Aksi 212 Jilid II Berlangsung Damai. Foto: Merahputih.com / Derry Ridwansah

MerahPutih.com - Rentetan aksi unjuk rasa menentang UU Cipta Kerja seakan tak ada hentinya. Setelah buruh dan mahasiswa, kali ini sejumlah organisasi masyarakat (Ormas) bakal berunjuk rasa menolak Undang-Undang Cipta Kerja, di depan Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa (13/10) siang.

Di antaranya Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) MUI, Presidium Alumni (PA) 212, hingga Front Pembela Islam (FPI). Koordinator Lapangan Aksi, Uztad Damai Hari Lubis, membenarkan hal tersebut.

"Ya, kami usahkan 1.000 (orang yang ikut aksi) sesuai pemberitahuan kepada pihak kemanan Polri," kata Damai, sapaannya, saat dikonfirmasi wartawan, Senin (12/10).

Baca Juga

Tetap Aman dari Penularan COVID-19 Saat Demonstrasi

Ia menuturkan, massa berasal dari wilayah Jabodetabek. "Selebihnya ada beberapa organisasi lain dari Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi). Jika yang hadir berlebih, maka diluar kendali kami," lanjutnya.

Dia melanjutkan, massa aksi ini akan mengikuti protokol kesehatan perihal COVID-19. Dirinya pun mengatakan tidak ada rasa khawatir menyoal virus tersebut.

"Kami ikuti protokol kesehatan. Kami kan cuma seribu. Iya, aman-aman saja tuh. Basmalah saja. Tapi kalau lebih dari seribu (orang), kami tidak bisa melarang dan menghalangi," jelasnya.

Foto: Istimewa

Polda Metro Jaya menyatakan belum menerima pemberitahuan terkait rencana aksi unjuk rasa massa FPI dan ormas lainnya terkait penolakan Undang-undang Cipta Kerja, di Jakarta, 13 Oktober 2020 mendatang.

"Belum. Nanti saya cek," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Minggu (11/10).

Menyoal apakah polisi tidak akan mengeluarkan Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) untuk aksi massa karena masih dalam situasi pandemi COVID-19, Yusri belum bisa memastikannya sebab belum menerima pemberitahuan.

"Kalau sudah ada suratnya saya baru bisa bicara. Ya kalau aturan, ya aturan," katanya.

Baca Juga

Jurnalis Malah Diamankan saat Liput Demo, Polisi Mesti Lakukan Evaluasi

Diketahui, beredar informasi di media sosial kalau FPI dan ormas lainnya berencana menggelar aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja, di Jakarta, 13 Oktober 2020 mendatang. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Vaksinasi COVID-19 Capai 92 Persen, Pemkot Solo Targetkan September Tuntas
Indonesia
Vaksinasi COVID-19 Capai 92 Persen, Pemkot Solo Targetkan September Tuntas

Pemerintah Kota (Pemkot) Solo, menargetkan vaksinasi COVID-19 selesai akhir bulan September

Orient Patriot Riwu Kore Akhirnya Ungkap Status Kewarganegaraanya
Indonesia
Orient Patriot Riwu Kore Akhirnya Ungkap Status Kewarganegaraanya

Orient P Riwu Kore mengaku maju di Pilkada Kabupaten Sabu Raijua karena amanat orang tua

Jelang Batas Akhir PPKM Level 4, 100 Titik di Jakarta Masih Dilakukan Penyekatan
Indonesia
Jelang Batas Akhir PPKM Level 4, 100 Titik di Jakarta Masih Dilakukan Penyekatan

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo memastikan penyekatan di wilayah perbatasan Jakarta masih diterapkan sampai batas terakhir PPKM Level 4 di Jakarta, Senin (9/8).

Pemberian Hak Asimilasi di Rumah Bagi Narapidana dan Anak Diperpanjang
Indonesia
Pemberian Hak Asimilasi di Rumah Bagi Narapidana dan Anak Diperpanjang

Adapun perubahan dilakukan pada pasal 11 ayat (3) huruf d

Denda Pada PKL Pelanggar PPKM Disesuaikan Dengan Kelayakan Usaha
Indonesia
Denda Pada PKL Pelanggar PPKM Disesuaikan Dengan Kelayakan Usaha

Satpol PP Kota Bandung menyasar kepada perorangan dan pemilik, pengelola, atau pelaku usaha yang melanggar dalam aturan dan juga ketentuan yang diatur dalam PPKM Darurat.

PERSI Jatim Klaim 70 Persen RS COVID-19 Berstatus Nol Pasien
Indonesia
PERSI Jatim Klaim 70 Persen RS COVID-19 Berstatus Nol Pasien

Angka penyebaran kasus COVID-19 di Jawa Timur mulai melandai. Hal ini terlihat dari kondisi beberapa rumah sakit rujukan COVID-19 yang mulai nol pasien.

Kejagung Segera Limpahkan Berkas Perkara Kasus Dugaan Korupsi Asabri
Indonesia
Kejagung Segera Limpahkan Berkas Perkara Kasus Dugaan Korupsi Asabri

Sejauh ini Jampidsus Kejaksaan Agung telah menetapkan sembilan tersangka

[HOAKS atau FAKTA]: Anies Terima Uang Korupsi Rp100 Miliar dari Saham Bir
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Terima Uang Korupsi Rp100 Miliar dari Saham Bir

"Terebongkarrrr..!! Korupsi 100 Miliar Miras DKI Ternyata Anis Baswedan Gunakan untuk Hal Ini"

Zona Merah di Jakarta Pusat Menurun, Kini Tinggal 13 Wilayah
Indonesia
Zona Merah di Jakarta Pusat Menurun, Kini Tinggal 13 Wilayah

Kondisi kasus COVID-19 di wilayah Jakarta Pusat mengalami perkembangan baik. Zona merah di kawasan tersebut menurun, dari 16 kawasan saat ini tinggal 13.