Berlibur di Zona Orange dan Merah Berisiko Tertular COVID-19 Lebih Tinggi Salah satu tempat rekreasi/objek wisata di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) di Kabupaten Bantul, Ahad (19/10/2020). (ANTARA/Syamsuddin Hasan)

MerahPutih.com - Libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama dimanfaatkan warga untuk berlibur ke luar kota atau tempat wisata meskipun pandemi COVID-19 masih belum tuntas.

Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Dr Tri Yunis mengimbau, agar masyarakat yang berlibur mengetahui zona tujuan daerah wisata sehingga bisa mengurangi penyebaran virus corona.

"Pertama, kita harus tahu pergi ke mana. Kalau kita pergi ke kabupaten atau kota zona hijau berarti aman," ujar Tri di Jakarta, Rabu (21/10)

Baca Juga

Separuh Kota di Jawa Timur Berstatus Zona Kuning, Sisanya Zona Orange

Dengan tahu soal zona COVID-19 di daerah tersebut, wisatawan yang ingin berlibur bisa mengantisipasi sedini mungkin dan menghindari daerah zona oranye apalagi merah.

Ia menegaskan masyarakat yang tetap melakukan wisata atau berlibur ke zona oranye atau merah, maka risiko tertular COVID-19 jauh lebih tinggi meskipun hanya sebatas jalan-jalan biasa atau mengunjungi pusat perbelanjaan.

"Bahkan ke zona oranye pun kita tetap berisiko terpapar. Oleh sebab itu, sebaiknya ke zona kuning atau hijau," jelasnya dilansir Antara.

Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia (UI) Dr Tri Yunis. Foto: ANTARA

Meskipun demikian, Dr Tri Yunis mengingatkan masyarakat yang ingin liburan tersebut tetap harus mematuhi protokol kesehatan misalnya memakai masker, menjaga jarak fisik termasuk rajin mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir.

Sementara itu, pimpinan yayasan Al-Fachriyah, Habib Salim Jindan yang juga salah seorang pemateri mengatakan setiap agama yang diakui oleh Pemerintah Indonesia sejatinya mengajarkan tentang kebersihan dan menjaga keimanan.

Ia mengatakan agama Islam juga mengajarkan tentang kebersihan. Bahkan, sejak kecil anak-anak sudah diajarkan oleh orang tuanya untuk menjaga kebersihan misalnya cuci kaki dan menggosok gigi sebelum tidur. Bahkan, setelah bangun tidur pun harus menjaga kebersihan.

"Agama Islam juga mengajarkan cara makan bahkan beradaptasi dengan lingkungan supaya mengutamakan kebersihan," imbuhnya.

Baca Juga

Awas, 20 Tempat di Jabodetabek Berikut Lokasi Paling Rawan Kecelakaan

Oleh karena itu, sebagai tokoh agama, Habib Salim Jindan menyakini setiap agama melalui pemimpin masing-masing mengajarkan tentang kebersihan. (*)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Diminta Transparan Soal Anggaran Rp 405 Triliun Penanganan COVID-19
Indonesia
Pemerintah Diminta Transparan Soal Anggaran Rp 405 Triliun Penanganan COVID-19

Informasi yang terkandung di dalam perpres tersebut sangat terbatas

 Pemprov DKI Sudah Bahas Potensi Gugatan Warga Akibat Banjir di Jakarta
Indonesia
Pemprov DKI Sudah Bahas Potensi Gugatan Warga Akibat Banjir di Jakarta

Juani mengaku, Pemprov DKI akan siap mengadapi bila rencana gugatan itu benar-benar dilayangkan warga DKI.

 Atasi Banjir, Pemerintah Diminta Merestorasi Bangunan dari Hulu ke Hilir
Indonesia
Atasi Banjir, Pemerintah Diminta Merestorasi Bangunan dari Hulu ke Hilir

"Yang diperlukan Daerah Aliran Sungai (DAS) kita adalah restorasi sungai yang menyeluruh dari hulu ke hilir," ujar Elisa kepada wartawan, Senin (6/1).

10 Pejabat Dicopot, Pembatalan HGB PT Salve Menabrak Sejumlah Aturan Menteri
Indonesia
10 Pejabat Dicopot, Pembatalan HGB PT Salve Menabrak Sejumlah Aturan Menteri

Setelah SHGB dibatalkan, lalu diterbitkan Pendaftaran Tanah Sistem Lengkap (PTSL).

Akui Bansos Belum Tersalurkan, Jokowi Mohon Warga Sabar Tunggu Dikirim
Indonesia
Akui Bansos Belum Tersalurkan, Jokowi Mohon Warga Sabar Tunggu Dikirim

Misalnya BLT desa, yang diterima masyarakat kurang lebih 10 persen.

DPR Kritik Rencana Kemenperin Soal RSNI untuk Masker Kain
Indonesia
DPR Kritik Rencana Kemenperin Soal RSNI untuk Masker Kain

Anggota Komisi VI DPR RI Achmad Baidowi mengkritik rencana Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang tengah merumuskan Rancangan Standar Nasional Indonesia (RSNI) untuk masker dari kain.

  KPK Belum Terima Salinan Putusan PK Penyuap Eks Ketua MK Akil Mochtar
Indonesia
KPK Belum Terima Salinan Putusan PK Penyuap Eks Ketua MK Akil Mochtar

Febri juga mengklarifikasi informasi sumir soal vonis bebas Umar Samiun yang dilontarkan oleh kuasa hukum Umar, Dian Farizka. Dia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar.

Menkes Terawan Bicara Soal Observasi Virus Corona hingga Pulau Khusus Penyakit Menular
Indonesia
Menkes Terawan Bicara Soal Observasi Virus Corona hingga Pulau Khusus Penyakit Menular

Penunjukan pulau khusus penyakit menular sudah diinstruksikan oleh Presiden Jokowi usai merebaknya penyebaran virus corona di Kota Wuhan.

Lonjakan Kasus COVID-19 Tak Kunjung Henti, Ketua MPR Sindir Kesadaran Pemerintah
Indonesia
Lonjakan Kasus COVID-19 Tak Kunjung Henti, Ketua MPR Sindir Kesadaran Pemerintah

Bamsoet mendesak pemerintah dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 meningkatkan kesadaran dari terbentuknya klaster-klaster baru penyebaran.

Jadi Deklarator KAMI, Gatot Nurmantyo Keluhkan Kondisi Ekonomi, Sosial, dan Ideologi
Indonesia
Jadi Deklarator KAMI, Gatot Nurmantyo Keluhkan Kondisi Ekonomi, Sosial, dan Ideologi

Menurut dia, hal itu harus dibenahi agar Indonesia terus berdiri.