Bertemakan Olahraga, 6 Film Indonesia ini Menginspirasi Film-film bertema olahraga mengajarkan nilai-nilai pantang menyerah dan kegigihan. (foto: garuda-didadaku.com)

MENJADI atlet tidak semudah yang dibayangkan. Di balik kesuksesan seorang atlet, ada kerja keras dan perjuangan. Disiplin berlatih, tubuh yang sakit, bahkan kemauan untuk mengesampingkan ego. Hasil kerja keras mereka membuahkan hasil dan dapat membanggakan keluarga bahkan bangsa.

Kisah itulah yang diangkat beberapa film karya anak bangsa. Dengan mengangkat tema olahraga, 6 film Indonesia ini menginspirasi penonton.


1. Garuda di Dadaku (2009)

garuda di dadaku
Pantang menyerah jadi pesan yanng disampaikan film Garuda di Dadaku. (foto: garuda-didadaku.com)


'Garuda di dadaku, garuda kebanggaanku, ku yakin, hari ini pasti menang!'

Kamu pasti tahu lagu rock yang dinyanyikan band Indonesia, Netral itu. Ya, lagu tersebut merupakan soundtrack dari film berjudul yang sama, Garuda di Dadaku.

Film yang dirilis pada 2009 ini menceritakan perjuangan seorang anak bernama Bayu yang sangat ingin jadi pesepak bola profesional Indonesia. Bayu sangat menyukai sepak bola dan setiap hari memainkannya dan berlatih. Heri, sahabatnya, mengakui kemapuan dan bakatnya. Sayangnya, Kakek Bayu menentang impian Bayu karena baginya menjadi pemain sepak bola identik dengan hidup yang miskin dan tidak punya masa depan.

Dibantu teman baru bernama Zahra, Bayu dan Heri terus mencari cara supaya Bayu bisa berlatih sepak bola. Namun, tetap banyak hambatan dan rintangan di sekeliling mereka.

Film ini juga sudah dibuat sekuel berjudul Garuda di Dadaku 2 yang rilis pada 15 Desember 2011.

2. King (2009)


Bulu tangkis merupakan olahraga unggulan di Indonesian dan memiliki atlet berbakat dari era 80-an sampai sekarang. Film yang dirilis pada 2009 ini berkisah tentang perjuangan seorang anak bernama Guntur dalam meraih cita-citanya menjadi juara bulu tangkis seperti idolanya, Liem Swie King.

Ayah Guntur yang memiliki pekerjaan sebagai komentator pertandingan bulu tangkis antarkampung dan pengumpul bulu angsa untuk bahan pembuatan shuttlecock mendukung impiannya.

Ia memiliki sahabat bernama Raden yang selalu membantunya. Segala keterbatasan dan kendala yang dimilikinya tidak membuatnya menjadi patah arang. Guntur terus berjuang untuk menggapai cita-citanya dan mendapatkan beasiswa bulu tangkis.

3. Sang Pemberani (2014)

sang pemberani
Butuh lebih dari sekadar skill untuk jadi juara. (foto: youtube Sang Pemberani)


Sudah nonton Karate Kid kan? Ternyata Indonesia juga memiliki film yang bertemakan karate juga lo. Film yang dirilis pada 2014 ini menceritakan Madi Ghafur, bocah SMP yang memiliki tekad dan keberanian dalam meraih impiannya menjadi juara karate nasional. Padahal ia punya berlatar belakang kondisi sosial masyarakat Aceh pascatsunami. Impiannya tersebut didapatkan dari Diwa, kakak laki-lakinya yang meninggal karena terjangan tsunami. Ibunya mendukung dan bangga dengan cita-citanya tersebut. Namun, mentalnya masih labil dan membuatnya kalah saat seleksi karate daerah.

Didukung talenta dan ajaran guru bernama Azwar dan Kus, di atas kertas Madi bisa menjadi pemenang di kelasnya. Namun, untuk menjadi juara sejati, dibutuhkan tekad dan keberanian. Dibutuhkan lebih dari sekadar keahlian untuk bangkit setelah berulangkali tersungkur dijatuhkan lawan.



Dwi Astarini