Berkas Perkara Aktivis KAMI Dinyatakan Lengkap Rilis penangkapan petinggi KAMI di Mabes Polri. Foto: ANTARA

MerahPutih.com - Jaksa penuntut umum (JPU) menyatakan berkas perkara aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Syahganda Nainggolan dan Jumhur Hidayat telah lengkap atau P-21.

“Berkas perkara tersangka atas nama SN dan tersangka MJH alhamdullilah berkas perkara sudah dinyatakan P-21,” kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono kepada wartawan di Gedung Bareskrim, Jakarta Selatan, Jumat (27/11).

Adapun berkas perkara Syahganda dinyatakan lengkap pada 20 November 2020. Sementara, berkas perkara Jumhur dinyatakan lengkap pada 24 November 2020.

Baca Juga:

Polisi Limpahkan Berkas Perkara Pentolan KAMI ke Kejaksaan

Penyidik bakal melakukan pelimpahan tahap II atau melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada JPU pada minggu pertama Desember 2020.

Begitu pula satu aktivis KAMI lain yang menjadi tersangka dalam kasus yang sama, yakni Anton Permana dinyatakan belum lengkap oleh JPU. Sehingga dikembalikan kepada penyidik agar diperbaiki.

Polisi sudah mengembalikan berkas perkara yang telah dilengkapi ke JPU.

Karopenmas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. (ANTARA/ HO-Polri)
Karopenmas Polri Brigjen Pol Awi Setiyono. (ANTARA/ HO-Polri)

Begitu pula dengan tersangka DW selaku pemilik akun Twitter @podoradong. Berkasnya sempat dinyatakan belum lengkap. Penyidik sudah mengembalikan berkas perkara DW yang telah dilengkapi kepada JPU.

Berkas satu tersangka lain dalam kasus ini yakni inisial KA telah dinyatakan lengkap. Penyidik telah melakukan pelimpahan tahap II pada 24 November 2020.

Masih terdapat empat tersangka lain terkait aksi di Medan, Sumatera Utara.

Baca Juga:

Sejumlah Tahanan Bareskrim Positif Corona, Termasuk Petinggi KAMI dan Gus Nur

Keempat tersangka yakni, KA, JG, NZ, WRP. Adapun KA atau Khairi Amri merupakan Ketua KAMI Medan.

Unggahan empat tersangka dalam grup aplikasi WhatsApp bernama “KAMI Medan” diduga mengandung ujaran kebencian atau hasutan. Sehingga menyebabkan aksi menolak UU Cipta kerja di Medan berujung anarkistis.

Berkas perkara untuk keempat tersangka itu juga dinyatakan belum lengkap oleh JPU.

Penyidik telah melengkapi berkas perkara keempat tersangka sesuai permintaan JPU. (Knu)

Baca Juga:

Penyidik Bareskrim Mendadak Tunda Periksa Pentolan KAMI

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kejagung Periksa Tiga Pejabat OJK Soal Korupsi Jiwasraya
Indonesia
Kejagung Periksa Tiga Pejabat OJK Soal Korupsi Jiwasraya

Ke-24 orang saksi yang diperiksa adalah pengurus maupun karyawan perusahaan manager investasi serta karyawan PT Asuransi Jiwasraya

Seribu Lebih Pengungsi Merapi Dievakuasi ke Empat Kabupaten
Indonesia
Seribu Lebih Pengungsi Merapi Dievakuasi ke Empat Kabupaten

Warga paling banyak dievakuasi ke Kabupaten Magelang

Gerindra Tegaskan Pansus Banjir Bukan untuk Jatuhkan Anies
Indonesia
Gerindra Tegaskan Pansus Banjir Bukan untuk Jatuhkan Anies

"Kalau mau jatuhkan lewat pansus, sebaiknya banyak belajar dululah," kata Taufik di Jakarta.

Kereta Api Kembali Beroperasi, Stasiun di Cirebon Mulai Lakukan Persiapan
Indonesia
Kereta Api Kembali Beroperasi, Stasiun di Cirebon Mulai Lakukan Persiapan

PT KAI Daop 3 Cirebon mulai melakukan persiapan di stasiun untuk memenuhi standar protokol kesehatan COVID-19

Tak Terdampak COVID-19, Penjualan Hewan Kurban di Yogyakarta Meningkat
Indonesia
Tak Terdampak COVID-19, Penjualan Hewan Kurban di Yogyakarta Meningkat

Pembelian hewan kurban tak hanya datang dari warga Yogyakarta saja. Namun juga dari daerah lainnya.

Gerebek Panti Pijat Vins 3 di Gading Serpong, Polisi Amankan Terapis hingga Tamu
Indonesia
Gerebek Panti Pijat Vins 3 di Gading Serpong, Polisi Amankan Terapis hingga Tamu

Polres Tangerang Selatan menggerebek sebuah panti pijat di kawasan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Jika untuk Kepentingan Pribadi, Artis yang Diduga Buat Adegan Porno Tak Bisa Dipidana
Indonesia
Harapan Novel Baswedan untuk Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo
Indonesia
Harapan Novel Baswedan untuk Calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo

Presiden Joko Widodo telah mengajukan nama Komjen Listyo Sigit Prabowo sebagai calon tunggal Kapolri ke DPR pada Rabu (13/1).

[HOAKS atau FAKTA]:Gubernur Sumut Bolehkan Salat di Masjid Saat COVID-19
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]:Gubernur Sumut Bolehkan Salat di Masjid Saat COVID-19

Edy hanya pernah menyatakan agar umat Islam tidak meninggalkan masjid pada pertengahan bulan Maret 2020

 Purnomo Resmi Mundur Sebagai Bakal Cawali, Rudy: Suratnya Belum Saya Proses
Indonesia
Purnomo Resmi Mundur Sebagai Bakal Cawali, Rudy: Suratnya Belum Saya Proses

"Benar saya telah menerima surat dari Purnomo yang mundur dari bakal cawali yang diusung DPC PDIP Solo.Namun, saya masih belum memprosesnya," ujar Rudy