Berkas Perkara Streaming Ilegal Tayangan Sepak Bola Diproses ke Kejaksaan Ilustrasi Streaming Ilegal. (Istimewa)

MerahPutih.com - Berkas perkara streaming ilegal siaran langsung sepak bola di wilayah Jawa Tengah dinyatakan telah lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah. Ini adalah tindak lanjut dari penetapan tersangka oleh pihak Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah.

Atas perbuatan tersebut, tersangka mendapat ancaman pidana maksimal hingga 10 tahun penjara dan denda Rp4 miliar, sesuai dengan ketentuan pasal 118 dan/atau Pasal 113 Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

Ini berdasarkan laporan dari Mola TV selaku pemegang lisensi MOLA TV Content & Channels. Perbuatan pidana dilakukan melalui laman "bolasiar.live, bolasiar.net, bolasiar.xyz, dan 62.210.88.55."

Baca Juga:

Kerusuhan Meluas hingga Menteng, Polisi Minta Warga Tak Keluar Rumah

Kanit I Subdit I Direktorat Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Tengah Kompol Edi Purnomo mengatakan, telah menyerahkan tersangka dan barang bukti ke jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah pada tanggal 1 Oktober 2020.

“Hasil penyidikan perkara website Bolasiar yang dilakukan oleh Penyidik Unit I Subdit I Ditreskrimsus Polda Jateng berdasarkan Laporan Polisi Nomor: LP Nomor: LP/B/253/VII/2020/Jateng/Ditreskrimsus tanggal 9 Juli 2020 dengan Terlapor Sdr IW telah dinyatakan lengkap (P-21) oleh jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah," tutur Edi Purnomo, seperti dikutip Bolaskor.com.

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/mohamed_hassan)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/mohamed_hassan)

Tim kuasa hukum MOLA TV Uba Rialin menerangkan, upaya hukum terpaksa diambil. Sejak awal pihaknya telah beritikad baik dengan mengumumkan hak atas tayangan MOLA Content & Channels di surat kabar nasional dan melakukan sosialisasi, serta melakukan pendekatan persuasif kepada khalayak umum secara intensif.

Mereka melakukan itu di beberapa kota, termasuk Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Denpasar, Medan, Batam, Makassar, dan Balikpapan. Mereka juga telah memberikan peringatan kepada pihak-pihak yang diduga melakukan pelanggaran. Namun, upaya-upaya sebagaimana disebutkan di atas tetap diabaikan.

"Langkah ini sebagai bukti kalau kita harus berjuang dengan tindakan nyata khususnya terkait kasus pelanggaran hak cipta atas tayangan yang dimiliki secara sah ini,” tutur Uba Rialin.

“Kami sangat menyayan gkan kejadian ini karena kami sudah berusaha bersikap kooperatif, di mana sebelum memulai suatu prosedur hukum atas kasus dugaan pelanggaran tertentu kami memastikan untuk selalu membuka pintu dialog dan kerjasama, namun apa daya usaha tersebut tidak diindahkan dan pelanggaran tetap terjadi,” imbuhnya.

Baca Juga:

Massa Demo UU Cipta Kerja Lemparkan Bola Berisi Cairan Kimia ke Polisi

Ditegaskan oleh Uba Rialin, seluruh tayangan MOLA Content & Channels lekat dengan hak-hak ekonomi MOLA TV yang tidak dapat dipergunakan tanpa kerja sama, izin, ataupun persetujuan tertulis. Segala bentuk penayangan, publikasi, atau kegiatan apapun terkait di wilayah Negara Republik Indonesia melalui media apapun juga yang dilakukan tanpa ijin, persetujuan tertulis di area atau dengan tujuan komersil adalah pelanggaran hukum yang memiliki konsekuensi hukum.

Aparat penegak hukum secara intensif akan terus melakukan investigasi dan menindak secara hukum termasuk sanksi pidana terhadap para terduga pelaku pelanggaran hak cipta atas tayangan MOLA Content & Channels di Indonesia, seperti misalnya para penyelenggara layanan streaming ilegal/pembajak konten, penyelenggara kegiatan nonton bareng tanpa izin, pengedar, penyebar, pelaku endorsement di media sosial maupun pengguna/pembeli konten ilegal atas tayangan MOLA Content & Channels. (*)

Baca Juga:

Dampak Pilkada di Tengah Pandemi Versi Guru Besar UI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Wagub DKI Singgung Rizieq Soal Protokol Kesehatan
Indonesia
Wagub DKI Singgung Rizieq Soal Protokol Kesehatan

Rizieq Shihab harus mengatur jadwal kunjungan tamu-tamunya serta menerapkan 3M.

PPP Nilai Jokowi-Ma'ruf Berhasil Tunjukkan Proses Konsolidasi Politik
Indonesia
PPP Nilai Jokowi-Ma'ruf Berhasil Tunjukkan Proses Konsolidasi Politik

Dalam bidang hukum, masih ada tantangan penegakan supremasi hukum

Cegah Corona, Anies Imbau Warga Tunda Resepsi Pernikahan
Indonesia
Cegah Corona, Anies Imbau Warga Tunda Resepsi Pernikahan

Menurut Anies penanggulangan penularan virus mematikan dari kota Wuhan, Tiongkok ini tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah, seluruh warga juga harus bekerja bersama.

Ini yang Dilakukan Muhamad Sebelum Meluncur ke TPS
Indonesia
Ini yang Dilakukan Muhamad Sebelum Meluncur ke TPS

Mantan Sekda Tangsel periode 2015-2020 itu akan mencoblos di TPS 29

Update COVID-19 Sabtu (14/11): Penderita Corona yang Sembuh Tembus 388 Ribu
Indonesia
Update COVID-19 Sabtu (14/11): Penderita Corona yang Sembuh Tembus 388 Ribu

Sementara itu kasus meninggal bertambah 111 menjadi 15.148 orang

Antisipasi Lonjakan Harga, Pasar Jaya Siapkan Stok Pangan saat Natal dan Tahun Baru
Indonesia
Antisipasi Lonjakan Harga, Pasar Jaya Siapkan Stok Pangan saat Natal dan Tahun Baru

"Penyiapan kebutuhan juga dilakukan di seluruh gerai pangan yang dikelola oleh Pasar Jaya," papar Manager Umum dan Humas Perumda Pasar Jaya, Gatra Vaganza

Menkes Kesal Indonesia Disebut Tak Mampu Deteksi Virus Corona
Indonesia
Menkes Kesal Indonesia Disebut Tak Mampu Deteksi Virus Corona

Terawan menerangkan bahwa pencegahan yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mencegah adanya virus novel corona sudah sesuai dengan standar internasional.

[HOAKS atau FAKTA]: Petinggi GP Ansor dan Banser Cium Tangan Paus Fransiskus
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Petinggi GP Ansor dan Banser Cium Tangan Paus Fransiskus

Terlihat salah seorang dari rombongan mencium tangan Paus Fransiskus.

Buntut Kasus Surat ke Camat, Andi Taufan Mundur dari Stafsus Milenial Jokowi
Indonesia
Dirut Jiwasraya Bantah Rekayasa Hasil Laporan Keuangan 2018
Indonesia