Bisnis
Bersiap Transisi Jadi Grup Usaha, Trinity Optima Production Bentuk CVC Trinity Optima Production bentuk CVC. (foto: pexels-nappy)

PERUSAHAAN label rekaman dan manajemen artis Trinity Optima Production (TOP) kian aktif menjajaki bidang bisnis nonmusik lewat beberapa unit bisnis mereka. TOP telah terlibat dalam beberapa proyek film, series di platform OTT, brand extension artis, sampai investasi ke beberapa start-up di Indonesia.

CEO TOP Yonathan Nugroho memaparkan aksi-aksi itu adalah bagian dari persiapan perusahaan yang akan bertransisi menjadi group holding company dalam waktu dekat. Meski demikian,, jantung bisnis utama sebagai label rekaman dan manajemen artis akan tetap berjalan dan menjadi prioritas revenue TOP. “Saat ini, kami sedang bersiap menjadi korporasi entertainment Indonesia, menimbang perusahaan dan team management sudah memiliki bekal ilmu dan pengalaman yang solid untuk mencapai agenda-agenda yang lebih besar lagi,” ujarnya.

BACA JUGA:

Trinity Optima Production Terjun ke Bisnis OTT

Salah satu bentuk komitmen TOP untuk menjadi grup usaha ialah dengan mengembangkan perusahaan investasi Trinity Ventures. Usaha itu akan memperluas jangkauan jaringan dan peluang kolaborasi. Arah investasi Trinity Ventures menganut paham yang lebih independen. Itu berarti perusahaan terbuka untuk berinvestasi di luar core bisnis TOP, selama dipandang visioner dan memiliki inovasi yang disruptif.

Trinity Optima Production
TOP bertransisi menjadi group holding company dalam waktu dekat.(foto: dok Trinity Optima Production)

CEO Jagartha Advisor FX Iwan menyebutkan pola corporate venture capital (CVC) biasanya terbagi menjadi dua mazhab. “Pertama, mereka yang percaya CVC ada untuk berinvestasi pada bisnis yang dekat dengan core bisnis mereka sendiri, atau disebut Horizon 1 dengan inovasi secara bertahap dan berkelanjutan,” jelas Iwan.

Biasanya, menurut Iwan, CVC ini akan berinvestasi pada bisnis-bisnis yang sudah dikenal, pernah bekerja sama. Sementara itu, ada CVC yang dibuat dengan misi menjadi independen dari grup usaha. CVC ini akan menarget bisnis apa pun, termasuk di luar core mereka. “Seringnya ini disebut investasi ke Horizon 2 dan 3 (Inovasi Disruptif),” papar Iwan.

Trinity Ventures telah berinvestasi ke beberapa merek dan start-up di Indonesia sejak pertama kali dirintis pada 2021. Menariknya, Trinity Ventures memiliki dua metode investasi yang terinspirasi dari value TOP sebagai management artist. “TOP selama ini punya keunggulan di bidang management artist dan pengembangan value talent agar punya umur karier yang panjang. Misi yang sama kami coba terapkan di CVC kami dengan dua metode,” jelas Yonathan.

BACA JUGA:

Buka Akses Global, Trinity Optima Production Jalin Kerja Sama dengan Asimula Inc

Pertama, investasi yang murni pendanaan. Yonathan mengatakan investasi itu biasanya diterapkan pada bisnis yang sudah well established dan memang sedang fundraise. Kedua, investasi ke sektor yang lebih riil, misalnya ke brand, komunitas, dan startup yang punya proyek-proyek spesifik. “Bedanya, di metode kedua, kami bantu tidak hanya dari pendanaan, tapi juga dari sisi operations, legal, marketing, campaign, dan sponsorship,” ujarnya.

Salah satu investasi Trinity Ventures dengan metode pendanaan murni yakni ke Sayurbox, Wahyoo, dan Semorpheus. Sementara itu, untuk metode kedua, pendanaan dan dukungan advisory bisnis, Trinity Ventures mengandalkan unit bisnis TOP+ untuk mengembangkan merek seperti Purnama Beauty milik Lesti, Ayam Paduka dari Wahyoo, dan tim e-sports GPX.

Di masa depan, TOP bersama CVC milik mereka masih akan mengeksplorasi bidang usaha unik dan inovatif lainnya di Indonesia. Yonathan menyebut pihaknya sangat menyadari start-up burst yang terjadi di Tanah Air. Pihaknya sudah menyiapkan beberapa rencana mitigasi risiko. “Selain mengamati tren start-up secara berkala, tentu pihak kami juga akan melakukan assessment kepada para calon partner. Selama performance bagus, value dan visi para founder kuat dan rasional, tentu kami akan mendukung sebagai institutional investor,” pungkasnya.(*)

BACA JUGA:

Setia Band Rilis Single Terakhir bersama Trinity Optima Production

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mengenal Katie Macleod, Digital Nomad yang Sudah WFH dari 78 Negara
Fun
Mengenal Katie Macleod, Digital Nomad yang Sudah WFH dari 78 Negara

Katie bisa bekerja dari berbagai negara di berbagai zona waktu.

Developer Pokemon Game Freak Implementasikan Sistem Kerja 4 Hari Seminggu
Fun
Developer Pokemon Game Freak Implementasikan Sistem Kerja 4 Hari Seminggu

Tak hanya hari kerja yang dipertimbangkan, namun jam kerjanya juga dipertimbangkan dipotong.

Sastra Siber, Bentuk Baru Kesastraan?
Fun
Sastra Siber, Bentuk Baru Kesastraan?

Sastra Siber bisa dartikan sebagai sastra yang mencakup sejumlah genre karya, kemudian disampaikan daring.

BLACKPINK x Casetify Rilis
ShowBiz
BLACKPINK x Casetify Rilis

Koleksi limited edition ini menampilkan judul dan lirik hits mereka

Ngabuburit Seru di Pergikuliner Festival Ramadan
Fun
Ngabuburit Seru di Pergikuliner Festival Ramadan

Puluhan tenant kuliner meramaikan Festival Ramadan Pergikuliner.

The Fly Kembali dengan 'Let The Music'
ShowBiz
The Fly Kembali dengan 'Let The Music'

Musik penuh semangat menutup 2022.

Srimulat, Contoh Kuali Pertemuan Budaya dan Bahasa
Fun
Srimulat, Contoh Kuali Pertemuan Budaya dan Bahasa

Ide dasar dari komedi yang menjadi trademark dari Srimulat hingga saat ini.

Tampil Apa Adanya, 5 Kreator Video Pendek Hasilkan Konten Menarik
Hiburan & Gaya Hidup
Tampil Apa Adanya, 5 Kreator Video Pendek Hasilkan Konten Menarik

Konten menarik bisa dimulai dari pengalaman pribadimu.

Tom Cruise Pecat Vokalis Twenty One Pilots dari 'Top Gun: Maverick'
ShowBiz
Tom Cruise Pecat Vokalis Twenty One Pilots dari 'Top Gun: Maverick'

Twenty One Pilots tidak jadi terlibat di Top Gun: Maverick.

Kanye West Sebut Adidas Buat Yeezy Day Tanpa Persetujuannya
ShowBiz
Kanye West Sebut Adidas Buat Yeezy Day Tanpa Persetujuannya

West menuliskan ketidaksetujuannya terhadap Yeezy Day.