Beredar Surat Telegram Nama-nama Polisi yang Gugur di Kerusuhan Mako Brimob, Ini Daftarnya... Petugas Brimob melintas di depan Mako Brimob Kelapa Dua pascabentrok antara petugas dengan tahanan di Depok, Jawa Barat, Rabu (9/5).ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso

Merahputih.com - Mabes Polri memastikan 5 orang anggota gugur dalam kericuhan antara Napi Terorisme dengan petugas di Mako Brimob, Depok, Jawa Barat.

"Ada enam petugas kami yang disandera dan satu lagi saat ini masih disandera di Rutan Mako Brimob Depok," kata Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen M Iqbal, rabu (9/5).

Sebagai bentuk penghormatan, Mabes Polri memberikan kenaikan pangkat luar biasa kepada lima orang anggota yang gugur. Pemberian kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi itu berdasarkan surat telegram rahasia Kapolri Jenderak Tito Karnavian nomor STR/264/IV/HUM.1.1/2018 tertanggal 9 Juni 2018.

”Telah dinaikkan pangkat setingkat lebih tinggi menjadi pangkat luar biasa anumerta (KPLB),” bunyi kutipan Telegram Rahasia itu.

Lima anggota yang gugur dan mendapat kenaikan pangkat luar biasa itu adalah Iptu (anumerta) Yudi Rospuji, Aipda (anumerta) Denny Setiadi, Brigadir (anumerta) Fandy Setyo Nugroho, Briptu anumerta Syukron Fadhli dan Briptu (anumerta) Wahyu Catur Pamungkas. Empat korban tewas merupakan anggota Detasemen Khusus 88 Polri, sementara satu orang merupakan anggota Polda Metro Jaya.

Sementara, masih ada satu orang anggota Polri yang disandera oleh para narapidana teroris di Mako Brimob. Anggota tersebut, saat ini dalam keadaan sehat.

Situasi didalam Mako Brimob juga terkendali setelah aparat melakukan pemblokirian di sejumlah area tahanan. "Sehingga tidak melebar keluar," kata Iqbal.

Selain itu, empat anggota juga mengalami luka-luka saat kericuhan baru saja terjadi pada selasa (8/5) malam. 4 orang polisi yang terluka akibat kericuhan itu adalah Iptu Sulastri (38), Direktorat Penyidik yang mengalami Luka memar mata sebelah kiri dan memar di mulut. Brigadir Lalu Abdul Haris (30), Direktorat Penyidik mengalami Luka sobek dalam di kepala belakang. Briptu Hadi Nata (26), Densus 88 Luka sobek di kepala dan Bripda Muhammad Ramdhani (20), Densus 88 Mengalami luka di kepala terkena lemparan asbak.

Keempat polisi yang jadi korban sudah mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. (ayp)


Tags Artikel Ini

Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH