Besok Hari Terakhir Dispensasi Perpanjangan SIM Pembuatan SIM. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Masa dispensasi perpanjangan SIM di wilayah Hukum Polda Metro Jaya akan berakhir pada Sabtu (29/8). Artinya, bagi masyarakat yang masa SIM nya habis dari bulan April sampai Agustus 2020 maka harus mengikuti proses pembuatan baru.

Kasie SIM Subdit Regiden Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin mengatakan, dirinya belum mendapatkan informasi dari pimpinan mengenai perpanjangan masa dispensasi.

"Belum ada informasi (perpanjangan dispensasi)," ujar dia kepada wartawan, Jumat (28/8).

Baca Juga:

Melihat Kelebihan Smart SIM, Bisa Buat Bayar Tol dan Belanja

Hedwin melanjutkan, jika ada informasi itu maka pihaknya akan menjalankan sesuai dengan arahan dari pimpinan. Oleh karena itu, ia juga masih menunggu keputusan dari Dirlantas terkait hal ini agar masyarakat paham.

"Nanti kita informasikan kembali," tandasnya.

Antrean membuat SIM
Antrean pembuatan SIM. (Foto: Antara).

Sebelumnya, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberikan masa dispensasi perpanjangan SIM sejak bulan Juni hingga bulan Agustus 2020.

Hal ini karena masa pandemi COVID-19 kemarin, tidak ada pelayanan perpanjangan SIM.

Sehingga, polisi dengan berbaik hati memberikan masa dispensasi bagi masyarakat yang SIM nya mati sejak Arpril bisa melakukan perpanjangan tanpa membuat baru. (Knu)

Baca Juga:

[HOAKS atau FAKTA] Presiden Jokowi Urus Sendiri Perpanjangan SIM di Polresta Bogor

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sertifikasi Tanah Elektronik Masih Uji Coba
Indonesia
Sertifikasi Tanah Elektronik Masih Uji Coba

sasaran awal dalam uji coba tersebut adalah bangunan milik negara dan aset-aset perusahaan besar yang sertifikatnya dialihkan dari dokumen fisik menjadi dokumen elektronik.

Anak Pendiri Sinar Mas Group Cabut Gugatan Hak Waris
Indonesia
Anak Pendiri Sinar Mas Group Cabut Gugatan Hak Waris

"Iya dicabut. Alasannya pengacara mencabut gugatan ada dua poin. Untuk memperbaiki gugatannya, kemudian tidak ada paksaan," kata Humas PN Jakpus, Bambang Nurcahyono

Pengunjung Pantai Parangtritis Wajib Pakai Masker
Indonesia
Pengunjung Pantai Parangtritis Wajib Pakai Masker

Mereka yang tidak mengikuti aturan akan dilarang untuk menikmati pantai selatan legendaris ini.

Wapres Perintahkan Percepatan Vaksinasi di Daerah
Indonesia
Wapres Perintahkan Percepatan Vaksinasi di Daerah

Saat menyaksikan kegiatan vaksinasi di Lampung, Wapres Ma’ruf mengapresiasi proses yang dilakukan dengan menambah jumlah meja untuk mempercepat penyuntikan tersebut.

[HOAKS atau FAKTA]: Pedagang Mayestik Meninggal akibat Corona
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pedagang Mayestik Meninggal akibat Corona

Narasi yang beredar bahwa suami serta anak dari pedagang perempuan yang meninggal harus dirawat di RSUD Cengkareng dikarenakan tertular.

Marinir Bubarkan Massa Aksi Remaja
Foto
Marinir Bubarkan Massa Aksi Remaja

Sejumlah personil Marinir TNI AL memadamkan api saat membubarkan massa aksi remaja yang telah usai menggelar unjuk rasa menolak Undang-undang Cipta Kerja yang disahkan DPR RI di jalan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa, 20/10/2020. Pada pukul 17:47 WIB sejumlah personil Marinir TNI AL keluar barikade dan membujuk massa aksi untuk bubar dan pulang kerumah. Massa aksi dikawal personil Marinir hingga jalan M.H Thamrin, Jakarta. Merahputih.com/Rizki Fitrianto

Pemkot Tangsel Kesulitan Angkat Sampah TPA Cipeucang di Sungai Cisadane
Foto
Pemkot Tangsel Kesulitan Angkat Sampah TPA Cipeucang di Sungai Cisadane

Timbunan sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipeucang longsor dan hampir menutup badan sungai Cisadane di kawasan Serpong

Wanita yang Mesum di Halte Bus Kramat Dibawa ke RS untuk Periksa Kejiwaan
Indonesia
Wanita yang Mesum di Halte Bus Kramat Dibawa ke RS untuk Periksa Kejiwaan

Polisi bakal membawa MA (21), wanita pelaku mesum di halte bus Kramat, Jakarta Pusat ke Rumah Sakit.

Pengamat Intelijen Ungkap Ada yang Bermain Api Saat Pandemi COVID-19
Indonesia
Pengamat Intelijen Ungkap Ada yang Bermain Api Saat Pandemi COVID-19

Pengamat Intelijen dan Keamanan, Stanislaus Riyanta mengingatkan pemerintah dan pemangku kebijakan yang ada untuk lebih meningkatkan kualitas penanganan COVID-19.

IKAPPI: 833 Pedagang Pasar Positif, Paling Banyak di Jakarta
Indonesia
IKAPPI: 833 Pedagang Pasar Positif, Paling Banyak di Jakarta

Terdapat 65 kasus baru dengan tambahan 3 pedagang pasar