Besok, APBS Kerahkan Ribuan Buruh Demo di Empat Lokasi Surabaya Ilustrasi - Demo buruh. (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

MerahPutih.com - Aliansi Pekerja Buruh Surabaya (APBS) akan menggelar demonstrasi di empat titik, yaitu PT Unilever Indonesia, PT DHL Supply Chain, PT Amalia Multi Sarana, dan Disnakertrans Jatim, Rabu (29/9) besok.

Merujuk pada surat bernomor 004/APBS/IX/2020/EX dari pihak APBS, rencana demo tersebut berlangsung hingga Kamis (30/9) depan.

Surat tersebut ditujukan kepada Kapolrestabes Surabaya berisi lima poin pokok tuntutan, di antaranya tindak tegas pengusaha yang menjalankan proses "perbudakan modern", tindak tegas pengusaha atas pelanggaran union blasting.

Baca Juga:

100 Ribu Buruh Divaksin, Kapolri: Protokol Kesehatan Jangan Diabaikan

Selain itu, mereka juga menuntut mempekerjakan kembali sembilan pekerja yang mengalami pemutusan hubungan pekerjaan (PHK) akibat penilaian manajemen yang tidak transparan, bayar upah pekerja dalam proses permasalahan, dan tindak tegas pimpinan yang tidak mampu menjaga kondisi lingkungan kerja.

Saat dihubungi melalui ponsel oleh awak media, Kabag Humas Polrestabes Surabaya AKP M Fakih sudah menerima pemberitahuan dari surat tersebut.

 Surat pemberitahuan aksi yang akan digelar Aliansi Pekerja Buruh Surabaya besok, Rabu (29/9). (Foto: Ist)
Surat pemberitahuan aksi yang akan digelar Aliansi Pekerja Buruh Surabaya besok, Rabu (29/9). (Foto: Ist)

Ia menekankan penerapan prokes secara ketat dan diusahakan diwakilkan saja.

"Kami sudah menerima pemberitahuannya kemarin. Kita masih berkoordinasi dengan serikat pekerja itu untuk melakukan imbauan prokes, kalau bisa melalui perwakilan saja," ungkap Fakih, Selasa (28/9).

Baca Juga:

Buruh Diingatkan Untuk Siap Berdampingan Hidup Dengan COVID-19

Otomatis aksi ini disorot sebab berpotensi terjadi munculnya klaster COVID-19.

Ia juga menegaskan, jika aksi tersebut tak menerapkan prokes, tim keamanan akan langsung membubarkan.

"Pertama kita akan beri peringatan dahulu. Kan aturannya ada. Kalau tidak bisa mendengarkan ya kita bubarkan. Kita akan lakukan upaya yang terbaik," beber Fakih. (Andika Eldon/Jawa Timur)

Baca Juga:

Kapolri Sebut Vaksinasi Buruh di Banten Perlu Diperbanyak

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Miliaran Rupiah Fee Bansos Disebut Mengalir ke Dirjen hingga Sekjen Kemensos
Indonesia
Miliaran Rupiah Fee Bansos Disebut Mengalir ke Dirjen hingga Sekjen Kemensos

Matheus Joko Santoso mengakui pernah menyerahkan fee dari para vendor proyek bantuan sosial (bansos) COVID-19 untuk atasannya.

Kasus Penjualan Senpi Beserta Amunisinya Oleh Anggota Polri ke KKB Diharap Tak Perkeruh Suasana
Indonesia
Kasus Penjualan Senpi Beserta Amunisinya Oleh Anggota Polri ke KKB Diharap Tak Perkeruh Suasana

Langkah itu menurut dia agar dapat memberikan efek jera serta pembelajaran bagi aparat Kepolisian lainnya

Dugaan Kekerasan Anggota Menwa, Pelaku Tolak Adegan Korban Dipopor Senjata
Indonesia
Dugaan Kekerasan Anggota Menwa, Pelaku Tolak Adegan Korban Dipopor Senjata

Rekonstruksi ini dilakukan mulai awal adanya fakta kegiatan Diksar Menwa UNS sampai dihentikannya acara itu karena ada kejadian korban tewas. Total ada 69 adegan.

Belasan Orang Ikut Terseret Kasus Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece
Indonesia
Belasan Orang Ikut Terseret Kasus Dugaan Penganiayaan Muhammad Kece

Kepolisian telah memeriksa belasan saksi terkait dugaan kasus penganiayaan terhadap Muhammad Kece di rutan.

Pemerintah Takedown 20 Video Muhammad Kece dari Youtube
Indonesia
Pemerintah Takedown 20 Video Muhammad Kece dari Youtube

Patroli siber selama 24/7 untuk menemukan dan menindaklanjuti konten-konten yang melanggar

Novel Baswedan Cs Dipecat Hari Ini, Gedung KPK Dijaga Ketat Aparat
Indonesia
Novel Baswedan Cs Dipecat Hari Ini, Gedung KPK Dijaga Ketat Aparat

Sebanyak 57 pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) dipecat hari ini, Kamis (30/9).

MPR Tegaskan Amandemen UUD Tak Boleh untuk Kepentingan Politik Jangka Pendek
Indonesia
MPR Tegaskan Amandemen UUD Tak Boleh untuk Kepentingan Politik Jangka Pendek

MPR sangat berhati-hati dalam menyikapi wacana tersebut

Respons Bank DKI soal Penangkapan 2 Pimpinan Cabang yang Terlibat Kasus Dugaan Korupsi
Indonesia
Respons Bank DKI soal Penangkapan 2 Pimpinan Cabang yang Terlibat Kasus Dugaan Korupsi

Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat menangkap dua pimpinan cabang Bank DKI, yaitu cabang Muara Angke dan Cabang Permata Hijau karena diduga terlibat kasus dugaan korupsi pemberian fasilitas Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) Tunai Bertahap.

Lindungi Warga Nobar Piala Eropa, Sekuriti Tewas Disabet Sajam Gerombolan Pemotor
Indonesia
Lindungi Warga Nobar Piala Eropa, Sekuriti Tewas Disabet Sajam Gerombolan Pemotor

Sekuriti yang mau menghalau malah dia yang jadi sasaran

Kejar Target, Polda Metro Jaya bakal Vaksinasi Door to Door
Indonesia
Kejar Target, Polda Metro Jaya bakal Vaksinasi Door to Door

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menyebut dalam vaksinasi door to door, pihak kepolisian bersama dengan RT dan RW akan memasang stiker di rumah warga yang belum divaksin.