Berikut Kronologi Penyerangan Bom Molotov di Kantor DPC PDIP Cianjur Pengawai kantor DPC PDIP Cianjur Erlan Suherman menunjukkan titik lemparan bom molotov, Jumat (7/8). ANTARA/Ahmad Fikri

MetahPutih.com - Aksi terorisme yang dilakukan orang tak dikenal di kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur sempat terekam kamera CCTV.

Pengurus DPC PDIP Cianjur pun mengutuk aksi kekerasan itu dan menilai bentuk paling rendah dari suatu peradaban.

Baca Juga:

PP Korban Terorisme Sudah Diteken, LPSK Ambil Langkah Cepat

Ketua DPC PDIP Kabupaten Cianjur Susilawati mengungkapkan kronologi penyerangan kantornya di Jalan Abdulah bin Nuh Kav 18, Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, yang terjadi pada sekitar pukul 02.04 WIB, Jumat (7/8).

Aksi penyerangan bom molotov itu dirasakan langsung oleh dua staf umum kesekretariatan, Didin Saripuddin dan Erlan.

"Kedua staf kesekretariatan tersebut menuju ke arah depan kantor DPC PDI Perjuangan dan sudah terlihat kobaran api di sekitar pintu masuk kantor. Api dengan sendirinya padam tanpa dilakukan penyiraman. Terlihat di sekitar lokasi pecahan botol dan terdapat satu kursi yang hangus terbakar," kata Susilawati dalam dokumen siaran pers yang diterima.

Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/OpenClipart-Vectors)
Ilustrasi. (Foto: MP/Pixabay.com/OpenClipart-Vectors)

Melihat kejadian itu, kedua staf tersebut lalu menghubungi aparat kepolisian dan sejumlah pengurus DPC PDIP Kabupaten Cianjur. Bersama pihak-pihak tersebut, kemudian dilakukan pemeriksaan terhadap tempat kejadian perkara (TKP) dan CCTV.

"Terlihat dalam CCTV seseorang melemparkan bom molotov melalui samping kanan jalan kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Cianjur," kata dia.

Atas kejadian itu, Susilawati mengutuk perbuatan tersebut. Sebab, selain kriminal, cara tersebut tidak beradab dan tidak demokratis.

"Kekerasan apa pun bentuknya adalah titik rendah dalam keadaban politik," kata dia.

Baca Juga:

Kepala BNPT Ingatkan Ancaman Radikalisme Jadi Pangkal Terorisme

Selain itu, Susilawati juga menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian untuk melakukan proses penyelidikan dan penyidikan secara profesional dan mandiri.

"Harus sesuai dengan prinsip due process of law dan segera dapat menemukan pelakunya dan menyeret ke meja hijau," kata dia. (Pon)

Baca Juga:

WP KPK: Harapan Keadilan Kasus Teror Novel Baswedan Ada di Tangan Hakim

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Geledah Satu Ruko di Cibubur Terkait Kasus Korupsi Rumah DP 0 Rupiah
Indonesia
KPK Geledah Satu Ruko di Cibubur Terkait Kasus Korupsi Rumah DP 0 Rupiah

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah satu ruko di Cibubur Indah II, Jalan Jambore Blok C 2 No. 2, Cibubur Indah, Jakarta Timur, Rabu (3/3).

Insan Pers Anggap Peraturan Kapolri Soal Media Terlalu Terburu-buru
Indonesia
Insan Pers Anggap Peraturan Kapolri Soal Media Terlalu Terburu-buru

Peraturan Kapolri yang melarang media menampilkan unsur kekerasan aparat dan penangkapan pelaku kejahatan dinilai memberatkan insan pers.

Tarik Hutang Luar Negeri, Cadangan Devisa Capai USD138 Miliar di April 2021
Indonesia
Tarik Hutang Luar Negeri, Cadangan Devisa Capai USD138 Miliar di April 2021

Posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 10,0 bulan impor atau 9,6 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Anak Gus Dur Nilai Pelemahan KPK Sudah, Sedang dan Akan Terus Dilakukan Hingga KPK Lumpuh
Indonesia
Tilep Duit Nasabah Atlet E-Sport Puluhan Miliar, Kepala Bank Jadi Tersangka
Indonesia
Tilep Duit Nasabah Atlet E-Sport Puluhan Miliar, Kepala Bank Jadi Tersangka

Bareskrim Polri memproses oknum kepala cabang Bank M, Cipulir sebagai tesangka kasus hilangnya dana nasabah atlet e-sport Winda D Lanuardi atau Winda Earl.

Soal Konser Musik, Mabes Polri Belum Putuskan Beri Aturan hingga Izin
Indonesia
Soal Konser Musik, Mabes Polri Belum Putuskan Beri Aturan hingga Izin

Mabes Polri menegaskan, hingga saat ini, belum ada aturan ihwal perizinan menggelar kembali konser musik hingga pekan budaya di tanah air.

Bersandar di Riau, 4 ABK Warga India Positif COVID-19
Indonesia
Bersandar di Riau, 4 ABK Warga India Positif COVID-19

Sebelumnya, kapten kapal tersebut juga sudah dinyatakan positif terpapar COVID-19 dengan kondisi "sedang menuju berat". Yang bersangkutan telah pun mendapatkan perawatan khusus di salah satu rumah sakit di Kota Pekanbaru.

Politisi PDIP Minta Rizieq Hentikan Kegiatan yang Undang Kerumunan Massa
Indonesia
Politisi PDIP Minta Rizieq Hentikan Kegiatan yang Undang Kerumunan Massa

Rahmad meminta Rizieq Shihab menahan diri dari keinginan mengadakan kegiatan yang mengundang banyak orang, karena itu berpotensi menimbulkan kerumunan dan sangat berbahaya di masa pandemik ini.

Pemkot Bandung Larang Pembagian Zakat Secara Berkerumun
Indonesia
Pemkot Bandung Larang Pembagian Zakat Secara Berkerumun

Mengantisipasi peningkatan aktivitas ziarah kubur usai Salat Id, Wali Kota Bandung sudah menugaskan para camat yang wilayahnya terdapat Tempat Pemakaman Umum (TPU) agar membuat tim khusus.

Jokowi Akan Beri Penghargaan Bintang Mahaputera ke Gatot Nurmantyo
Indonesia
Jokowi Akan Beri Penghargaan Bintang Mahaputera ke Gatot Nurmantyo

Sementara para tokoh yang akan mendapatkan anugerah gelar Pahlawan Nasional yakni SM Amin dan Soekanto