Berikut Sikap Pemerintah Menanggapi Demo Besar-besaran Tolak UU Cipta Kerja Menko Polhukam Mahfud MD. (ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam)

MerahPutih.com - Pemerintah mengeluarkan pernyataan resmi terkait demonstrasi besar-besaran elemen masyarakat dalam penolakan UU Cipta Kerja, di berbagai daerah, Kamis (8/1).

Tanggapan pemerintah disampaikan oleh Menko Polhukam Mahfud MD. Dalam pernyataannya, Manfud MD menyatakan pemerintah menghormati segala bentuk penyampaian aspirasi sepanjang dilakukan damai, menghormati hak-hak warga lain, dan tidak menggangu ketertiban umum

Baca Juga:

Demo UU Cipta Kerja Picu Lonjakan Kasus COVID-19

Manfud juga menanggapi demonstrasi berujuk rusuh di berbagai daerah. Aksi anarkis, membakar, merusak fasilitas umum, melukai petugas, menjarah merupakan tindakan kriminal yang tidak dapat ditoleri dan harus dihentikan.

"Tindakan secara fisik terhadap aparat dan masyarat merupakan tindakan yang tidak sensitif di tengah perlawanan terhadap virus corona dan kondisi ekonomi yang sedang sulit. Untuk itu, maka pemerintah akan bersikap tegas atas aksi-aksi anarkis yang justru menciptakan kondisi rusuh dan ketakutan dalam masyarakat," kata Mahfud.

Polisi menembakkan gas air mata ke arah demonstran saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja. Unjuk rasa tersebut berakhir ricuh dan mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/hp.
Polisi menembakkan gas air mata ke arah demonstran saat unjuk rasa menolak pengesahan Undang-Undang Cipta Kerja. Unjuk rasa tersebut berakhir ricuh dan mengakibatkan sejumlah fasilitas umum rusak. ANTARA FOTO/Dedhez Anggara/hp

Mahfud menyarankan ketidakpuasan terhadap UU Cipta Kerja tak semata-mata dapat disampaikan melalu penyampaian aspirasi di jalan. Penolakan terhadap UU dapat ditempuh melalui peraturan pemerintah hingga pengajuan judicial review atau uji materi ke Mahkamah Agung.

Baca Juga:

PMI Bantu Pengobatan Puluhan Pedemo di Jakarta

Terakhir, Mahfud kembali menyoroti terkait demonstrasi berujung rusuh. Pemerintah serius mengusut hal itu dan bakal menyeret para pelaku untuk bertanggung jawab.

"Pemerintah akan bersikap tegas dan melakukan proses hukum pelaku dan aktor yang menunggangi atas aksi anarkis yang sudah berbentuk kriminal," katanya. (*)

Baca Jug:

Polisi Pakai Gas Air Mata, Sejumlah Pendemo Dilarikan ke Rumah Sakit

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PA 212 Cs Demo, Polda Metro Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Istana Negara
Indonesia
PA 212 Cs Demo, Polda Metro Rekayasa Lalu Lintas di Sekitar Istana Negara

Adapun rencana tersebut disiapkan untuk mengantisipasi adanya demonstrasi massa menolak Undang-Undang Cipta Kerja.

43 Kabupaten/Kota Kini Jadi Zona Merah
Indonesia
43 Kabupaten/Kota Kini Jadi Zona Merah

Kota Tangerang merupakan salah satu daerah dari 43 daerah yang sebelumnya zona oranye, dan kini bergeser menjadi zona merah.

Sepekan PPKM di Solo, Kasus COVID-19 Melonjak
Indonesia
Sepekan PPKM di Solo, Kasus COVID-19 Melonjak

Dampak PPKM saat ini memang belum bisa terlihat secara penuh. Dampak PPKM dapat dilihat setelah 25 Januari 2021 nanti.

Awal Mula Munculnya Klaster COVID-19 di Secapa AD
Indonesia
Awal Mula Munculnya Klaster COVID-19 di Secapa AD

1.280 personel positif COVID-19 di Secapa AD

Polri Temukan Kasus Penyelewengan Dana Bansos COVID-19 di 2 Provinsi Ini
Indonesia
Polri Temukan Kasus Penyelewengan Dana Bansos COVID-19 di 2 Provinsi Ini

Satgas Khusus Pengawasan Dana COVID-19 Polri menemukan ada beberapa daerah terindikasi menyelewengkan dana dari pemerintah untuk penanganan virus corona.

KKP Tangkap Kapal Nelayan Yang Bandel Pakai Pukat
Indonesia
KKP Tangkap Kapal Nelayan Yang Bandel Pakai Pukat

Puse seine atau pukat adalah semacam jaring yang besar dan panjang untuk menangkap ikan yang dioperasikan secara vertikal dengan menggunakan pelampung di sisi atasnya dan pemberat di sebelah bawahnya

Polisi Usut Aliran Dana Haram Kasus Alat Swab Bekas di Bandara Kualanamu
Indonesia
Polisi Usut Aliran Dana Haram Kasus Alat Swab Bekas di Bandara Kualanamu

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Sumatera Utara menelusuri aliran dana dari kasus penggunaan alat uji cepat antigen bekas di Bandara Internasional Kualanamu.

Virus COVID-19 B117 Muncul di Jabar, Ganjar: TKI Pulang Kampung Harus Diwaspadai
Indonesia
Virus COVID-19 B117 Muncul di Jabar, Ganjar: TKI Pulang Kampung Harus Diwaspadai

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mulai meningkatkan kewaspadaan dengan memperketat semua pintu masuk ke Jawa Tengah.

Pimpinan DPR Tegaskan Mitigasi Peringatan Dini Bencana Berbasis Teknologi Harga Mati
Indonesia
Pimpinan DPR Tegaskan Mitigasi Peringatan Dini Bencana Berbasis Teknologi Harga Mati

Kondisi tersebut berkaca dari bencana alam yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) maupun gempa di Kabupaten Malang, Jawa Timur

Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat, Djoko Tjandra Terancam Kurungan 5 Tahun
Indonesia
Jadi Tersangka Kasus Pemalsuan Surat, Djoko Tjandra Terancam Kurungan 5 Tahun

Dengan demikian, sudah ada tiga orang tersangka dalam perkara ini