Berkaca pada Tsunami COVID-19 India, DKI Minta Warganya Waspada Ilustrasi. (ANTARA/HO)

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta meminta kepada masyarakat untuk waspada karena mutasi virus COVID-19 baru telah menyerang Indonesia.

"Mutasi virus corona baru seperti di India terdeteksi masuk ke Indonesia," tulis akun Instagram Pemprov DKI @dkijakarta, Jumat (30/4).

Saat ini, Pemerintah DKI terus berupaya mencegah masuknya varian virus corona baru dengan berbagai kebijakan, mulai dari pemeriksaan Whole Genome Squencing (WGS), surveilans genomik di pintu masuk negara.

Baca Juga:

Soal Larangan Mudik, Mang Oded Tak Ingin Bandung Seperti India

"Hingga penangguhan sementara pemberian visa kunjungan dan visa tinggal terbatas," lanjutnya.

Pandemi COVID-19 masih belum usai. Belajar dari kasus COVID-19 di India yang setiap hari sekitar 3.000 ribu orang meninggal dunia. Perawatan pun dilakukan di jalan karena rumah sakit kewalahan mengahadapi tsunami virus corona.

Untuk itu, Pemda DKI mengingatkan warga untuk tidak abai menjalankan protokol kesehatan dan jangan melakukan mudik saat Lebaran.

Petugas PMI menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (16/4/2021). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.
Petugas PMI menyemprotkan cairan disinfektan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (16/4/2021). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.

Terlebih untuk masyarakat yang sudah divaksin jangan terlena dengan hal tersebut. Tetap harus menerapkan prokes untuk menjaga diri sendiri dan orang lain.

"Meski sebagian dari kita sudah divaksin, ingat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat," ungkapnya.

Kemudian batasi juga mobilitas. Jika tidak mendesak jangan keluar rumah, tunda bepergian, tunda mudik, serta tunda liburan.

"Dan perkecil jumlah orang yang kamu temui setiap harinya," bunyi postingan @dkijakarta.

Baca Juga:

Dua Warga India yang Terlibat Mafia Karantina Kesehatan di Jakarta Ditangkap

Adapun jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai Kamis (29/4) kemarin sebanyak 407.831 kasus.

Total orang dinyatakan telah sembuh dari COVID-19 sebanyak 394.403 orang dan total 6.710 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen. (Asp)

Baca Juga:

18 Juta Warga India Terpapar COVID-19

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hambatan Budi Daya Sorgum di Indonesia
Indonesia
Hambatan Budi Daya Sorgum di Indonesia

Pemerintah juga bisa menggalakkan kebijakan untuk mencampur tepung gandum dengan tepung sorgum untuk membuat makanan.

Anies Masuk PP, Ketua Umum: Seluruh Anggota Wajib Pilih Beliau di 2024
Indonesia
Anies Masuk PP, Ketua Umum: Seluruh Anggota Wajib Pilih Beliau di 2024

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan resmi diangkat menjadi anggota organisasi masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP).

 Jadwal Pemilu 2014 Diputuskan Pekan Depan
Indonesia
Jadwal Pemilu 2014 Diputuskan Pekan Depan

Ketua Komisi II DPR Ahmad Doli Kurnia memastikan, pembahasan penetapan jadwal pemilu dilakukan pekan depan.

31 Polisi Diperiksa Propam Lantaran Diduga Langgar Etik saat Tragedi Kanjuruhan
Indonesia
31 Polisi Diperiksa Propam Lantaran Diduga Langgar Etik saat Tragedi Kanjuruhan

Tim investigasi Polri yang berada di Malang melakukan pemeriksaan terhadap puluhan anggota dalam proses pengusutan Tragedi Kanjuruhan.

Survei IPO: 43 Persen Rakyat Belum Tahu Jadwal Pemilu 2024
Indonesia
Survei IPO: 43 Persen Rakyat Belum Tahu Jadwal Pemilu 2024

sebanyak 43 persen calon pemilih belum mengetahui jadwal perhelatan Pemilu dan Pilpres pada 2024.

Sandiaga Jawab soal Kemungkinan jadi Cawapres Anies atau Prabowo
Indonesia
Sandiaga Jawab soal Kemungkinan jadi Cawapres Anies atau Prabowo

"Kemungkinannya tidak kelihatan (jadi pendamping Anies)," kata Sandiaga di Solo, Sabtu (5/11).

MAKI Minta KPK Usut Kasus Dugaan Korupsi Kapal Tongkang Rp 240 Miliar
Indonesia
MAKI Minta KPK Usut Kasus Dugaan Korupsi Kapal Tongkang Rp 240 Miliar

asyarakat Anti-Korupsi Indonesia (MAKI) melaporkan perkara dugaan korupsi di BPD Kaltim-Kaltara senilai Rp 240 miliar kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)

PPP Bawa Usulan Pencapresan Ganjar ke KIB
Indonesia
PPP Bawa Usulan Pencapresan Ganjar ke KIB

Anggota koalisi nantinya masing-masing akan membawa nama capres. Kemudian, keputusan yang akan diambil dilakukan secara bersama karena ketiga partai.

Jajal Safety Car Formula E, Anies: Rasanya Luar Biasa!
Indonesia
Jajal Safety Car Formula E, Anies: Rasanya Luar Biasa!

"Jadi rasanya seperti buat seseorang yang bukan di bidang balap mobil itu pengalaman yang luar biasa," kata Anies.

Antisipasi Penyakit Kuku dan Mulut, BUMD Jakarta Pilih Sapi Impor
Indonesia
Antisipasi Penyakit Kuku dan Mulut, BUMD Jakarta Pilih Sapi Impor

PD Dharma Jaya hanya mengambil daging dari daerah yang hewannya belum terpapar penyakit kuku dan mulut.