Besok, Jokowi dan Xi Jinping Nobar Uji Dinamis Kereta Cepat Jakarta-Bandung Presiden Joko Widodo saat konferensi pers usai meninjau pembangunan Kereta Cepat Jakarta-Bandung. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Presiden Tiongkok Xi Jinping dijadwalkan menyaksikan uji dinamis Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) pada Rabu (16/11). Kedua Kepala Negara akan memantau secara virtual dari Bali.

Corporate Secretary PT KCIC, Rahadian Ratry mengatakan, proses uji dinamis akan dilakukan sepanjang 15 km dari Stasiun Tegalluar menuju Casting Yard 4 di daerah Kopo, Kota Bandung.

Baca Juga

Kereta Cepat Jakarta - Bandung Siap Tampil di G20 Showcase

Selain melihat proses uji dinamis, kedua kepala negara tersebut juga akan menyaksikan kecanggihan teknologi kereta inspeksi KCJB.

Karena uji dinamis akan disaksikan secara live melalui telekonferensi, ia juga sedang menyiapkan jaringan agar agenda live streaming uji dinamis KCJB dapat berjalan lancar.

"Mohon doa dari masyarakat Indonesia agar semua persiapan bisa berjalan lancar," ujar ujar Rahadian dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (15/11).

Pada uji dinamis yang disaksikan virtual, nantinya rangkaian Comprehensive Inspection Train (CIT) akan melaju sepanjang 15 kilometer dari depo Tegalluar hingga Kopo.

Baca Juga

Kereta Cepat Rampung, Pemkot Bandung Tolak Wacana Jabar Pindah Ibu Kota

Sementara itu, mengutip keterangan KCIC, rangkaian kereta Electric Multiple Unit (EMU) sudah melakukan uji coba sejak 9 November 2022.

KCIC menyebut kalau uji coba telah dilakukan secara simultan sejak 11 November 2022, dalam rangka menyiapkan uji dinamis yang disaksikan dua kepala negara.

"Semua persiapan berjalan dengan baik. Kami akan melakukan rangkaian pengujian Kereta Cepat Jakarta Bandung secara simultan sejak 11 November untuk memantapkan persiapan menuju G20," ujar dia.

Namun, saat uji coba Jakarta-Bandung belum akan melaju dengan kecepatan penuh alias maksimal 80 km per jam.

"Kami sudah melaksanakan persiapan sejak 9 November untuk memastikan segala persiapan dapat berjalan dengan lancar," ucapnya.

Sistem kelistrikan untuk uji dinamis Kereta Cepat Jakarta-Bandung dipastikan sudah menyala. Sistem pengereman pada kereta inspeksi hingga persinyalan juga sebelumnya sudah dilakukan pengujian pada (10/11).

"Kereta inspeksi ini adalah kereta yang akan digunakan pada uji dinamis dan hari ini merupakan hari perdana melaju di atas rel," ujar Rahadian. (Knu)

Baca Juga

Jokowi dan Xi Jinping Pantau Tes Kereta Cepat Jakarta-Bandung via Zoom

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ferdy Sambo Janjikan Kasus Pembunuhan Brigadir J Bakal Dihentikan
Indonesia
Ferdy Sambo Janjikan Kasus Pembunuhan Brigadir J Bakal Dihentikan

Richard Eliezer kembali membeberkan skenario Ferdy Sambo dalam kasus kematian Brigadir Yosua Hutabarat atau Brigadir J.

OTT KPK Masih Diperlukan meski Dikritik Menko Luhut
Indonesia
OTT KPK Masih Diperlukan meski Dikritik Menko Luhut

Ma'ruf Amin menyebut, OTT masih dibutuhkan dalam upaya penindakan praktik korupsi. Operasi senyap itu diperlukan selama pencegahan dan pendidikan antikorupsi belum maksimal mengatasi korupsi.

[HOAKS atau FAKTA]: Kasus Cacar Monyet Hanya Terjadi di Negara Pengguna Vaksin Pfizer
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Kasus Cacar Monyet Hanya Terjadi di Negara Pengguna Vaksin Pfizer

Beberapa negara termasuk India, Rusia, dan Venezuela telah melaporkan kasus cacar monyet di mana Vaksin Pfizer-BioNTech belum didistribusikan.

Popularitas dan Uang Diduga Jadi Motif Pemuda Asal Madiun Bantu Hacker Bjorka
Indonesia
Popularitas dan Uang Diduga Jadi Motif Pemuda Asal Madiun Bantu Hacker Bjorka

Motif tersangka MAH untuk membantu Bjorka agar menjadi terkenal dan mendapat uang

Diundang Raja Arab, Wapres Ma'ruf Amin akan Berangkat Ibadah Haji
Indonesia
Diundang Raja Arab, Wapres Ma'ruf Amin akan Berangkat Ibadah Haji

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin akan berangkat ke Tanah Suci Makkah, Arab Saudi, untuk menunaikan ibadah haji, Selasa (5/7).

[HOAKS atau FAKTA]: Hepatitis Akut akibat Efek Samping Vaksin COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Hepatitis Akut akibat Efek Samping Vaksin COVID-19

Beredar sebuah cuitan di media sosial Twitter yang menyebut bahwa hepatitis akut merupakan efek samping dari vaksin COVID-19.

Kominfo Siapkan Internet Berkecepatan 1,5 Gbps Dukung Peliputan KTT G20
Indonesia
Kominfo Siapkan Internet Berkecepatan 1,5 Gbps Dukung Peliputan KTT G20

Di dalamnya terdapat berbagai fasilitas antara lain 192 unit komputer yang terhubung dengan jaringan LAN dengan koneksi internet 1.5 GBPS

50 Persen Kendaraan di Jalan tak Bayar Pajak
Indonesia
50 Persen Kendaraan di Jalan tak Bayar Pajak

"Itu artinya 50 persen kendaraan yang berada di jalan raya tidak bayar pajak," kata Yusri, Jumat (7/10).

Korban Jatuh Seluncuran Kenpark Surabaya Alami Patah Tulang hingga Cedera Otak
Indonesia
Korban Jatuh Seluncuran Kenpark Surabaya Alami Patah Tulang hingga Cedera Otak

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Surabaya Ridwan Mubarun mengatakan, satu korban diduga mengalami cedera otak, tiga anak lainnya patah tulang dan lima korban lain menderita luka ringan.

DPR Sebut Tak Ada Alasan Hapus Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP
Indonesia
DPR Sebut Tak Ada Alasan Hapus Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP

Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto. Pria yang karib disapa Bambang Pacul itu menilai tak ada alasan menghapus pasal penghinaan presiden.