Bertemu Generasi Milenial, Moeldoko Bicara Tantangan Kaum Muda Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (kedua kiri) di di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (6/2). (Foto: Biro Pers Setpres)

MerahPutih.com - Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko memberikan gambaran bagaimana tantangan ke depan dalam dunia yang berubah sangat cepat.

“Berbagai jenis pekerjaan akan menghilang, mulai dari perbankan sampai dengan manufaktur,” ujarnya di hadapan puluhan anak-anak muda di Gedung Bina Graha, Jakarta, Selasa (6/2).

Mereka anak-anak muda yang sangat populer sebagai influencer, endorser, maupun aktivis media sosial. Di antaranya,

Eka Gustiwana, Jesica Milla, Ayla Dimitri, Danny Syah Aryaputra, Vanesha Prescilla, Anggika Bolsterli, Melody Nurramdhani Laksani, Vikra Ijas, serta kakak beradik Andovi da Lopez dan Jovial da Lopez.

Teknologi informasi dan komunikasi yang dihadirkan oleh Revolusi Industri 4.0, lanjut Moeldoko, akan mengubah cara manusia berproduksi dan menghasilkan sesuatu.

“Generasi seperti kalian-kalian ini, akan merasakan bagaimana teknologi akan menghimpit seluruh kehidupan manusia,” ujar Moeldoko mengingatkan.

Mereka yang Bertahan

“Mereka yang bertahan adalah mereka yang berhasil membangun dirinya. Tidak cukup hanya itu, mereka yang berhasil adalah mereka yang berhasil membangun dan menyesuaikan diri dengan lingkungannya, dengan melakukan hal-hal yang produktif,” ujar pria asal Kediri tersebut.

Untuk itu, inovasi adalah salah satu jawabannya. “Saya pernah bertemu dengan seorang mahasiswa UGM yang menemukan teknologi micro bubble untuk sistem perikanan. Setelah berdiskusi dan dimatangkan, teknologi tersebut kini sudah bisa masuk ke skala industri, dan dapat mempercepat pertumbuhan ikan-ikan menjadi lebih cepat,” ujarnya.

Dengan teknologi tersebut, produksi ikan budidaya dapat ditingkatkan. Oleh karena itu, lanjut Moeldoko, tantangan nasionalisme bagi anak-anak muda ke depan bukan lagi mengangkat senjata, melainkan bagaimana ikut menyejahterakan masyarakat luas melalui inovasi dan produksi-produksi hal positif yang dapat bermanfaat bagi masyarakat luas. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
BIN Sebut COVID-19 Bakal Mengancam Hingga Juli, MPR Ingatkan Pemerintah tak Main-main
Indonesia
BIN Sebut COVID-19 Bakal Mengancam Hingga Juli, MPR Ingatkan Pemerintah tak Main-main

Pemerintah perlu mengawasi dan memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai

Kasus Infeksi Corona di AS Lewati Angka 8 juta Jiwa
Indonesia
Kasus Infeksi Corona di AS Lewati Angka 8 juta Jiwa

Kasus positif COVID-19 di Amerika Serikat naik satu juta jiwa dalam waktu kurang dari satu bulan ke belakang.

Dukung Jokowi, Ferdinand Hutahaean Mundur dari Demokrat
Indonesia
Dukung Jokowi, Ferdinand Hutahaean Mundur dari Demokrat

Politikus Ferdinand Hutahaean memutuskan mundur dari Partai Demokrat.

Berkas Perkara Rampung, Djoko Tjandra cs Segera Duduk di Kursi Pesakitan
Indonesia
Berkas Perkara Rampung, Djoko Tjandra cs Segera Duduk di Kursi Pesakitan

Kejaksaan Agung memastikan berkas perkara 4 tersangka kasus penghapusan red notice terpidana hak tagih (cessie) Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra sudah lengkap.

Duet Paman-Keponakan Kontrol Bisnis Ekstasi Tempat Hiburan Malam Jakarta
Indonesia
Duet Paman-Keponakan Kontrol Bisnis Ekstasi Tempat Hiburan Malam Jakarta

Duet J dan R diringkus di sebuah apartemen di kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara.

Pemprov DKI Raup Rp92 Juta Sanksi Denda Pelanggar PSBB Transisi
Indonesia
Pemprov DKI Raup Rp92 Juta Sanksi Denda Pelanggar PSBB Transisi

Satpol PP DKI Jakarta mengumpulkan uang sanksi denda sebesar Rp97.200.000 dari pelanggar protokol kesehatan selama PSBB transisi.

Wakil Menteri Kesehatan Iran Terjangkit Virus Corona
Indonesia
Wakil Menteri Kesehatan Iran Terjangkit Virus Corona

Juru bicara kementerian kesehatan dalam wawancara dengan televisi negara membenarkan bahwa Wakil Menteri Kesehatan Iraj Harirchi terinfeksi virus corona.

Kasus Corona DKI Per Kamis (23/7) Bertambah 416 Jiwa
Indonesia
Kasus Corona DKI Per Kamis (23/7) Bertambah 416 Jiwa

Jumlah kumulatif kasus konfirmasi di wilayah DKI Jakarta pada hari ini sebanyak 17.951 kasus.

Buat Video Hoaks Perkelahian, Dosen dan Mahasiswa Universitas Swasta di Jakarta Ditangkap
Indonesia
Buat Video Hoaks Perkelahian, Dosen dan Mahasiswa Universitas Swasta di Jakarta Ditangkap

Guntur melanjutkan, FG yang juga dosen perpajakan tersebut meminta sopir bajaj berinisial D, BI, S dan AW menjadi aktor yang memukuli dirinya.

  Diduga Langgar Etik, Agus Rahardjo Dilaporkan ke Pengawas Internal KPK
Indonesia
Diduga Langgar Etik, Agus Rahardjo Dilaporkan ke Pengawas Internal KPK

Kami telah mengirimkan surat kepada unsur pimpinan KPK pada 5 Oktober 2017 terkait dugaan pelanggaran etik satu orang pimpinan KPK (Agus Rahardjo)