Berkaca dari Plesirannya Setnov, Ditjen PAS Diminta Berikan Pengawasan Napi di Lapas Setya Novanto saat berada di Padalarang (Net)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghargai Direktorat Jenderal Permasyarakatan (Ditjen Pas) mengenai pemindahan terpidana kasus korupsi e-KTP, Setya Novanto dari Lapas Sukamiskin ke Lapas Gunung Sindur.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan berulang kali narapidana keluar dari Lapas saat tengah menjalani hukuman dapat menurunkan kepercayaan masyarakat pada Ditjen PAS.

BACA JUGA: Kronologi Plesiran Setnov Versi Kemenkumham

Dengan begitu, Febri meminta, Kementerian Hukum dan HAM melalui Ditjen PAS dapat memberikan pengawasan dengan baik terhadap napi di Lapas.

"Tentu akan beresiko bagi kredibilitas Kementerian Hukum dan HAM, khususnya Ditjen PAS yang memiliki kewenangan sekaligus tanggungjawab agar Lapas dikelola dengan baik," kata Febri di Jakarta, Minggu (16/6).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah. (Antara/Benardy Ferdiansyah)

KPK mengingatkan agar Ditjen PAS tetap berupaya menjalankan rencana perbaikan pengelolaan Lapas yang sudah pernah disusun dan dikoordinasikan dengan KPK sebelumnya.

Febri juga berharap, pada Ditjen PAS untuk dapat mengimplementasikan apa yang pernah disampaikan sebelumnya tentang rencana penempatan terpidana korupsi di Nusakambangan.

BACA JUGA: Ditjen PAS Periksa Petugas yang Kawal Setnov

Setidaknya kata Febri, tahapan rencana menuju ke sana perlu disampaikan ke publik agar masyarakat memahami bahwa upaya perbaikan yang sedang dilakukan.

"Karena jika masyarakat masih menemukan adanya narapidana yang berada di luar, hal tersebut akan menurunkan kepercayaan publik terhadap penegakan hukum, khususnya penyelenggaraan lapas," tutup. (Asp)

Kredit : asropih

Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH