berita-singlepost-banner-1
Berikut Daerah-Daerah Paring Rawan saat Pilkada Serentak 2020 Ilustrasi - Pilkada Serentak 2020. ANTARA/Kliwon
berita-singlepost-banner-2
berita-singlepost-mobile-banner-7

MerahPutih.com - Polri membuat Indeks Potensi Kerawanan (IPK) di Pilkada Serentak 2020. Berdasarkan hasil itu, tiga provinsi dinyatakan paling rawan dalam Pilgub 2020.

Indikator kerawanan adalah penyelenggara pilkada, peserta kontestasi pilkada, ketiga jumlah gangguan kamtibmas dan ambang gangguan.

Baca Juga:

Panglima TNI Sampaikan 7 Pesan Jelang Pilkada dan PON 2020

"Untuk pilkada gubernur itu ada tiga, di Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, dan Kalimantan Selatan, itu yang tinggi," kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Asep Adi Saputra kepada wartawan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (31/1).

Tangerang Selatan dikategorikan rawan dalam pilwalkot.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin Rapat Pimpinan TNI-Polri tahun 2020 di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/1). Foto: MP
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Idham Azis memimpin Rapat Pimpinan TNI-Polri tahun 2020 di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (28/1). Foto: MP

"Pilkada bupati kerawanan tinggi, seperti Nabire, Keerom Papua, Timor Tengah Utara, Manggarai Barat, dan Sumba Barat, Tojo Una Una di Sulteng, dan Musi Rawas Utara di Sumsel," ungkap Asep.

"Pilkada wali kota kerawanan tinggi ini ada di Tomohon dan Bitung di Sulut dan Tangsel Banten," imbuhnya.

Baca Juga:

Panglima TNI Minta Anak Buahnya Tidak Berpolitik Praktis di Pilkada 2020

Pemetaan tersebut, kata Asep, sangat penting dilakukan agar bisa menentukan cara bertindak dan jumlah kekuatan yang diterjunkan dalam pengamanan.

Sebanyak 200 ribu personel disiapkan untuk wilayah seluruh Indonesia.

"Saat ini sudah disusun kekuatan oleh Polri, kurang-lebih 200 ribu personel mengamankan di 270 wilayah tersebut," pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

Bangun Image "Berhadapan" dengan KPK, PDIP Bisa Kalah di Pilkada 2020


berita-singlepost-mobile-banner-3
Tags Artikel Ini

Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH


berita-singlepost-banner-4
berita-singlepost-banner-5
berita-singlepost-banner-6