Berkendara Lupa Bawa STNK, Siap-Siap Dibui 2 Bulan Warga melakukan transaksi pembayaran langsung denda tilang usai acara penandatangan Nota Kesepahaman Easy Tilang di Pengadilan Negeri Sidoarjo, Jawa Timur, Kamis (1/12). ANTARA FOTO/Umarul Faruq

MerahPutih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan melakukan penindakan berupa tilang apabila mendapatkan pengendera yang tak melengkapi surat-surat kendaraannya. Terlebih, jika Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) telah mati atau tak diperpanjang.

Kasubdit Bin Gakkum Dit Lantas Polda Metro Jaya AKBP Muhammad Nasir mengatakan, pihaknya akan memberikan sanksi tilang terhadap pengendara apabila mereka tak dapat menunjukkan STNK sesuai ketentuan Polri.

Baca Juga

Telat Bayar Tilang Elektronik, 9.100 Lebih STNK Diblokir

"Pasal 288 UU No 22 tahun 2009, Dihukum 2 bulan kurungan atau denda Rp 500 ribu bila tidak dapat menunjukan STNK sesuai yang ditentukan oleh Polri," kata Nasir dalam keterangannya, Jakarta, Rabu (16/10).

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Mohammad Nasir (Foto: antaranews)
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Mohammad Nasir (Foto: antaranews)

Pasal 288 Undang-undang No 22 tahun 2009 tersebut berbunyi :

'Setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor di Jalan yang tidak dilengkapi dengan Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor atau Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor yang ditetapkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 106 ayat (5) huruf a dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 (dua) bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 (lima ratus ribu rupiah)'.

Baca Juga

Nyetir Sambil Main HP, Siap-Siap Kena Tilang Elektronik

Ia pun menegaskan untuk STNK yang tidak diperpanjang masa berlakunya. Maka STNK tersebut secara pasti dinyatakan tak dapat berlaku.

"Setiap STNK wajib di registrasi setiap tahun. Bila tidak, maka STNK tidak berlaku atau mati," tegasnya.

Apa yang ia katakan tersebut sesuai dengan Pasal 70 Undang-undang nomor 22 tahun 2009.

"Pasal 70 UU No 22 tahun 2009 wajib dilaksanakan pengesahan setiap tahun," ujarnya.

Baca Juga

Sering Disepelekan, 5 Hal Ini Bisa Bikin Kamu Kena Tilang Polisi

Berikut bunyi Pasal 70 Undang-undang nomor 22 tahun 2009 :

(1) Buku Pemilik Kendaraan Bermotor berlaku selama kepemilikannya tidak dipindahtangankan.

(2) Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor berlaku selama 5 (lima) tahun, yang harus dimintakan pengesahan setiap tahun.

(3) Sebelum berakhirnya jangka waktu sebagaimana dimaksud pada ayat (2), Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor wajib diajukan permohonan perpanjangan. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH