Berikut Sejumlah Aset Adik Ketua MPR Zulkifli Hasan yang Disita KPK Terkait TPPU Juru Bicara KPK Febri Diansyah (MP/Ponco Sulaksono)

MerahPutih.Com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah aset milik Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan. Penyitaan dilakukan usai adik Ketua MPR Zulkifli Hasan itu ditetapkan sebagai tersangka tindak pidana pencucian uang (TPPU) sejumlah Rp57 miliar.

"KPK telah melakukan penyitaan pada 15-18 Oktober 2018, terhadap 1 unit ruko dan 9 bidang tanah dengan nilai saat harga transaksi sekitar Rp7,1 miliar," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah dalam jumpa pers, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (19/10).

"Selain itu turut disita 3 unit kendaraan darat dan air. Seluruh aset tersebut diduga milik Zainudin yang diatas namakan keluarga," kaa Febri menambahkan.

Aset-aset Zainudin yang disita penyidik KPK di antaranya, 1 unit ruko di Bandar Lampung, 2 bidang tanah di Desa Campang Tiga, 5 bidang tanah di Desa Munjuk Sampurna, 1 bidang tanah di Desa Ketapang.

Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan
Bupati Lampung Selatan nonaktif Zainudin Hasan (Foto: Dok Pribadi)

"Satu unit motor Harley Davidson, 1 unit mobil Toyota Velfire, serta 1 unit speedboat,"imbuh Febri.

Menurut Febri selama proses penyidikan dugaan TPPU Zainudin, pihaknya telah memeriksa sedikitnya 23 saksi, mulai anggota DPRD Lampung, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pesisir Selatan, Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan.

Kemudian Kepala Dinas Pendidikan Lampung Selatan, Kepala Bidang Pengairan Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan, Pengurus Baznas Kabupaten Lampung Selatan, PNS Badan Kopri Lampung, pihak swasta, dan notaris PPAT.

Dalam kasus dugaan pencucian uang ini, Zainudin diduga menerima uang dari Anggota DPRD Lampung dari Fraksi PAN, Agus Bhakti Nugroho, yang bersumber dari proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Lampung Selatan sejumlah Rp57 miliar.

Penerimaan uang Zainudin dilakukan dalam rentan waktu 2016 sampai 2018. Uang yang diterima itu diduga fee yang persentasenya sebesar 15-17 persen dari nilai proyek di Dinas PUPR Kabupaten Lampung Selatan.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Doa Prabowo Subianto Untuk Rakyat Indonesia di Hari Ulang Tahunnya

Kredit : ponco


Eddy Flo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH