Berkunjung ke Kawasan Puncak Bogor Wajib Bawa Surat Bebas COVID-19 Pengalihan arus ke Puncak Bogor. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Pemerintah Kabupaten Bogor bersama kepolisian kembali menggelar operasi pemeriksaan surat hasil rapid (swab) antigen di kawasan Puncak Bogor, Jawa Barat, pada akhir pekan ini. Kebijakan ini diambil sebagai langkah pencegahan penularan virus COVID-19.

Bupati Bogor Ade Yasin menerangkan, operasi yustisi atau pemeriksaan surat rapid antigen hanya khusus kendaraan pelat luar Bogor seperti Jakarta.

Baca Juga

Bogor Kembali Terapkan Ganjil-Genap di Akhir Pekan

Ia menambahkan, operasi pemeriksaan antigen itu dimulai Sabtu (19/6) sampai Minggu (20/6) di Simpang Gadog, Puncak Bogor.

"Kami fokus prioritas wisatawan, wajib bawa hasil antigen," ungkap Ade kepada wartawan, Jumat (18/6).

Bagi siapapun yang tidak membawa surat hasil rapid antigen, menurut Ade, maka tidak akan diperkenankan melanjutkan perjalanan ke atas Puncak Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin saat hadir dalam pelantikan kepengurusan PABPDSI Kabupaten Bogor periode 2021-2027 di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). (ANTARA/HO-Pemkab Bogor)
Bupati Bogor, Ade Yasin saat hadir dalam pelantikan kepengurusan PABPDSI Kabupaten Bogor periode 2021-2027 di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (17/6/2021). (ANTARA/HO-Pemkab Bogor)

Ade memastikan, operasi ini bukan melarang, namun semata-mata untuk membatasi wisatawan demi menurunkan serta membatasi penyebaran virus di Kabupaten Bogor.

"Kalau nggak mau taat nggak usah lah ke sini (Puncak). Supaya nggak kenceng juga penularan COVID-19," tutur Ade menegaskan.

Karena itu, ia meminta tim Satgas COVID-19 serius dan tegas dalam memeriksa prokes para turis yang hendak berkunjung untuk berlibur.

Untuk kendaraan pelancong yang kedapatan tidak membawa bukti surat rapid tes antigen atau melanggar prokes COVID-19 akan diberi sanksi lalu akan diputarbalik ke tempat asalnya.

“Jadi kita lebih fokus yang lama yaitu pemeriksaan rapid antigen prioritas wisatawan," pungkas Ade. (Knu)

Baca Juga

Mulai Besok, Ganjil Genap Berlaku di Bogor dan Kafe Wajib Tutup Jam 9 Malam

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
RUU Otsus Papua Akomodir Badan Khusus di Bawah Koordinasi Presiden
Indonesia
RUU Otsus Papua Akomodir Badan Khusus di Bawah Koordinasi Presiden

pemerintah awalnya berencana mengubah tiga pasal dalam UU Otsus Papua, yaitu Pasal 1 tentang Ketentuan Umum, Pasal 34 tentang dana otsus, dan Pasal 76 tentang pemekaran daerah.

Alasan Pesohor GA Tidak Layak Dipidana
Indonesia
Alasan Pesohor GA Tidak Layak Dipidana

Selama konten tersebut adalah kepentingan pribadi, sekalipun sebagai pemeran dalam suatu konten, ketentuan hukum dan konstitusi di Indonesia melindungi hak tersebut.

Jokowi Tegaskan Tak Ada Tempat untuk Kelompok Kriminal Bersenjata
Indonesia
Jokowi Tegaskan Tak Ada Tempat untuk Kelompok Kriminal Bersenjata

Brigjen TNI I Gusti Putu Danny pada Minggu (25/4) terjebak aksi saling tembak

Minggu (13/12), 617.820 Kasus COVID-19 di Indonesia
Indonesia
Minggu (13/12), 617.820 Kasus COVID-19 di Indonesia

Kasus COVID-19 di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Data per Minggu (13/12), terdapat 6.189 kasus baru Corona.

Puan Harap Kejagung Jadi Panglima Pemberantasan Korupsi
Indonesia
Puan Harap Kejagung Jadi Panglima Pemberantasan Korupsi

Kejaksaan RI, pinta Puan, mengedepankan kepentingan rakyat dalam pengusutan kasus, terutama terkait tindak pidana korupsi.

Kartu Vaksin Palsu Jadi Ladang Bisnis, Tiga Pelaku Diringkus
Indonesia
Kartu Vaksin Palsu Jadi Ladang Bisnis, Tiga Pelaku Diringkus

Polisi meringkus tiga orang tersangka kasus penipuan berkedok pembuatan kartu vaksinasi. Mereka masing-masing berinisial SS, SKY, dan IS.

Penyebab Hujan Lebat di Jawa Barat Versi BMKG
Indonesia
Penyebab Hujan Lebat di Jawa Barat Versi BMKG

BMKG memprediksikan dalam periode sepekan kedepan, hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir berpotensi terjadi di berbagai wilayah

Pemerintah Mulai Vaksinasi Guru dan Tenaga Kependidikan
Indonesia
Pemerintah Mulai Vaksinasi Guru dan Tenaga Kependidikan

Targetnya pada bulan Juni nanti lima juta guru, tenaga pendidik, dan kependidikan.

 Pakai Dosis AstraZeneca, Vaksin Keliling DKI 6 September Sasar 7 Titik
Indonesia
Pakai Dosis AstraZeneca, Vaksin Keliling DKI 6 September Sasar 7 Titik

Langkah ini sebagai upaya pemerintah menangani COVID-19 dan upaya untuk mempercepat penyelesaian pandemi COVID-19

Unggah Konten SARA, Relawan Jokowi Minta Diselesaikan Secara Pribadi
Indonesia
Unggah Konten SARA, Relawan Jokowi Minta Diselesaikan Secara Pribadi

akun Facebook atas nama Ambroncius Nababan mengunggah konten diduga bernuansa rasis terhadap mantan Anggota Komnas HAM Natalius Pigai dengan salah satu hewan.