Besok Mobil Klinik Vaksin Jakut Mulai Keliling, Warga Yuk Merapat Dua mobil klinik berjalan (mobile clinic) di Kantor Wali Kota Jakarta, Senin (13/7/2021) ANTARA/HO-Kominfotik Jakarta Utara.

MerahPutih.com - Unit klinik berjalan (mobile clinic) milik Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Utara (Jakut), akan memulai layani vaksin COVID-19 secara berkeliling di kawasan itu, Selasa (13/7) besok.

"Tujuan dari mobil vaksin keliling itu adalah mempermudah dan mendekatkan pelayanan vaksinasi ke tengah masyarakat, sehingga bisa menjangkau langsung ke sejumlah Pos RW," ujar Kepala Sudinkes Jakut dr Yudi Dimyati dalam keterangannya di Jakarta, Senin (12/7).

Baca Juga:

Vaksinasi COVID-19 Berbayar di Kimia Farma Ditunda

Menurut Yudi, satu unit mobil vaksinasi keliling itu dapat melayani sekitar 250 orang per harinya sehingga jika dua mobil beroperasi sekaligus, bisa melayani sekitar 500 orang. Dilansir Antara, layanan ini bertujuan menjangkau proses vaksinasi kepada warga yang bermukim di area padat penduduk.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, beserta jajaran hadir dalam uji coba vaksinasi keliling di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (7/7/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/am.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji, beserta jajaran hadir dalam uji coba vaksinasi keliling di Pasar Senen, Jakarta Pusat, Rabu (7/7/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/am.

Diharapkan, seluruh masyarakat yang belum vaksin tidak ragu mendatangi lokasi mobil vaksin keliling tersebut karena layanannya gratis. Pelayanan vaksinasi keliling akan melibatkan tenaga kesehatan (nakes) dari Suku Dinas Kesehatan Jakut.

Para tenaga kesehatan itu akan bersinergi dengan Lurah, Ketua Rukun Tetangga/ Rukun Warga, kader, pengelola RPTRA, Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan, unsur kewilayahan serta elemen masyarakat lainnya guna mendukung pelayanan vaksinasi tersebut.

"Satu mobil itu ada tiga orang nakes dibantu tim penunjang seperti kader, pengelola RPTRA, dan PPSU yang diperkirakan berjumlah 20 orang. Semua unsur dilibatkan untuk mendukung percepatan program vaksinasi COVID-19 di wilayah Jakarta Utara," papar Yudi. (*)

Baca Juga:

Politikus PDIP Sebut Vaksin Berbayar Bakal Perbaiki Arus Kas BUMN

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Perintahkan Izin Investasi Diserahkan ke Tempat Investor
Indonesia
Jokowi Perintahkan Izin Investasi Diserahkan ke Tempat Investor

Saat ini, APBN semua negara kondisinya sangat berat dan mengalami defisit. Investasi, dibutuhkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.

Jokowi Siapkan Ekosistem Ekonomi Digital Dalam 2 Tahun
Indonesia
Jokowi Siapkan Ekosistem Ekonomi Digital Dalam 2 Tahun

Pembangunan ekonomi digital membutuhkan kolaborasi. Pemerintah harus mencari mitra kerja sama tidak bisa sendirian.

PSI Sebut Kebijakan Lintasan Road Bike Anies Diskriminatif
Indonesia
PSI Sebut Kebijakan Lintasan Road Bike Anies Diskriminatif

Fraksi PSI DPRD DKI meminta Gubernur Anies Baswedan untuk segera menghentikan kebijakan penyediaan jalur road bike.

Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Tidak Dibenarkan Agama
Indonesia
Aksi Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Tidak Dibenarkan Agama

Menag mengajak semua pihak untuk mengutamakan jalan damai dalam menghadapi persoalan seperti dengan dialog, diskusi, silaturahmi dan lain sebagainya.

DKI Tunggu Putusan Pusat Terkait Pencairan Bantuan Tunai PPKM Darurat
Indonesia
DKI Tunggu Putusan Pusat Terkait Pencairan Bantuan Tunai PPKM Darurat

Ada usulan tambahan anggaran PEN sebesar Rp 225,4 triliun, yang berkaitan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Pulau Jawa dan Pulau Bali.

Wagub DKI: Tarik Rem Darurat Kewenangan Pemerintah Pusat
Indonesia
Wagub DKI: Tarik Rem Darurat Kewenangan Pemerintah Pusat

"Dulu kewenangannya ada di daerah. sekarang kewenangan ada di pusat. Sekarang sudah ada aturan," ucap Riza

Vaksinasi di Jabar Masih Jauh dari Target
Indonesia
Vaksinasi di Jabar Masih Jauh dari Target

"Tentunya kita cukup berbangga dengan capaian ini. Namun tentu tidak boleh berhenti. PR masih banyak. Karena total target sasaran 37 juta dan kita masih belum mencapai 16 juta. Artinya, PR masih banyak," kata Atalia

Setelah e-TLE, Kapolri Segera Luncurkan Layanan SIM dan STNK Online
Indonesia
Setelah e-TLE, Kapolri Segera Luncurkan Layanan SIM dan STNK Online

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, setelah peluncuran Electronic Traffic Law Enforcement (e-TLE), Polri juga akan menyediakan pelayanan SIM dan STNK secara online.

Pemprov DKI Sudah Kuburkan 13.300 Jenazah COVID-19
Indonesia
Pemprov DKI Sudah Kuburkan 13.300 Jenazah COVID-19

Pemprov DKI Jakarta telah menguburkan sebanyak 13.300 jenazah warga terpapar COVID-19 dari awal COVID-19 merebak di ibu kota.

Komnas HAM Didesak Tetapkan Kasus Munir Sebagai Pelanggaran HAM Berat
Indonesia
Komnas HAM Didesak Tetapkan Kasus Munir Sebagai Pelanggaran HAM Berat

Komite Aksi Solidaritas untuk Munir menyampaikan surat terbuka kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia RI agar segera menetapkan kasus pembunuhan Munir sebagai pelanggaran HAM berat.