Berkah Libur Idul Adha, Penumpang Kereta Api di Gambir dan Senen Melonjak 90 Persen Kereta api Kaligung berangkat Stasiun Semarang Poncol. Foto: FarhanSyafiqF

MerahPutih.com - Jumlah penumpang kereta api (KA) jarak jauh di Stasiun Gambir dan Pasar Senen, Jakarta Pusat, melonjak. Total penumpang pada 11 KA yang dioperasikan dari kedua stasiun tersebut, hari ini mencapai 3.958.

"Jumlah tersebut mengisi sekitar 90 persen dari ketersediaan tempat duduk sebanyak 4.385," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/7).

Baca Juga

Manfaatkan Libur Idul Adha, Ratusan Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

Eva mengatakan sebanyak 4.385 tempat duduk tersebut merupakan kuota yang telah dibatasi oleh pemerintah. Yakni, 70 persen dari total kapasitas normal.

"Pembatasan dilakukan untuk penjagaan jarak di dalam rangkaian kereta," ujar Eva.

Kereta api jarak jauh melintas di perlintasan flyover Jembatan Kleringan Yogyakarta (Eka AR)
Kereta api jarak jauh melintas di perlintasan flyover Jembatan Kleringan Yogyakarta (Eka AR)

Eva mengatakan pada H-1 Idul Adha itu, pemberangkatan jumlah penumpang meningkat sekitar dua kali lipat dibandingkan pada akhir pekan lalu. Dia memastikan penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) tetap terlaksana dengan baik.

Seluruh penumpang mengikuti aturan yang diterapkan, seperti menggunakan masker dan face shield setelah boarding di stasiun hingga selama perjalanan KA berlangsung.

"Para pengguna juga secara kooperatif mengikuti pemeriksaan suhu tubuh berkala yang dilakukan sepanjang perjalanan kereta," ujar dia.

Sementara pada hari Idul Adha, sebanyak 2.600 tempat duduk telah dipesan melalui online. Kapasitas tempat duduk disediakan sebanyak 3.155.

"Terdapat tujuh KA kita operasikan di area Daop 1 Jakarta," kata dia.

Baca Juga

Lonjakan Pengguna Jalan Tol saat Libur Idul Adha Sampai 39 Persen

Eva mengatakan seluruh penumpang wajib memenuhi sejumlah persyaratan sebelum keberangkatan. Pertama, suhu tubuh normal, memiliki berkas hasil rapid test atau tes PCR yang berlaku 14 hari setelah diterbitkan.

"Jika salah satu persyaratan tersebut tidak dapat dipenuhi maka calon penumpang tidak dapat melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan langsung diganti 100 persen melalui bantuan petugas," ujar Eva. (Knu)


Tags Artikel Ini

Andika Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH