Bertambah, PPATK Blokir 300 Lebih Rekening ACT Kepala PPATK Ivan Yustiavandana (tengah) berikan keterangan soal temuan terkait aliran dana ACT di Jakarta, Rabu (6/7/2022). ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat

MerahPutih.com - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) kembali melakukan penghentian sementara rekening yang dimiliki oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT).

Sebelumnya, PPATK hanya membekukan 60 rekening milik ACT dan yayasan turunannya karena diduga melakukan penyelewengan dana hasil sumbangan masyarakat.

Baca Juga:

Densus 88 Selidiki Dugaan Aliran Dana Oknum ACT ke Organisasi Terlarang

"Saat ini PPATK telah melakukan penghentian sementara transaksi di 141 CIF pada lebih dari 300 rekening yang dimiliki oleh ACT, yang tersebar di 41 penyedia jasa keuangan (PJK)," ungkap Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana dalam keterangannya kepada wartawan, Kamis (7/7).

Berdasarkan data transaksi dari dan ke Indonesia periode 2014 sampai Juli 2022 yang terkait ACT, diketahui terdapat dana masuk yang bersumber dari luar negeri sebesar total Rp 64.946.453.924.

"Dan dana keluar dari Indonesia sebesar total Rp 52.947.467.313," tuturnya,

Pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2017 meminta setiap organisasi masyarakat (ormas) yang melakukan kegiatan penghimpunan dan penyaluran sumbangan untuk mengenali pemberi (know your donor) dan mengenali penerima (know your beneficiary) serta melakukan pencatatan dan pelaporan yang akuntabel.

PPATK juga mengharapkan pihak pengumpulan dan penyaluran dana bantuan kemanusiaan tidak resisten untuk memberikan ruang pengawasan oleh pemerintah.

"Karena aktivitas penggalang dana dan donasi melibatkan masyarakat dan reputasi negara," terangnya.

Baca Juga:

Kaget Izinnya Dicabut Kemensos, ACT Klaim Selalu Kooperatif

Ivan menyatakan, PPATK berkomitmen untuk bekerja sama dengan Kementerian/Lembaga terkait termasuk Aparat Penegak Hukum dan Kementerian Sosial selaku Pembina Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) dalam menyikapi permasalahan ini.

Dia juga mengimbau kepada masyarakat agar masyarakat dalam hal ini para penyumbang, lebih berhati-hati.

"Karena sangat mungkin sumbangan yang disampaikan dapat disalahgunakan oleh oknum untuk tujuan yang tidak baik," ujar dia.

Beberapa modus lain yang pernah ditemukan oleh PPATK diantaranya penghimpunan sumbangan melalui kotak amal yang terletak di kasir toko perbelanjaan, yang identitasnya kurang jelas dan belum dapat dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya.

Ia meminta penghimpunan dan penyaluran bantuan harus dikelola dan dilakukan secara akuntabel.

"Selain itu, harus memitigasi segala risiko baik dalam penghimpunan maupun penyaluran dana kemanusiaan," tutup Ivan. (Knu)

Baca Juga:

Bareskrim Polri Mulai Selidiki Pengelolaan Dana ACT

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Piala Presiden 2022, Polresta Surakarta Amankan Suporter Bawa Miras
Indonesia
Piala Presiden 2022, Polresta Surakarta Amankan Suporter Bawa Miras

Polresta Surakarta, Jawa Tengah mengamankan oknum suporter PSIS Semarang yang kedapatan membawa sejumlah miras yang dikemas dengan botol air mineral.

Tim Siber Kemenkominfo Siaga Hadapi Konten Negatif Jelang Pemilu 2024
Indonesia
Tim Siber Kemenkominfo Siaga Hadapi Konten Negatif Jelang Pemilu 2024

Kemenkominfo telah menyiapkan dukungan teknologi informasi, tim keamanan siber, dan penangkal konten negatif.

Kemdikbudristek Buka Kelas Jarak Jauh Bagi Anak WNI di Malaysia
Indonesia
Kemdikbudristek Buka Kelas Jarak Jauh Bagi Anak WNI di Malaysia

Berdasarkan informasi dari pusat-pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), ada sekitar 1.173 anak-anak yang belum tersentuh pendidikan.

Erick Pastikan Harga Pertalite Belum Akan Dinaikkan
Indonesia
Erick Pastikan Harga Pertalite Belum Akan Dinaikkan

"Saya sudah sampaikan tidak mungkin pemerintah dengan kondisi pangan dan energi seperti sekarang, pemerintah mendiamkan, tidak melakukan intervensi, tidak mungkin," kata Erick.

Mengaku Belum Ada Panggilan Capres, Anies Janji Bereskan Tugas di Jakarta
Indonesia
Mengaku Belum Ada Panggilan Capres, Anies Janji Bereskan Tugas di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berkomentar soal kabar dirinya bakal dicalonkan di Pemilu 2024.

Sadar Ada Perubahan Profesi, Varian Pilihan Kampus dan Prodi SNMPTN 2022 Bergeser
Indonesia
Sadar Ada Perubahan Profesi, Varian Pilihan Kampus dan Prodi SNMPTN 2022 Bergeser

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) menyebutkan sebanyak 120.643 peserta dari 612.049 pendaftar dinyatakan lolos.

Romo Magnis hingga Reza Indragiri akan jadi Ahli Meringankan Bharada E
Indonesia
Romo Magnis hingga Reza Indragiri akan jadi Ahli Meringankan Bharada E

“Ada tiga hli yang akan kami hadirkan,” kata kuasa hukum Richard, Ronny Talapessy

Kinerja Positif Ekonomi Indonesia jadi Modal Hadapi Ancaman Resesi di 2023
Indonesia
Kinerja Positif Ekonomi Indonesia jadi Modal Hadapi Ancaman Resesi di 2023

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang kuat di 2022 dapat menjadi bekal untuk menghadapi potensi resesi global pada 2023," kata Airlangga dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (16/12).

Besok, Subsidi Upah bagi Pekerja Bakal Cair
Indonesia
Besok, Subsidi Upah bagi Pekerja Bakal Cair

Sekretaris Direktorat Jenderal PHI Jamsos Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Surya Lukita Warman mengatakan, pencairan bantuan subsidi upah atau BLT gaji bakal disalurkan ke rekening penerima mulai besok, Jumat (9/9).

Jokowi Tinjau Penyuntikan Perdana Vaksin COVID-19 Buatan Indonesia di Bandung
Indonesia
Jokowi Tinjau Penyuntikan Perdana Vaksin COVID-19 Buatan Indonesia di Bandung

Presiden Joko Widodo (Jokowi) tiba di Pangkalan TNI AU Husein Sastranegara, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat untuk melakukan kunjungan kerja pada Kamis (13/3) pagi.