Berkaca Kasus Intoleran di Bantul:, AHY Ajak Masyarakat Giatkan Toleransi AHY menyampaikan orasi politiknya di hadapan para kader Demokrat di Yogyakarta (Foto: MP/Teresa Ika)

MerahPutih.Com - Politikus Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) angkat bicara terkait kasus intoleransi yang terjadi di wilayah Pleret Bantul DIY. Menurut AHY hal tersebut tidak boleh terjadi lagi.

AHY menilai negara harus hadir untuk menjaga keamanan dan toleransi di masyarakat.

"Jangan sampai ada warga negara merasa terusik karena ga nyaman," tegas AHY di sela-sela safari politik di Yogyakarta, Kamis (4/4).

Ia menegaskan semua warga negara punya hak yang sama di Indonesia. Maka tindakan penolakan yang dilakukan warga Pleret, Bantul salah.

"Ga boleh ada satupun yang dirugikan secara konstutusional. Apalagi karena perbedaan identitas agama, suku,dan etnis," kata Komandan Kogasma Demokrat ini.

AHY bersama Roy Suryo menikmati kuliner Jogja
AHY bersama Roy Suryo saat berada di Yogyakarta (MP/Teresa Ika)

Putra sulung mantan presiden SBY ini menyerukan kepada masyarakat untuk meningkatkan kembali hidup toleransi dan saling menghargai perbedaan.

Lantaran Indonesia besar dan damai karena adanya toleransi dan rasa menghargai perbedaan.

"Kita kedepankan kehidupan toleran,harmonis,bersatu dlm perbedaan. Jangan smapai pertentangan karena beda identitas,"pungkas suami dari Anissa Pohan ini

Kasus intoleransi bermula ketika salah seorang warga Yogyakarta, Slamet Jumiarto ditolak mengontrak rumah di desa Pleret, Kabupaten Bantul DIY. Penolakan dia karena beragama non muslim. Penolakan ini muncul didasarkan peraturan dusun setempat bernomor 03/Pokgiat/KRT/ PLT/X/ 2015. Di dalamnya tertulis pendatang non muslim tidak diizinkan tinggal di wilayah desa ini.(*)

Berita ini ditulis berdasarkan laporan Teresa Ika, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Kredit : patricia


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH