Berkas Kasus Terorisme Lengkap, Munarman Segera Duduk di Kursi Pesakitan Penangkapan Munarman. (Foto: Antara)

Merahputih.com - Polri dalam waktu dekat akan menyerahkan berkas kekurangan terkait kasus dugaan terorisme dengan tersangka mantan Sekretaris FPI Munarman. Berkas tersebut kini sudah lengkap alias P21 dan siap untuk disidangkan.

"Penyidik Polri telah melengkapi untuk memenuhi berkas perkara tersebut," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan, kepada wartawan, Senin (4/10).

Baca Juga:

Densus Masih Proses Munarman untuk Selesaikan Kasus Dugaan Terorisme

Munarman ditangkap di rumahnya, Perumahan Modern Hills, Tangerang Selatan, 27 April 2021 lalu. Munarman ditempatkan sementara di sel Narkoba Polda Metro Jaya.

Dia diduga terlibat dalam sejumlah aksi pembaiatan. "Baiat di Makassar yang ISIS," ungkap Ramadhan.

Dalam kasus ini, Polri mengklaim mengamankan cairan TATP (triaceton triperoxide) saat melakukan penggeledahan di bekas Markas FPI, Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Penangkapan Munarman. (Foto: Antara)
Penangkapan Munarman. (Foto: Antara)

Ramadhan mengungkapkan bahan peledak itu identik dengan bahan peledak yang diamankan dari terduga teroris di Condet, Jakarta Timur dan Bekasi. Mereka ketika itu ditangkap lebih dahulu oleh Densus 88 Antiteror Polri pada akhir Maret 2021.

"Ini merupakan aseton yang digunakan untuk bahan peledak yang mirip dengan yang ditemukan di Condet, dan Bekasi," ungkap Ramadhan.

Baca Juga:

Densus 88 Masih Dalami Keterkaitan Munarman dengan Jaringan Teroris

Selain itu, barang bukti lain yang diamankan yakni serbuk mengandung nitrat tinggi. Kemudian dokumen serta atribut FPI.

Barang yang ditemukan dari hasil penggeledahan tadi akan dilakukan penelitian dan pemeriksaan oleh Puslabfor. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Tindak Pelanggar, Polresta Cirebon Lakukan Patroli PPKM Darurat
Indonesia
Tindak Pelanggar, Polresta Cirebon Lakukan Patroli PPKM Darurat

Polisi meminta masyarakat memahami situasi saat ini sehingga harus meningkatkan kesadarannya untuk tidak beraktivitas keluar rumah jika tidak ada keperluan yang sangat mendesak.

Pilkada Serentak Berakhir, PBNU Ingatkan Masyarakat tak Bikin Gaduh
Indonesia
Pilkada Serentak Berakhir, PBNU Ingatkan Masyarakat tak Bikin Gaduh

“PBNU mengajak kepada semua pihak untuk menjaga situasi dan jangan sampai gaduh,” tulis PBNU.

Bakal Proses Hukum Rizieq, Jaksa Jamin Tak Lakukan Penzaliman
Indonesia
Bakal Proses Hukum Rizieq, Jaksa Jamin Tak Lakukan Penzaliman

Kejaksaan Agung sangat berhati-hati memahami petunjuk yang diberikan Mabes Polri

KY Berwenang Analisis Putusan Terkait Vonis Pinangki
Indonesia
KY Berwenang Analisis Putusan Terkait Vonis Pinangki

KY berwenang apabila terdapat pelanggaran perilaku dari hakim

2 Orang Meninggal Akibat Banjir di Indramayu dan Subang
Indonesia
2 Orang Meninggal Akibat Banjir di Indramayu dan Subang

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebagian besar wilayah Indonesia atau 96 persen dari 342 Zona Musim saat ini telah memasuki musim hujan.

Banjir Landa Kawasan Wisata Senggigi Lombok Barat
Indonesia
Banjir Landa Kawasan Wisata Senggigi Lombok Barat

Genangan air sudah mencapai semata kaki orang dewasa dan jembatan sudah mulai goyang karena diterjang banjir dari luapan Sungai Meninting.

Agar Ekonomi Pulih, Warga Bandung Diharap Taat Protokol Kesehatan
Indonesia
Agar Ekonomi Pulih, Warga Bandung Diharap Taat Protokol Kesehatan

Pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung dari sektor pajak diperkirakan turun karena terdampak PPKM Darurat dan PPKM Level 4.

Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup saat Malam Tahun Baru
Indonesia
Jalan Sudirman-Thamrin Ditutup saat Malam Tahun Baru

Pada malam pergantian tahun di ibu kota, akan ada penutupan di ruas jalan Sudirman-Thamrin, Jakarta Pusat.

Survei NSN: PDIP dan PSI Kuasai DKI Jika Pemilu Digelar Saat Ini
Indonesia
Survei NSN: PDIP dan PSI Kuasai DKI Jika Pemilu Digelar Saat Ini

PSI sejak menduduki kursi di DPRD DKI Jakarta menyedot perhatian publik di ibukota dan secara nasional

Kemenkes Tetap Lakukan Surveilans Evaluasi Pelaksanaan PTM
Indonesia
Kemenkes Tetap Lakukan Surveilans Evaluasi Pelaksanaan PTM

Dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka, sekolah harus memastikan telah menyiapkan protokol kesehatan dengan baik di lingkungan sekolah.