Berpotensi Picu Konflik Kepentingan, Firli Bahuri Didesak Mundur dari Kepolisian Praktisi hukum Saor Siagian (Foto: Dok Pribadi)

MerahPutih.Com - Praktisi hukum Saor Siagian mengungkapkan rivalitas antara penyidik KPK dan Polri masih menjadi permasalahan di lembaga antirasuah. Jika tidak diselesaikan, kinerja penegakkan hukum akan terhambat.

Saor mengatakan, jika ketua KPK yang baru, Komjen Firli Bahuri tak mengundurkan diri, dinamika perseturuan itu akan semakin memanas.

Baca Juga:

Agus Rahardjo Akui Diperiksa Pengawas Internal KPK

"Nah saya minta dia mengundurkan diri. Supaya jangan ada gangguan barries-phychology. Saya tidak mengatakan barrier hukum, tetapi psikologi. Karena jangan lupa dalam penegakkan hukum itu confidence, rasa percaya diri penegak hukum itu juga sangat menentukan," kata Saor dalam acara diskusi Forum Lintas Hukum di kawasam Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (18/12).

Ketua KPK Firli Bahuri diminta mundur dari kepolisian
Komjen Firli Bahuri Ketua KPK Periode 2019-2023 (Foto: ANTARA)

Saor mengatakan, Firli nantinya bakal memimpin penyidik Kepolisian saja melainkan penyidik dari lembaga lain.

"Nah Firli karena kontroversial dia harus bisa memutus, 'saya sekarang pemimpin bukan saja KPK. Tapi memimpin kejaksaan kemudian juga dengan kepolisian dalam konteks pemberantasan korupsi'," imbuh Saor.

"Itu kenapa kita dedak dia untuk segera mengundurkan diri. Sehingga tidak pangkatnya 3, nanti mengundurkan diri otomatis pangkatnya lebih daripada 4," jelas Saor.

Sementara, Saor berharap agar Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (Dewas KPK) yang dipilih Presisen Joko Widodo (Jokowi) dan dilantik pada 20 Desember 2019 nanti bisa bekerja mengikuti irama penyidikan di KPK.

Menurutnya, itu karena korupsi adalah kejahatan kerah putih yang dalam upaya pemberantasannya tidak hanya membutuhkan akurasi, akuntabilitas, namun juga kecepatan.

Ia pun meminta agar para Dewas KPK nantinya bisa lebih proaktif.

"Saya berharap Dewas ini lebih mengikuti irama penyidikan supaya mengurangi kecurigaan. Karena faktanya seluruh tersangka dibawa ke pengadilan misalnya kerja-kerja penyidik itu bisa dipertanggungjawabkan," kata Saor.

Baca Juga:

Firli Cs Mulai Jalani Induksi di KPK

Ia pun meminta agar para Dewas nantinya juga bisa lebih terbuka kepada para penyidik KPK khususnya dalam pemberian izin penyadapan.

"Nah, kalau kalau Dewas tidak memberikan izin apa dasarnya tidak memberikan izin padahal kerja-kerja penyidik ini mereka sudah hampir 17 tahun di dalam KPK," pungkas Saor Siagian.(Knu)

Baca Juga:

Jelang Purna Tugas, Pimpinan KPK Minta Publik Tak Curigai Firli Cs

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dianggap Rendahkan Budaya Betawi, Ondel-Ondel Dilarang Ngamen di Jalan
Indonesia
Dianggap Rendahkan Budaya Betawi, Ondel-Ondel Dilarang Ngamen di Jalan

Selain mengganggu ketertiban umum, icon Betawi itu sebagai ajang mengamen dinilai merendahkan kebudayaan Betawi.

Sinta Nuriyah Dapat Gelar Doktor Kehormatan UIN Sunan Kalijaga
Indonesia
Sinta Nuriyah Dapat Gelar Doktor Kehormatan UIN Sunan Kalijaga

Sinta Nuriyah istri mendiang Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) menerima gelar doktor kehormatan atau honoris causa (HC) bidang Sosiologi Agama.

Pengelola Bioskop Ajukan Proposal, Pemprov DKI: XXI Belum Revisi Protokol Kesehatan
Indonesia
Pengelola Bioskop Ajukan Proposal, Pemprov DKI: XXI Belum Revisi Protokol Kesehatan

Proposal itu diajukan oleh mereka pada 3 September 2020 lalu. Proposal tersebut nantinya akan dibahas terlebih dahulu oleh Gugus Tugas Penanganan COVID-19 DKI Jakarta.

Anak Buah Anies Pastikan Penumpang Transportasi Tak Turun Saat Jakarta Diserbu Isu Corona
Indonesia
Anak Buah Anies Pastikan Penumpang Transportasi Tak Turun Saat Jakarta Diserbu Isu Corona

Masyarakat sudah meningkatkan kewaspadaan terkait virus corona

 Solo KLB Corona, 40.000 Warga Miskin Dapat Bantuan Sembako
Indonesia
Solo KLB Corona, 40.000 Warga Miskin Dapat Bantuan Sembako

"Kami ingin meringankan beban warga miskin yang mengalami kesulitan akibat lumpuhnya ekonomi di Solo setelah berstatus KLB Covid-19," ujar Rudy

Tahun Baru Islam 1442 H Momentum Teguhkan Persatuan Menuju Indonesia Maju
Indonesia
Tahun Baru Islam 1442 H Momentum Teguhkan Persatuan Menuju Indonesia Maju

"Mari manfaatkan momentum 1 Muharram 1442 H untuk teguhkan persatuan menuju dan mewujudkan Indonesia maju," kata Menteri Agama Fachrul Razi

Nasib Miris Jurnalis Saat Pandemi COVID-19, Ancaman Kekerasan hingga PHK Massal
Indonesia
Nasib Miris Jurnalis Saat Pandemi COVID-19, Ancaman Kekerasan hingga PHK Massal

Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Pers mencatat ada tiga ancaman nyata yang dialami jurnalis di Indonesia di tengah pandemi COVID-19.

 Pakar Hukum Nilai Kasus Wahyu KPU Bukan Penyuapan Tapi Penipuan
Indonesia
Pakar Hukum Nilai Kasus Wahyu KPU Bukan Penyuapan Tapi Penipuan

"Saya melihat ini lebih kepada penipuan, ada pihak yang mengiming-imingi Harun Masiku dengan permintaan uang tertentu agar menjadi anggota DPR. Tapi nyatanya sampai hari ini keputusan tidak berubah," terang dia

Gerindra: Kalau Ingin Jegal Anies, Jangan Pakai Cara Tak Elegan
Indonesia
Gerindra: Kalau Ingin Jegal Anies, Jangan Pakai Cara Tak Elegan

Untuk pembagian bansos Pemprov DKI sudah menyiapkan anggaran Rp700 miliar

Panitia Pengawas Diam-diam Temui Timses Paslon Pilkada
Indonesia
Panitia Pengawas Diam-diam Temui Timses Paslon Pilkada

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) melarang Panitia Pengawas (Panwas) bertemu dengan pasangan calon atau tim pemenangan pada Pilkada Serentak 2020 secara diam-diam.