Berkunjung ke Bengkulu, Ma'ruf Amin Sindir Statement 2030 Indonesia Bubar Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA FOTO

MerahPutih.com - Calon Wakil Presiden (cawaprea) nomor urut 01, Ma'ruf Amin melakukan safari politik ke Bengkulu. Meski merasa lelah setelah melakoni debat cawapres Minggu (17/3) kemarin, namun rasa lelah itu hilang saat dirinya bersilaturahmi dengan masyarakat.

"Saya capek usai debat tapi kemarin saya ke Jawa Timur, ke Gresik, lalu ke Madura, hari ini langsung ke sini (Bengkulu)," ujar Ma'ruf saat menghadiri dialog antarumat beragama, di Bengkulu, Rabu (20/3).

Dalam kesempatan itu, Ketua Majelis Ulama Indonesia mengajak masyarakat Bengkulu agar membangun solidaritas, keutuhan, keberagaman dalam membangun bangsa, dan negara.

Ma'ruf mengungkapkan bahwa saat ini bangsa Indonesia di bawah pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla (JK) tengah melakukan pembangunan besar-besaran di samping juga membangun optimisme sumber daya manusia.

Sayangnya menurut dia, di tengah-tengah optimisme pembangunan justru ada pihak-pihak yang kemudian membangun narasi psimisme dengan menyebut Indonesia akan bubar pada 2030.

"Ada yang bilang Indonesia punah, memangnya dinosaurus apa, binatang purba itu bisa punah, tapi kita ingin membangun Indonesia maju makmur sejahtera," katanya.

Ma'ruf melanjutkan, ada sebagian pihak yang masih bingung saat dirinya memunculkan istilah tol langit. Bahkan istilah itu dianggap 'konyol' oleh sebagian elit tertentu tanpa mencari tahu makna dari istilah tersebut.

Menurut dia, tol langit itu merupakan salah satu keberhasilan Jokowi dalam upaya memperkuat jaringan internet salah satunya dengan meluncurkan satelit Palapa Ring.

"Satelit ini ikut mempermudah perkembangan industri baru berbasis teknologi seperti perusahaan startup dan unicorn," ungkapnya. (Asp)

Baca Juga: Pidato Prabowo soal Indonesia Bubar 2030, Masinton: Tidak Perlu Dibesar-besarkan

Kredit : asropih


Zaimul Haq Elfan Habib

LAINNYA DARI MERAH PUTIH