Berniat Makamkan Orang Meninggal, Penggali Kubur di Boyolali Temukan Arca Arca bersejarah di temukan warga Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah saat menggali makam, Jumat (10/7). (MP/Ismail)

MerahPutih.com - Sebuah arca bersejarah ditemukan di lokasi Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Dusun Dukuh RT 24 /RW 02, Desa Dukuh, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah.

Arca dalam kondisi tanpa kepala tersebut ditemukan seorang penggali makam saat hendak memakamkan warga setempat yang meninggal dunia.

Baca Juga

5 Situs Peninggalan Megalitikum di Banten

Ketua RT 24 /RW 02, Tujino, mengungkapkan arca tersebut ditemukan penggali kubur pada Selasa (7/7) saat akan memakamkan warga. Arca ukuran sekitar 60x40 cm tersebut ditemukan terpendam di dalam tanah dengan kedalaman 1,5 meter.

"Ada orang kampung meninggal dunia. Penggali kubur ini membuat lubang makam. Tiba-tiba cangkul terbentur benda keras di kedalaman 1,5 meter," ujar Tujino pada MerahPutih.com, Jumat (10/7).

Arca bersejarah di temukan warga Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah saat menggali makam, Jumat (10/7). (MP/Ismail)
Arca bersejarah di temukan warga Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah saat menggali makam, Jumat (10/7). (MP/Ismail)

Setelah ditelusuri, lanjut dia, ditemukan arca setengah badan tanpa kepala. Setelah dicari lagi, kepala arca tidak ditemukan Arca tersebut sekarang dititipkan di rumahnya dan diletakan di taman halaman depan.

"Saya saat itu juga ikut mencari lokasi tanah makam yang masih kosong untuk digali. Sepertinya itu petunjuk. Dan benar saja lokasi yang saya pilih di dalamnya ditemukan arca," papar dia.

Ditemukannya arca tesebut, kata dia, menyebar ditelinga warga hingga akhirnya datang ramai-ramai di TPU untuk menonton arca tersebut. Saat proses penggalian makam, ia juga menemukan batu merah berukuran besar di lokasi temuan arca.

"Nama arca ini namanya apa dan dari abad keberapa saya kurang tahu. Demi keamanan arca ini saya simpan di rumah dan melaporkannya pada pemerintah kecamatan serta kepolisian," kata dia

Dikatakannya, wilayah Pengging, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali memang sering ditemukan benda-benda bersejarah. Dari keterangan orang tua dulu wilayah Pengging adalah bekas kerajaan.

Baca Juga

Desa Doda, Pesona Situs Megatlitikum Misterius di Tanah Tadulako

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Boyolali, Budi Prasetyaningsih, membenarkan adanya temuan arca tersebut dan sudah melakukan pengecekan kondisi arca.

"Saya sudah laporkan BPCB (Balai Pelestarian Cagar Budaya) dalam waktu dekat akan datang melakukan identifikasi arca," tutup Budi. (Ismail/Jawa Tengah)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Operator Terminal Pulogebang Ingin Punya Alat Pendeteksi COVID-19 Karya Anak Bangsa
Indonesia
Operator Terminal Pulogebang Ingin Punya Alat Pendeteksi COVID-19 Karya Anak Bangsa

Jumlah alat deteksi dini COVID-19 itu akan disesuaikan permintaannya berdasarkan tingkat kemampuan pemakaian

Ba'asyir Bakal Pulang, Pendukung Diminta Tidak Datang ke Pesantren Al-Mukmin Ngruki
Indonesia
Ba'asyir Bakal Pulang, Pendukung Diminta Tidak Datang ke Pesantren Al-Mukmin Ngruki

Abu Bakar Ba'asyir divonis pada tanggal 16 Juni 2011 dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara. Pada 2019, sempat ada wacana pemerintah akan memberikan pembebasan bersyarat.

 82 Persen Perguruan Tinggi Sudah Siap Laksanakan PTM
Indonesia
82 Persen Perguruan Tinggi Sudah Siap Laksanakan PTM

Berdasarkan survei yang telah dilakukan Kemendikbudristek, perguruan tinggi maupun swasta sebanyak 82 persen sudah siap melaksanakan PTM.

Integrasi Belum Selesai, Gubernur Minta Perpanjangan Otonomi Khusus Aceh
Indonesia
Integrasi Belum Selesai, Gubernur Minta Perpanjangan Otonomi Khusus Aceh

Pertemuan tersebut juga turut membahas beberapa regulasi dari UUPA yang belum diterbitkan, di antaranya regulasi pelaksanaan dana otonomi khusus yang telah ditetapkan sejak tahun 2008-2020.

Fadli Zon Minta Densus 88 Dibubarkan, Begini Respons Mabes Polri
Indonesia
Fadli Zon Minta Densus 88 Dibubarkan, Begini Respons Mabes Polri

Mabes Polri merespons pernyataan anggota DPR Fadli Zon yang menyarankan agar Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri sebaiknya dibubarkan.

Dinkes DKI Buka Pendaftaran Pelacak Kontak COVID-19, Berminat?
Indonesia
Dinkes DKI Buka Pendaftaran Pelacak Kontak COVID-19, Berminat?

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) membuka kembali pendaftaran petugas Contact Tracer atau pelacak kontak dalam penanganan COVID-19 di ibu kota.

Aktivitas Warga Depok Dibatasi, Pengajian rutin di Luar Tempat Ibadah Ditiadakan
Indonesia
Aktivitas Warga Depok Dibatasi, Pengajian rutin di Luar Tempat Ibadah Ditiadakan

Dadang juga menjelaskan kegiatan olahraga hanya dilakukan yang bersifat mandiri

Holding BUMN Ultra Mikro Bisa Dorong UMKM Naik Kelas
Indonesia
Holding BUMN Ultra Mikro Bisa Dorong UMKM Naik Kelas

Bergabungnya BRI, Pegadaian, dan PNM akan mempermudah pelaku UMKM untuk naik kelas karena mempermudah akses pembiayaan.

Pakar Nilai Penerima Dana Korupsi Asabri Juga Harus Diproses Hukum
Indonesia
Pakar Nilai Penerima Dana Korupsi Asabri Juga Harus Diproses Hukum

Dalam kasus Asabri, penyidik tetap harus mengacu data perdagangan saham secara akurat

Kampus Diminta Bantu Berfikir Perkuat DPD
Indonesia
Kampus Diminta Bantu Berfikir Perkuat DPD

Lahirnya DPD karena sebelumnya tidak adanya check and balances dalam praktek keparlemenan Indonesia. Untuk itu diperlukan sistem bikameral atau kamar kedua, yang mewakili perwakilan dari daerah.