Berdamai dengan Resolusi Tahun Baru yang Gagal Resolusi tahun baru sering gagal (Foto: Unsplash/Annie Spratt)

"TAHUN 2019 berat badan harus turun," begini kata hampir kebanyakan orang mengenai resolusi tahun mereka. Namun, tidak terasa bulan Desember sudah datang lagi. Berat badan juga belum turun. Resolusi tahun baru gagal lagi.

Di awal-awal bulan tahun baru banyak target resolusi tahun baru yang dituliskan di secarik kertas atau media lainnya. Tapi, lagi-lagi tidak ada tanda centang yang disematkan di daftar resolusi tersebut di penghujung tahun.

Baca juga:

Resolusi Tahun Baru Jangan Cuma Jadi Wacana

Lalu, bagaimana caran menyikapi resolusi tahun baru yang gagal terus? Kamu harus berdamai dengan resolusi tersebut. Bukan berarti kamu harus menyerah, tapi cobalah untuk merefleksikan dirimu terhadap resolusi tahun baru tersebut.

Laman SUCCES menyarankan kamu untuk menanyakan hal ini pada dirimu sendiri demi berdamai dengan resolusi tahun baru yang gagal.

1. Resolusi tahun baru milikmu atau orang lain?

Resolusi Tahun Baru
Punyamu atau orang lain? (Foto: Unsplash/bruce mars)

Coba kamu pikirkan baik-baik, apalah resolusi tahun baru yang kamu miliki selama ini memang keinginannmu atau orang lain? Soalnya begini, banyak orang yang memiliki resolusi tahun baru karena latah dari sosial media.

Menjelang pergantian tahun baru banyak warganet yang menuliskan resolusi tahun baru di akun sosial media. Nah, kamu jangan terpancing untuk menyamakan resolusi tahun barumu dengan orang lain. Jadilah dirimu sendiri dalam menentukan resolusi tahun barumu.

2. Apakah resolusi tahun baru itu membuatmu nyaman?

Resolusi Tahun Baru
Jalankan resolusi tahun baru sesuai kemampuanmu (Foto: Unsplash/i yunmai)

Jangan sampai terpaksa menjalankan resolusi tahun barumu. Kalau memang dari awal tidak nyaman, jangan diteruskan. Di tahun yang akan datang juga tidak perlu diteruskan resolusi tersebut.

Intinya tidak perlu memiliki resolusi tahun baru yang muluk-muluk. Misalnya seperti diet tadi. Tidak perlu bercita-cita menurunkan berat badan hingga 20 kilo tahun ini. Kalau memang sanggupnya hanya menurunkan 7 kilo, ya tidak masalah.

Baca juga:

Ingin Liburan Akhir Tahun? Obat-obatan Penting ini Wajib Dibawa

3. Perlukah merevisi resolusi tahun baru yang gagal itu?

Resolusi Tahun Baru
Jangan-jangan kamu salah langkah (Foto: Unsplash/Kelly Sikkema)

Bisa jadi resolusi tahun baru yang gagal karena kamu salah langkah dalam melakukannya. Coba deh kamu revisi kembali target tahun baru yang ingin kamu capai.

Misalnya target kamu di tahun baru nanti lebih rajin menabung. Nah, apakah kamu benar-benar sudah menghemat pengeluaranmu, masih adakah biaya pengeluaran yang tak penting? Kalau iya pantas saja resolusi tahun barumu gagal.

Bagaimana sahabat Merah Putih, apa resolusi tahun barumu 2020 mendatang? (ikh)

Baca juga:

Ini Resolusi Tahun Baru Menurut Ahli Kesehatan Mental

Kredit : digdo


Ikhsan Digdo