Berkas Kasus Narkobanya Rampung, AKBP Benny Alamsyah Segera Disidangkan Mantan Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Benny Alamsyah (Foto: antaranews)

MerahPutih.Com - Berkas kasus dugaan penyalahgunaan narkoba yang menjerat mantan Kapolsek Metro Kebayoran Baru, AKBP Benny Alamsyah ternyata sudah dilimpahkan ke pihak Kejaksaan.

"Berkas tahap pertama sudah dikirim. P19 sudah dilengkapi semuanya," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (22/11).

Baca Juga:

Pakai Narkoba, AKBP Benny Alamsyah Langsung Dipenjara

Pihaknya tengah menunggu kabar dari Kejaksaan soal apakah berkas dinyatakan lengkap atau P21 untuk segera disidangkan atau justru dipulangkan untuk diperbaiki.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus (MP/Rina Garmina)

Dia menjelaskan kalau kasus ini sebenarnya bukan kasus baru, melainkan sudah bergulir sejak 2 Agustus lalu. Maka dari itu kasus sudah sampai tahap pemberkasan.

"Tanggal 17 Oktober (pelimpahan tahap satu)," katanya.

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya, Irjen Gatot Edy Pramono mengatakan kasus ini sudah terjadi beberapa bulan lalu. Saat ruangan Benny digeledah, benar saja ditemukan barang haram tersebut di sana.

Baca Juga:

Pesta Sabu Kapolsek Kebayoran Baru Bikin Malu Polri

"Ada ditemukan beberapa di sana di tempatnya, di kantornya. Kita melakukan kegiatan sidak di sana. Oleh karena itu, kita lihat hasil pemeriksaannya kalau dia melewati batas tentunya kita lakukan pidana nanti," pungkasnya.(Knu)

Baca Juga:

Kapolri Copot Wadir Narkoba Polda Kalbar Pembawa Sabu

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ada 1100 Mobil Nunggak Pajak, BPRD DKI Akui Sulit Telusuri Pemiliknya
Indonesia
Ada 1100 Mobil Nunggak Pajak, BPRD DKI Akui Sulit Telusuri Pemiliknya

BPRD memiliki kesulitan dalam melakukan penertiban

Update Kasus Corona DKI Senin (26/10): 101.897 Positif, 87.977 Orang Sembuh
Indonesia
Update Kasus Corona DKI Senin (26/10): 101.897 Positif, 87.977 Orang Sembuh

Pemprov DKI Jakarta menyampaikan perkembangan terkini kasus corona di ibu kota Senin (26/10).

Guru NU Kritisi Nadiem yang Dinilai Kedepankan Teknologi Daripada Humanisme
Indonesia
Guru NU Kritisi Nadiem yang Dinilai Kedepankan Teknologi Daripada Humanisme

Nadiem pun lebih mementingkan kebijakan ke depan tanpa memperhatikan sejarah perjalanan pendidikan di Indonesia

Ini Pandangan Muhammadiyah-NU Soal Pancasila Menurut Hasil Penelitian UI
Indonesia
Ini Pandangan Muhammadiyah-NU Soal Pancasila Menurut Hasil Penelitian UI

Peneguhan sikap Muhammadiyah dan NU mengenai Pancasila tersebut sekaligus menjadi kritik dan perlawanan atas upaya-upaya kelompok tertentu.

Dilirik Nasdem Jadi Capres 2024, Anies: Rileks Dulu Saja
Indonesia
Dilirik Nasdem Jadi Capres 2024, Anies: Rileks Dulu Saja

Anies Rasyid Baswedan mengaku kurang tepat masuk dalam bursa calon presiden (capres) Partai Nasdem di Pilpres 2024 mendatang.

PSBB Pertama di Luar Jawa, Menkes Setujui Berlaku di Kota Pekanbaru
Indonesia
PSBB Pertama di Luar Jawa, Menkes Setujui Berlaku di Kota Pekanbaru

Keputusan PSBB untuk Pekanbaru ditetapkan berdasarkan surat Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/Menkes/250/2020 yang ditandatangani oleh Menkes pada tanggal 12 April 2020.

Kemenhub Bantah Perbolehkan Mudik
Indonesia
Kemenhub Bantah Perbolehkan Mudik

Kemhub menegaskan bahwa mudik tetap dilarang dan sama sekali tidak ada pengecualian.

Puluhan Penghuni Asrama Bethel di Tanah Abang Positif Corona
Indonesia
Puluhan Penghuni Asrama Bethel di Tanah Abang Positif Corona

180 orang karantina mandiri akibat munculnya kluster baru di Asrama Sekolah Tinggi Teologi Bethel Indonesia.

 Rencana Pemerintah Berlakukan Darurat Sipil Berpotensi Picu Suasana Chaos
Indonesia
Rencana Pemerintah Berlakukan Darurat Sipil Berpotensi Picu Suasana Chaos

Ia melanjutkan, saat ini selain menghadapi ancaman COVID-19 masyarakat juga menghadapi tekanan ekonomi, darurat sipil bisa menambah beban kepada masyarakat.

Update COVID-19 DKI Jumat (1/5): 4.283 Kasus Positif, 427 Pasien Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 DKI Jumat (1/5): 4.283 Kasus Positif, 427 Pasien Sembuh

Total sebanyak 79.152 orang telah menjalani rapid test