Berikut 4 Perubahan Posisi Timnas U-19 yang Mungkin Dilakukan Lawan Kroasia Manajer Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong. (MP/Bolaskor/PSSI)

MerahPutih.com - Timnas Indonesia U-19/U-20 akan menghadapi Korasia pada pertandingan kedua International Friendly Tournament U-19 2020 di Stadion SRC Mladost, Cakovec, Selasa (8/9).

Pada laga kedua itu, kemungkinan manajer pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong melakukan beberapa perubahan.

Timnas Indonesia U-19 kembali tidak bisa diperkuat oleh dua pemain. Mereka adalah Muhammad Kanu dan Jack Brown. Keduanya dikabarkan masih mengalami cedera, sehingga masih membutuhkan waktu recovery sebelum siap bertanding.

Baca Juga:

Timnas Indonesia U-19 Dibantai Bulgaria, Ini Dalih Shin Tae-yong

Dikutip bolaskor.com, Shin Tae-yong akan tetap menggunakan formasi 4-4-2. Namun berkaca dari pertandingan pertama melawan Bulgaria, kemungkinan ada beberapa posisi yang akan dirotasi oleh Shin Tae-yong.

1. Lini Belakang

Pada posisi penjaga gawang dan dua bek tengah, pelatih asal Korea Selatan tersebut akan tetap memilih, Ady Satrio, Rizky Ridho, dan Komang Tri. Ketiga pemain ini penampilannya paling stabil di antara pemain-pemain lain saat lawan Bulgaria, meskipun Ridho beberapa kali melakukan kesalahan.

Untuk posisi bek sayap, penampilan Bayu Mochamad Fiqri pada penampilan melawan Bulgaria belum maksimal. Bayu terlihat selalu tertinggal ketika mengejar bek lawan. Mungkin bek kanan akan diisi oleh Amiruddin Bagus Kaffa.

Pada sisi kiri penampilan Yudha Febrian sebenarnya tidak seperti biasanya yang sering membantu serangan dan memiliki umpan yang bagus. Jadi wajar saja, Yudha masih tetap menjadi pilihan utama Shin Tae-yong, meski ada Pratama Arhan.

Timnas Indonesia U-19. (MP/Bolaskor/PSSI)
Timnas Indonesia U-19. (MP/Bolaskor/PSSI)

2. Lini Tengah

Lini tengah sendiri, peran David Maulana masih belum bisa tergantikan. Jika diduetkan oleh Brylian Aldama kemampuan David dirasa akan lebih maksimal. Meskipun di sana ada nama Beckham Putra yang sebelumnya menjadi pilihan utama Fakhri Husaini sebagai gelandang serang.

Sementara di sisi sayap, Witan Sulaeman masih akan menempati di posisi kiri Timnas Indonesia U-19. Pengalamannya bermain di luar negeri memang menjadi salah satu kunggulannya. Sementara sisi kanan akan diisi oleh Mochamad Supriadi yang menjadi pemain pengganti Andi Irfan yang kurang maksimal saat melawan Bulgaria.

Baca Juga:

Bek Timnas Indonesia U-19 Janji Perbaiki Penampilan Saat Lawan Kroasia

3. Lini Depan

Sementara pada lini depan, pelatih yang pernah mengalahkan Jerman pada Piala Dunia 2018 di Rusia lalu itu tidak memiliki banyak pilihan. Saddam Gaffar dan Irfan Jauhari masih tetap menjadi pilihan utama pada laga melawan Kroasia ini.

Tidak adanya Bagus Kahfi dan Sutan Zico tidak membuat banyak pilihan bagi Shin Tae-yong. Terlebih sebelum berangkat ke Kroasia, Shin Tae-yong mencoret dua pemain depan. Jadi Wajar saja dua pemain ini akan menjadi pilihan utama.

4. Formasi 4-4-2

Shin Tae-yong memang sudah memiliki pakem untuk formasi. Ketika melatih Timnas Korea Selatan, ia menggunakan formasi 4-4-2. Formasi ini pun Shin Tae-yong gunakan ketika melatih Timnas Indonesia U-19, hasilnya memang belum maksimal.

Sebelumnya, Timnas Indonesia U-19 selalu menggunakan formasi 4-3-3 dan hasilnya sudah terlihat. Tapi memang seperti yang dikatakan oleh Shin Tae-yong saat ini Timnas Indonesia U-19 itu sedang berproses dan sedang beradaptasi dengan formasi tersebut.

Prediksi susunan pemain Timnas Indonesia U-19 Vs Kroasia:

Timnas Indonesia U-19 (4-4-2): Ady Satrio (GK); Bagas Kaffa, Rizky Ridho, Komang Tri, Yudha Febrian; Witan Sulaeman, Brylian Aldama, David Maulana, Mochamad Supriadi; Saddam Gaffar, Irfan Jauhari. (*)

Baca Juga:

Hadapi Timnas Indonesia U-19, Kroasia Diperkuat Kiper Chelsea

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Presiden Jokowi Serahkan Bonus bagi Atlet Paralimpide 2020
Olahraga
Presiden Jokowi Serahkan Bonus bagi Atlet Paralimpide 2020

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan bonus bagi atlet dan pelatih Paralimpiade 2020 di Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (17/9).

Menpora Buka Suara Terkait Penundaan Piala Dunia U-20
Olahraga
Menpora Buka Suara Terkait Penundaan Piala Dunia U-20

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali buka suara terkait keputusan FIFA menunda penyelenggaraan Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Ni Nengah Widiasih Persembahkan Medali Pertama untuk Indonesia
Olahraga
Ni Nengah Widiasih Persembahkan Medali Pertama untuk Indonesia

Kontingen Indonesia mendapatkan medali pertama di Paralimpiade 2020. Medali tersebut disumbangkan atlet Ni Nengah Widiasih di cabang angkat berat kelas 41 kilogram.

Hasil Thailand Open 2021: Greysia/Apryani ke Semifinal, Hafiz/Gloria Angkat Koper
Olahraga
Hasil Thailand Open 2021: Greysia/Apryani ke Semifinal, Hafiz/Gloria Angkat Koper

Greysia/Apriyani menekuk Boje/Poulsen dalam dua gim berdurasi 40 menit dengan skor 21-9, 21-17.

Hasil Liga Champions: MU dan Chelsea Pesta Gol, Barcelona Tumbangkan Juventus
Olahraga
Hasil Liga Champions: MU dan Chelsea Pesta Gol, Barcelona Tumbangkan Juventus

Chelsea dan Manchester United berpesta gol pada matchday kedua LIga Champions yang baru saja usai digelar pada Kamis (29/10) dini hari WIB.

PSSI Hormati Keputusan FIFA Tunda Piala Dunia U-20
Olahraga
PSSI Hormati Keputusan FIFA Tunda Piala Dunia U-20

Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengapresiasi dan menghormati keputusan FIFA,

Bhayangkara Solo FC Sebut Liga 1 Tanpa Degradasi Kurang Gereget
Olahraga
Bhayangkara Solo FC Sebut Liga 1 Tanpa Degradasi Kurang Gereget

Munculnya wacana PSSI mengulirkan Liga 1 musim 2021 tanpa adanya degradasi menimbulkan reaksi pada sejumlah klub.

Shin Tae-yong Belum Tentukan 11 Pemain Inti Timnas Indonesia U-19
Olahraga
Shin Tae-yong Belum Tentukan 11 Pemain Inti Timnas Indonesia U-19

Shin Tae-yong mengaku masih mencari 11 pemain terbaik untuk menjadi starting line-up.

Penilaian Shin Tae-yong soal Kemenangan Timnas U-19 dan Duo Mahessa
Olahraga
Penilaian Shin Tae-yong soal Kemenangan Timnas U-19 dan Duo Mahessa

Pelatih timnas U-19, Shin Tae-yong melakukan sejumlah perubahan di lini tengah dengan memainkan gelandang keturunan Indonesia-Jerman, Kelana Noah Mahessa.

Kapolri Ancam Sanksi Administrasi sampai Klub tidak Boleh Bertanding
Olahraga
Kapolri Ancam Sanksi Administrasi sampai Klub tidak Boleh Bertanding

"Kalau kemudian ini dilanggar, ada sanksi bagi klub, mulai dari sanki yang bersifat administrasi hingga klub tersebut tidak boleh mengikuti pertandingan," katanya.