Berkaca dari Masjidil Haram dan Nabawi, Mahfud MD Ajak Muslim Indonesia Salat Id di Rumah Masjidil Haram yang kosong saat pandemi COVID-19 pada bulan Ramadan. ANTARA FOTO/Saudi Press Agency/Handout via REUTERS/nz/djo

MerahPutih.com - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta seluruh umat Islam di tanah air melaksanakan salat Idulfitri 1441 Hijriyah di rumah.

Dia menyebutkan, anjuran salat di rumah tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di Arab Saudi.

Baca Juga:

Hilal Tampak 23 Mei, LAPAN: Idul Fitri 24 Mei

"Masjid suci yang ada di Makkah dan Madinah, yaitu Masjidil Haram dan Nabawi, juga ditutup demi menyelamatkam kaum muslimin dari penularan Covid-19," tutur Mahfud dalam keteranganya, Jumat (22/5).

Mahfud mengajak umat Islam untuk melakukan salat Id di rumah dengan khusyuk.

"Halalbihalal tidak harus berkerumun, tetapi juga bisa melalui virtual atau kalau harus terpaksa bertemu dengan keluarga inti saja dengan membatasi waktu dan tetap jaga jarak," ucap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi ini.

Menko Polhukam Mahfud MD. (ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam)
Menko Polhukam Mahfud MD. (ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam)

Mahfud menjelaskan, imbauannya bukan ingin membuat suasana hari raya terasa asing.

Namun, hal itu diyakini sudah melalui sejumlah pertimbangan dan beragam pandangan dari kelompok keagaamaan Islam, seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

"Ini anjuran pemerintah setelah membaca seruan dari lembaga keagamaan seperti majelis ulama, NU, Muhamadiyah dan yang lain-lain," lanjut dia.

Mahfud menambahkan, anjuran ini juga berkaca dengan kiblat kota suci Mekah dan Madinah, dimana Masjidil Haram dan Masjid Nabwi ditutup demi mencegah penuluran Covid-19.

Baca Juga:

Malam Ini Satpol PP DKI Razia Pasar Malam yang Masih Bandel Beroperasi

Karenanya, dia berharap agar masyarakat muslim Indonesia dapat mencermati anjuran pemerintah ini. Utamanya, agar tidak menyelenggarakan salat Id secara beramai, berkerumun, dengan alternatif salat dari rumah.

"Saya memgajak kita semu mari salat Id di rumah dengan khusuk, sesudah itu juga halalbihalal tidak harus berkerumun tetapi juga bisa melalui virtual atau kalau harus terpaksa bertemu, dengan keluarga inti saja, batasi waktu dan tetap jaga jarak," tutup dia. (Knu)

Baca Juga:

Mal dan Pasar Tradisional Ramai Jelang Lebaran, Solo Galakkan Rapid Test Massal


Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH