Ketika Pemerintah Beri Kelonggaran Transportasi Publik Polisi mengenakan kostum Gatotkaca mengawasi pelaksanaan PSBB di Simpang Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Senin (4/5/2020). (ANTARA/HO-Humas Polres Bogor)

Merahputih.com - Pengamat kebijakan publik Azas Tigor Nainggolan mengkritik pelonggaran dalam aturan moda transportasi oleh Kementerian Perhubungan.

Menurut Tigor, hal ini cukup beralasan karena saat ini masih sering ada upaya masyarakat menerobos larangan mudik dengan berbagai cara.

Baca Juga

DPRD DKI Usulkan Pemberian Paket Sembako Warga Miskin Diganti BLT

"Apalagi ini diizinkan beroperasi walau dengan pengecualian tertentu masyarakat takut akan memberi peluang pelanggaran dan kita terus hidup dengan pembatasan di tengah wabah COVID-19," kata Tigor kepada Merahputih.com di Jakarta, Jumat (8/5).

Kebijakan ini juga bertentangan dengan semangat aparat kepolisian yang bersikap tegas melarang orang mudik. Lalu PT KAI juga melarang kereta api beroperasi bahkan sudah mengembalikan uang tiket penumpang.

Polisi mengenakan kostum Gatotkaca mengawasi pelaksanaan PSBB di Simpang Nagrak, Gunung Putri, Kabupaten Bogor Jawa Barat, Senin (4/5/2020). (ANTARA/HO-Humas Polres Bogor)
Petugas memberikan hukuman kepada warga yang tidak memakai masker saat razia PSBB di Kawasan Jalan Fatmawati, Jakarta, Selasa (28/4/2020). ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc. (ANTARA/RENO ESNIR)

Semua itu dilakukan karena awalnya ada kebijakan pemerintah demi membatasi pergerakan manusia agar penyebaran corona tak makin meluas. "Namun, kok tiba-tiba saja menteri perhubungan sepertinya tidak konsisten, memberi izin transportasi publik dapat beroperasi lagi," jelas Ketua Forum Warga Kota Jakarta ini.

Tigor khawatir, penerapan ini ada yang berusaha memelintir seolah aturan ini membuat masyarakat seperti boleh mudik. "Mudik harus tetap dilarang dan transportasi publik yang beroperasi hanya untuk kalangan dan kepentingan terbatas,"jelas Tigor.

Baca Juga

Update COVID-19 DKI Selasa (5/5): 4.641 Kasus Positif, 650 Pasien Sembuh

Tigor menyebut, transportasi publik mesti tetap beroperasi dengan syarat ketat dan sesuai protokol kesehatan di tengah wabah COVID-19. Contohnya adalah kereta listrik atau KRL Jabodetabek yang tetap beroperasi dengan memenuhi standard protokol kesehatan di tengah wabah COVID-19.

Begitu pula dengan transportasi publik lainnya itu beroperasi dengan syarat ketat dan bukan untuk mudik. "Kegiatan tetap dilarang untuk mengontrol dan memutus rantai penyebaran COVID-19," terangnya. (Knu)

Tag
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Resmikan Mal Pelayanan Publik, Tjahjo: Masuk Prioritas Program Kerja Jokowi
Indonesia
Resmikan Mal Pelayanan Publik, Tjahjo: Masuk Prioritas Program Kerja Jokowi

Di Mal Pelayanan Publik terdapat 21 konter lintas instansi yang melayani 373 perizinan dalam satu atap

PBNU Soroti Intolerasi dan Ketimpangan Ekonomi Yang Semakin Parah di 2020
Indonesia
PBNU Soroti Intolerasi dan Ketimpangan Ekonomi Yang Semakin Parah di 2020

Kebinekaan tidak boleh menjadi anasir destruktif yang berkontribusi bagi rusaknya persatuan dan kesatuan bangsa.

Gibran Kuasai Rekomendasi Parpol di Pilwakot Solo
Indonesia
Gibran Kuasai Rekomendasi Parpol di Pilwakot Solo

"Kami optimistis bisa memenangi Pilwakot Solo dengan suara 80 persen," kata dia.

Bahar Smith Dipindah dari Lapas Batu Nusakambangan
Indonesia
Bahar Smith Dipindah dari Lapas Batu Nusakambangan

Bahar Smith bebas bersyarat dari Lembaga Pemasyarakatan Cibinong lewat program asimilasi

Anies Segera Evaluasi Proyek Mangkrak Enam Gubernur Terdahulunya
Indonesia
Anies Segera Evaluasi Proyek Mangkrak Enam Gubernur Terdahulunya

Pemprov DKI menyadari bahwa hal tersebut tidak mudah

Dokter Tersangka Klinik Aborsi Raden Saleh Meregang Nyawa
Indonesia
Dokter Tersangka Klinik Aborsi Raden Saleh Meregang Nyawa

Tersangka meregang nyawa di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur setelah dirawat selama tiga hari.

Kasus Corona Indonesia Tembus 95 Ribu
Indonesia
Kasus Corona Indonesia Tembus 95 Ribu

Total kasus positif menjadi 95.418 kasus, sembuh 53.945 kasus, meninggal 4.665 kasus.

Polisi Segera Gali Saksi Kebakaran Gedung Kejagung
Indonesia
Polisi Segera Gali Saksi Kebakaran Gedung Kejagung

Kebakaran di gedung kejaksaan agung melahap gedung yang diisi bidang Intelijen Kejagung dan bidang kepegawaian dan pembinaan serta pimpinan.

Update COVID-19 Kamis (13/8): 132.816 Positif, 87.558 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Kamis (13/8): 132.816 Positif, 87.558 Sembuh

Sementara itu, masih ada 76.515 orang suspek COVID-19 di Indonesia.

[HOAKS atau FAKTA]: Pembagian Iphone 12 Gratis di Indonesia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembagian Iphone 12 Gratis di Indonesia

apple resmi meluncurkan rangkain iPhone terbarunya, iPhone 12 dalam acara virtual bertajuk Hi, speed.