Bertemu Firli Cs, Kabareskrim Komjen Agus Bahas Ini Gedung Merah Putih KPK (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

MerahPutih.com - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat kerja sama dalam penegakan hukum terutama terkait tindak pidana korupsi.

Kedatangan Agus diterima langsung oleh Ketua KPK Firli Bahuri dan tiga Wakil Ketua KPK lainnya, yakni Nawawi Pomolangi, Nurul Ghufron, dan Alexander Marwata

"Saya kan pejabat baru di Bareskrim. Saya baru menjalani komunikasi dengan KPK untuk meningkatkan sinergitas pelaksanaan tugas ke depan," kata Agus usai pertemuan di gedung KPK, Jakarta, Kamis (4/3).

Baca Juga:

Kabareskrim Pastikan Bakal Hukum Penyidik yang Salah Gunakan UU ITE

Menurut Agus dirinya dan pimpinan KPK belum membahas hal lain di luar agenda penguatan koordinasi dan supervisi. Termasuk tak membahas soal pengejaran Harun Masiku, tersangka kasus suap penetapan anggota DPR RI Fraksi PDIP.

Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. ANTARA/ HO-Polri
Kabareskrim Polri, Komjen Agus Andrianto. ANTARA/ HO-Polri

"Sementara belum (soal Harun Masiku), kita bicara masalah bagaimana menjaga dan meningkatkan sinergitas yang ada dalam menegakkan hukum Undang-Undang Tipikor. Utamanya kegiatan koodinasi dan supervisi supaya ke depan lebih baik," ujarnya.

Baca Juga:

Kabareskrim Komjen Agus Diwanti-wanti Kapolri Soal Kasus FPI

Sementara itu, Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri mengatakan, pertemuan antara pimpinan KPK dan Kabareskrim untuk menguatkan supervisi yang dilakukan KPK terhadap Polri.

"Audiensi antara lain membahas penguatan sinergi di antara kedua lembaga, KPK dan Polri dalam pemberantasan korupsi, khususnya terkait penguatan supervisi KPK kepada Polri," kata Ali. (Pon)

Baca Juga:

Baru Dilantik, Kabareskrim Baru Diingatkan Soal 'Hukum Tumpul ke Atas'

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Novel Bamukmin: PDIP Gak Usah Lebay
Indonesia
Novel Bamukmin: PDIP Gak Usah Lebay

Ketua Media Center PA 212 Novel Bamukmin meminta PDIP tak perlu berlebihan merespon insiden tersebut.

Warga Dilarang Berkebun Jauh-Jauh Pasca-Serangan Teroris Sigi
Indonesia
Warga Dilarang Berkebun Jauh-Jauh Pasca-Serangan Teroris Sigi

Desa Lembantongoa, Kecamatan Palolo, Kabupaten Sigi merupakan wilayah yang dikelilingi hutan

Aturan Ganjil Genap Motor dan Mobil di PSBB Masa Transisi DKI
Indonesia
Aturan Ganjil Genap Motor dan Mobil di PSBB Masa Transisi DKI

Dalam Bab VI tentang Pengendalian Moda Transportasi, mengatur pembatasan kendaraan dengan rekayasa ganjil-genap untuk kendaraan bermotor seperti motor dan mobil.

Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah dan Hujan Ringan
Indonesia
Cuaca Jakarta Hari Ini Cerah dan Hujan Ringan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca di seluruh wilayah DKI Jakarta pada pagi hari mengawali libur akhir pekan akan cerah berawan, Sabtu (13/3).

BPPTKG Sebut Daerah ini Rawan Kena Lava Pijar Merapi
Indonesia
BPPTKG Sebut Daerah ini Rawan Kena Lava Pijar Merapi

Meski begitu ada sejumlah daerah yang diprediksi rawan menjadi arah mengalirnya lava pijar.

KPK Amankan Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Nurdin Abdullah
Indonesia
KPK Amankan Rp3,5 Miliar Terkait Kasus Nurdin Abdullah

KPK mengamankan uang senilai total Rp3,5 miliar dari penggeledahan empat lokasi di Sulawesi Selatan (Sulsel) pada Senin (1/3) dan Selasa (2/3).

29 Juta Orang Ditindak karena Langgar Protokol Kesehatan selama PPKM I dan II
Indonesia
29 Juta Orang Ditindak karena Langgar Protokol Kesehatan selama PPKM I dan II

Hasil evaluasi pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) tahap I dan II, terdapat hampir 29 juta orang yang melakukan pelanggaran protokol kesehatan.

Soal Kasus FPI dan Rizieq Shihab, Kapolri Pastikan Bakal Dituntaskan
Indonesia
Soal Kasus FPI dan Rizieq Shihab, Kapolri Pastikan Bakal Dituntaskan

Pengusutan kasus penembakan laskar Front Pembela Islam (FPI) akhir 2020 lalu kini belum menemui titik terang.

Anies Resmi Berlakukan PSBB Total Jilid 2, Ini Aturannya
Indonesia
Anies Resmi Berlakukan PSBB Total Jilid 2, Ini Aturannya

PSBB ini diatur dalam Peraturan Gubernur No 88 tahun 2020.

 Naikan Iuran BPJS, Jokowi Dinilai Tidak Memiliki Empati Kepada Rakyat
Indonesia
Naikan Iuran BPJS, Jokowi Dinilai Tidak Memiliki Empati Kepada Rakyat

Wakil Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini menilai Presiden Joko Widodo tidak punya rasa empati terhadap rakyat karena menaikkan iuran BPJS Kesehatan itu di tengah pandemi COVID-19.