Bertemu di Pontianak, Brigjen Prasetijo Klaim Tidak Tahu Status Buron Djoko Tjandra Djoko Tjandra. (Foto: Antara/Ist)

MerahPutih.com - Brigjen Prasetijo Utomo mengaku pernah bertemu dengan Djoko Tjandra di Pontianak, Kalimantan Barat.

Namun, Prasetijo mengklaim tidak tahu bahwa Djoko Tjandra kala itu berstatus buron.

Hal itu disampaikan Prasetijo dalam sidang lanjutan kasus dugaan suap pengurusan red notice dengan terdakwa Djoko Tjandra di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis (10/12).

Baca Juga:

Jaksa Tuntut Brigjen Prasetijo 2 Tahun 6 Bulan Penjara

"Saya dari Jakarta menuju Pontianak. Bersama Anita dan Pak Joni (ajudan Prasetijo). Setelah tiba di Bandara Pontianak, kita keluar, saya kemudian diperkenalkan sama Anita Kolopaking ke Djoko Tjandra," kata Prasetijo.

Prasetijo mengungkapkan pertemuannya dengan Djoko Tjandra terjadi pada 6 Juni 2020. Saat itu, kata dia, di Pontianak juga ada program kerja yang berkaitan dengan monitoring COVID-19.

Pengusaha Tommy Sumardi menjadi saksi untuk bekas Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin. (Desca Lidya Natalia)
Pengusaha Tommy Sumardi menjadi saksi untuk bekas Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin. (Desca Lidya Natalia)

Jaksa lantas bertanya ke Prasetijo apakah dia mengetahui status hukum Djoko Tjandra yang saat itu merupakan buron kasus hak tagih (cessie) Bank Bali.

Prasetijo menjawab tidak tahu. "Tidak tahu," imbuh jenderal bintang satu ini.

Baca Juga:

Pengusaha Tommy Minta Brigjen Prasetijo Keluar Ruangan Irjen Napoleon: Ini Urusan Bintang 3

Prasetijo mengaku tidak tahu ihwal status Djoko Tjandra lantaran diyakinkan oleh Anita Kolopaking selaku pengacara Djoko Tjandra bahwa terpidana kasus Bank Bali itu adalah orang bebas.

"Dia (Anita) meyakinkan saya bahwa bapak ini (Djoko Tjandra) adalah non-executable," ujar Prasetijo. (Pon)

Baca Juga:

Brigjen Prasetijo Akui Terima USD20 Ribu Sebagai Uang Persahabatan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemprov DKI Terima Vaksin AstraZeneca 500 Ribu Dosis
Indonesia
Pemprov DKI Terima Vaksin AstraZeneca 500 Ribu Dosis

Pemprov DKI Jakarta mulai menggunakan vaksin COVID-19 produksi AstraZeneca bagi warga ibu kota yang baru akan divaksin. DKI sendiri menerima sebanyak 500.000 dosis vaksin AstraZeneca.

[Hoaks atau Fakta]: Minum Sambil  Berdiri Berdampak Pada Ginjal
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Minum Sambil Berdiri Berdampak Pada Ginjal

Hasil periksa fakta dengan narasi serupa juga sudah diunggah pada situs turnbackhoax.id

5 Program Pemkot Bandung Hadapi PHK dan Pengangguran
Indonesia
5 Program Pemkot Bandung Hadapi PHK dan Pengangguran

"Dari awal 2020 sampai hari ini, awalnya 8,16 persen menjadi 11,19 persen. Atau dari 105 ribu kini menjadi 147 ribuan,” ungkap Marsana.

[HOAKS atau FAKTA]: Penting Minum Air Kelapa Setelah Divaksin untuk Bersihkan Racun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Penting Minum Air Kelapa Setelah Divaksin untuk Bersihkan Racun

Akun Facebook bernama Agok membagikan postingan yang mengklaim bahwa air kelapa dapat digunakan sebagai penangkal racun vaksin COVID-19.

Pendaftaran CPNS 2021 Diperpanjang, Jadwal Pelaksanaan Seleksi tidak Berubah
Indonesia
Pendaftaran CPNS 2021 Diperpanjang, Jadwal Pelaksanaan Seleksi tidak Berubah

Badan Kepegawaian Negara (BKN) memutuskan untuk memperpanjang waktu pendaftaran seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021

Polda Metro Bakal Tindak Komunitas Motor yang Gelar Konvoi di Malam Tahun Baru
Indonesia
Polda Metro Bakal Tindak Komunitas Motor yang Gelar Konvoi di Malam Tahun Baru

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya bakal menindak komunitas-komunitas motor yang menggelar konvoi night ride.

Meninggal 21 dan Hilang 19 Orang, Jokowi Beri Perhatian Pada Longsor Sumedang
Indonesia
Meninggal 21 dan Hilang 19 Orang, Jokowi Beri Perhatian Pada Longsor Sumedang

Pemerintah Kabupaten Sumedang untuk mengevaluasi izin perumahan yang telah keluar di kawasan rawan bencana.

Ketua DPRD DKI: Wali Kota Jangan Sampai Jadi Kacung Pengembang
Indonesia
Ketua DPRD DKI: Wali Kota Jangan Sampai Jadi Kacung Pengembang

DPRD DKI Jakarta meminta wali kota tetap menjadi garda terdepan dalam pelayanan publik.

Benny Wenda Diserukan Bangun dari Tidur Panjangnya
Indonesia
Benny Wenda Diserukan Bangun dari Tidur Panjangnya

Benny Wenda tidak sadar dimanfaatkan sebagai proxy oleh negara lain

Satgas COVID-19 Soroti Potensi Penyebaran COVID-19 di Klaster Pengungsian
Indonesia
Satgas COVID-19 Soroti Potensi Penyebaran COVID-19 di Klaster Pengungsian

Semoga bencana banjir yang sedang dihadapi beberapa provinsi dapat segera teratasi