Bertambah, Korban Tewas Kebakaran Lapas Tangerang Jadi 48 Napi Jenazah korban kebakaran Lapas Klas 1 A Tangerang akan dikirim ke RS Polri Kramat Jati. (Foto: MP/Rizki Fitri)

MerahPutih.com - Kepala Bagian Humas RSUD Tangerang, dokter Hilwani mengungkap dua warga binaan korban kebakaran Lapas Tangerang yang menjalani perawatan di RSUD Tangerang meninggal dunia pada Senin (13/9) malam.

Keduanya diketahui mengalami trauma jalan napas. Pasien berinisial I diketahui mengalami trauma inhalasi dengan luka bakar sebanyak 98 persen.

Sementara untuk pasien M mengalami trauma inhalasi dengan luka bakar 20 persen ditambah penyakit penyerta.

"Tuan M meninggal sekitar pukul 18.07 WIB disusul dengan tuan I yang meninggal pukul 19.00 WIB," kata Hilwani dalam keterangannya, Selasa (14/9).

Jenazah napi Lapas Klas 1 Tangerang. Foto: MP/Rizki Fitrianto

Hilwani melanjutkan, pasien M sebelumnya sempat menjalani operasi debridement atau pengangkatan sel kulit mati untuk yang kedua kali. Namun pasca operasi kondisinya terus memburuk.

"Setelah operasi, kondisinya kian memburuk dan akhirnya meninggal dunia," imbuhnya.

Dengan bertambahnya dua orang korban meninggal ini, total warga binaan yang meninggal akibat kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang pada Rabu (8/9) lalu sebanyak 48 orang.

Dengan rincian korban meninggal di tempat sebanyak 41 orang dan telah dilarikan ke RS Polri untuk proses identifikasi. Sementara 7 lainnya meninggal usai menjalani perawatan di RSUD Tangerang. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Masuk Tahun Ketiga, Sompo Latih Puluhan Mahasiswa Sadar Lingkungan
Indonesia
Masuk Tahun Ketiga, Sompo Latih Puluhan Mahasiswa Sadar Lingkungan

Program magang yang dilakukan Sompo Environment Foundation diluncurkan pada 2020 di Jepang, telah menghasilkan lulusan 1.100 mahasiswa.

Polda Metro Kritisi Proses Perekrutan Sopir TransJakarta
Indonesia
Polda Metro Kritisi Proses Perekrutan Sopir TransJakarta

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengkritisi perekrutan sopir bus TransJakarta yang dinilai tidak teliti terkait riwayat penyakit calon sopir.

Vaksin Nusantara Ternyata Produksi AS dan Diuji Coba di Indonesia
Indonesia
Vaksin Nusantara Ternyata Produksi AS dan Diuji Coba di Indonesia

Satgas COVID-19 angkat bicara terkait Vaksin Nusantara besutan mantan Menkes Terawan Agus Putranto.

Lonjakan Kasus saat Nataru Berpotensi Terjadi, Luhut Peringatkan Warga Tak Egois
Indonesia
Lonjakan Kasus saat Nataru Berpotensi Terjadi, Luhut Peringatkan Warga Tak Egois

Pemerintah mewaspadai lonjakan kasus COVID-19 setelah Natal dan Tahun Baru.

Wapres Maruf Amin Minta Keluarga Awak Kapal KRI Nanggala-402 Bersabar
Indonesia
Wapres Maruf Amin Minta Keluarga Awak Kapal KRI Nanggala-402 Bersabar

Ma’ruf Amin juga mendoakan keluarga dan kerabat dari para awak kapal selam milik TNI Angkatan Laut tersebut

Mau Ada Pengampunan Pajak Lagi, Politisi PKS Soroti Hasil Jilid Pertama
Indonesia
Mau Ada Pengampunan Pajak Lagi, Politisi PKS Soroti Hasil Jilid Pertama

Sejumlah penelitian empiris menunjukkan bahwa kebijakan tax amnesty tidak akan berpengaruh besar terhadap rasio pajak

Kemenkumham Akui Kamar Napi Dikunci, Ada yang Tidak Sempat Keluar
Indonesia
Kemenkumham Akui Kamar Napi Dikunci, Ada yang Tidak Sempat Keluar

Kemenkumham masih mengidentifikasi puluhan korban jiwa

Darmizal Cs Gelar KLB Partai Demokrat di Sumut, SBY Meradang
Indonesia
Darmizal Cs Gelar KLB Partai Demokrat di Sumut, SBY Meradang

Penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat kubu Darmizal Cs di Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (5/3) membuat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meradang.

KPK Periksa Deputi BNPB Terkait Kasus Suap Bupati Kolaka Timur
Indonesia
KPK Periksa Deputi BNPB Terkait Kasus Suap Bupati Kolaka Timur

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Deputi Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Nasional Penanggulanhan Bencana (BNPB) Jarwansyah, Jumat (29/10).

KPK Periksa Dirut hingga Komut Bhumi Prasaja Terkait Korupsi CSRT
Indonesia
KPK Periksa Dirut hingga Komut Bhumi Prasaja Terkait Korupsi CSRT

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap sejumlah petinggi PT Bhumi Prasaja dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) di Badan Informasi Geospatial (BIG) bekerja sama dengan LAPAN tahun 2015.