Berikut Poin-Poin Penting UU TPKS yang Baru Diteken Jokowi Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana tiba di Pangkalan Militer Andrews, Washington D.C., Amerika Serikat, Selasa (10/5). ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden

MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi meneken UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau UU TPKS pada 9 Mei 2022 dan diundangkan di hari yang sama. UU ini pun resmi berlaku setelah diketuk palu di sidang paripurna DPR pada 12 April lalu.

"Undang-Undang ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan," demikian bunyi Pasal 93 pada UU ini, yang dipublikasikan di laman resmi Sekretariat Negara, Rabu (11/5)

Baca Juga

Ketua DPR Minta Pemerintah Rampungkan Aturan Turunan UU TPKS

UU ini terdiri dari 84 halaman dan 93 pasal tanpa lampiran.

Pasal 3 menyebutkan UU ini bertujuan untuk mencegah segala bentuk kekerasan seksual; menangani, melindungi, dan memulihkan Korban; melaksanakan penegakan hukum dan merehabilitasi pelaku; lingkungan tanpa kekerasan seksual; dan menjamin ketidakberulangan kekerasan seksual.

Korban ditulis dengan huruf awalan kapital. UU ini menetapkan Korban adalah orang yang mengalami penderitaan fisik, mental, kerugian ekonomi, dan/atau kerugian sosial yang diakibatkan Tindak Pidana Kekerasan Seksual.

Kemudian, Pasal 4 mengatur soal 9 bentuk tindak pidana kekerasan seksual.

1. pelecehan seksual nonfisik;

2. pelecehan seksual fisik;

3. pemaksaan kontrasepsi;

4. pemaksaan sterilisasi;

5. pemaksaan perkawinan;

6. penyiksaan seksual;

7. eksploitasi seksual;

8. perbudakan seksual; dan

9. kekerasan seksual berbasis elektronik

Baca Juga

DPR Sahkan RUU TPKS Jadi Undang-Undang

Selain 9 jenis pidana di atas, Pasal ini juga mengatur kalau beberapa tindakan lain juga termasuk kekerasan seksual. Di antaranya yaitu:

1. perkosaan;

2. perbuatan cabul;

3. persetubuhan terhadap Anak, perbuatan cabul terhadap Anak, dan/atau eksploitasi seksual terhadap Anak;

4. perbuatan melanggar kesusilaarr yangbertentangan dengan kehendak Korban;

5. pornografi yang melibatkan Anak atau pornografi yang secara eksplisit memuat kekerasan dan eksploitasi seksual;

6. pemaksaan pelacuran;

7. tindak pidana perdagangan orang yang ditujukan untuk eksploitasi seksual;

8. kekerasan seksual dalam lingkup rumah tangga;

9. tindak pidana pencucian uang yang tindak pidana asalnya merupakan Tindak Pidana Kekerasan Seksual; dan

10. tindak pidana lain yang dinyatakan secara tegas sebagai Tindak Pidana Kekerasan Seksual sebagaimana diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan.

Berikutnya, UU yang diteken Jokowi ini juga mengatur pidana penjara, denda, sampai dana bantuan bantuan korban. Lampiran lengkap UU ini bisa diakses di laman jdih.setneg.go.id. (Knu)

Baca Juga

Pengesahan UU TPKS Buah Perjuangan Korban Kekerasan Seksual

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Empat Strategi Pemerintah Atasi Penularan Omicron di Tanah Air
Indonesia
Empat Strategi Pemerintah Atasi Penularan Omicron di Tanah Air

Pemerintah terus mengantisipasi penyebaran varian baru COVID-19 Omicron di tanah air.

Gibran Tegaskan Siap Dipanggil KPK
Indonesia
Gibran Tegaskan Siap Dipanggil KPK

"Belum ada surat panggilan dari KPK. Ya dibuktikan saja laporannya. Kalau dipanggill yoh tak teko (ya saya datang) enak kan," kata Gibran di Balai Kota, Selasa (18/1).

Polda Metro Jaya Masih Ingin Ada Pengaturan Jam Kerja Buat Urai Kemacetan
Indonesia
Polda Metro Jaya Masih Ingin Ada Pengaturan Jam Kerja Buat Urai Kemacetan

Usulan pengaturan jam kantor sebagai langkah untuk mengurai masalah kemacetan di Jakarta tidak bisa diputuskan sepihak dan harus melewati tahap lebih luas.

Dilengkapi Alat Canggih, RSKIA Jadi RSUD Bandung Kiwari
Indonesia
Dilengkapi Alat Canggih, RSKIA Jadi RSUD Bandung Kiwari

RSUD Bandung Kiwari memiliki 12 lantai dan 2 lantai dasar (basement).

Sekjen PDIP Tanggapi Pernyataan Ganjar Siap Nyapres 2024
Indonesia
Sekjen PDIP Tanggapi Pernyataan Ganjar Siap Nyapres 2024

Ganjar menyampaikan kesediaannya untuk maju Pilpres 2024 dalam sebuah wawancara di stasiun TV swasta.

Pemimpin Dunia Bakal Hadiri Pemakaman Elizabeth II, Kecuali dari Rusia, Belarusia dan Myanmar
Dunia
Pemimpin Dunia Bakal Hadiri Pemakaman Elizabeth II, Kecuali dari Rusia, Belarusia dan Myanmar

Presiden Tiongkok Xi Jinping mengutus Wakil Presiden Wang Qishan menghadiri upacara pemakaman Ratu Elizabeth II di Inggris. Kedatangan Wang diklaim atas undangan pemerintah Kerajaan Inggris.

Kremlin Ungkap Pembicaraan Vladimir Putin dengan Jokowi
Indonesia
Kremlin Ungkap Pembicaraan Vladimir Putin dengan Jokowi

Berita komunikasi Jokowi dengan Putin langsung dimuat di situs resmi Kremlin. Pembicaraan juga membahas kegiatan G20 yang akan berlangsung di Jakarta.

Pembukaan Bandung-Belgrade-Havana, Megawati Dorong Kesetaraan Negara di Dunia
Indonesia
Pembukaan Bandung-Belgrade-Havana, Megawati Dorong Kesetaraan Negara di Dunia

Megawati mengisahkan dialognya dengan mantan Presiden Amerika Serikat (AS) George Bush Jr terkait rencana negara itu menyerang Irak.

Bantu Aksi Irjen Ferdy Sambo, 24 Polisi Dicopot Jabatan
Indonesia
Bantu Aksi Irjen Ferdy Sambo, 24 Polisi Dicopot Jabatan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan mutasi besar-besaran lagi terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

LPS Imbau Masyarakat Nabung di Bank Usai Viral Uang Dimakan Rayap
Indonesia
LPS Imbau Masyarakat Nabung di Bank Usai Viral Uang Dimakan Rayap

Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Dimas Yuliharto mengimbau agar masyarakat menabung di bank agar aman dan mencegah uang tabungan rusak seperti yang dialami Samin