Beringas, Jeka Saragih Tumbangkan Petarung India di Road to UFC Singapura Jeka Saragih tumbangkan petarung India. (Foto: UFC)

PETARUNG asal Indonesia Jeka Saragih tampil memukau setelah menang KO atas petarung India Pawan Maan Singh dalam gelaran Road to UFC di Singapore Indoor Stadium, Kallang, Singapura, Kamis (9/6).

Dalam keterangan tertulis yang diberikan UFC sebagai penyelenggara, Jeka yang tampil pada kelas ringan memastikan kemenangan pada ronde ke tiga menit kedua dengan spinning backfist (pukulan memutar). Pukulan tersebut mengenai tepat wajah Singh.

Akibat pukulan tersebut, Singh kehilangan kesadaran dan terjatuh tak mampu memberikan perlawanan lagi. Kemudian Jeka sempat memukulnya kembali untuk memastikan lawannya tersebut tak mampu memberikan perlawanan.

Baca juga:

UFC Akan Selenggarakan Pertarungan di Pulau Yas

Jeka Saragih konfirmasi tiket ke semifinal. (Foto: Instagram/@jekasaragih)

Kemenangan tersebut juga sukses membawa Jeka untuk membuka peluang mendapat kontrak dari UFC. Kemenangan tersebut sekaligus mengonfirmasi tempat untuk Jeka di laga semifinal. Ia akan kembali bertarung melawan Ki Won Bin asal Korea Selatan.

Meski telah menang, Jeka tetap perlu mewaspadai lawannya tersebut sebab Bin sebelumnya juga telah mengalahkan wakil Jepang, Jinnosuke Kashimura.

Namun sayang langkah Jeka gagal diikuti petarung Indonesia lainnya yaitu Rama Supandhi yang turun di kelas terbang. Langkahnya terhenti setelah kalah angka dari petarung Korea Selatan Choi Seung Guk.

Baca juga:

Gara-gara Corona, Pertandingan Internasional UFC Dilakukan di Pulau Sewaan

Road to UFC digelar di Singapura. (Foto: Instagram/@ufc)

Dalam gelaran Road to UFC di Singapura, Indonesia menurunkan lima petarung. Tiga lainnya adalah Jeremia Siregar yang akan melawan Park Hyun Sung (Korea Selatan) di kelas terbang, Gugun Gusman di kelas bantam melawan Rinya Nakamura (Jepang). Kemudian ada pula Angga Hans yang akan menghadapi petarung asal Tiongkok Lu Kai di kelas bulu.

Kelimanya akan menampilkan yang terbaik demi mendapat kontrak untuk bersaing di kompetisi MMA paling bergengsi di dunia tersebut.

CEO dan mantan juara One Pride Fransino Tirta menjelaskan bahwa petarung harus mampu memenangi minimal dua pertarungan untuk menegaskan kualitasnya sebagai calon petarung UFC.

Baca juga:

Masih Perkasa, Khabib Berhasil Tumbangkan Dustin Poirier

View this post on Instagram

A post shared by UFC (@ufc)

"Selain menjadi orang Indonesia pertama yang jadi atlet UFC, pastinya akan menjadi atlet MMA dengan bayaran tertinggi di Tanah Air," jelas Fransino.

Pengamat perkembangan MMA di Indonesia Max Metino mengungkapkan dirinya optimistis petarung Indonesia mampu menampilkan kualitas yang layak untuk bertarung di panggung kejuaraan dunia.

"Melihat persiapan dari kalima fighters ini, saya melihat peluang besar untuk Indonesia lolos ke babak selanjutnya," katanya. (waf)

Baca juga:

Khabib Nurmagomedov dalam Kondisi Patah Tulang saat Duel Lawan Gaethje

Kanal
Tag