Berburu Foto Cakep saat Liburan ala Milennial Foto-foto Instagramable jadi idaman millenials. (foto: pixabay/dariuszsankowski)

MILLENIALS jadi bagian penting dari dunia pariwisata. Kini, mereka jadi traveler paling aktif. Di masa depan, perkembangan jumlah millenials bakal membuat dunia pariwisata makin semarak.

Hal itu sejalan dengan laporan United Nations World Tourism Organization (UNWTO) bahwa perjalanan liburan para generasi millennial dan generasi Z akan bertambah hingga 300 juta perjalanan per tahun mulai 2020.

Selain senang traveling, millenials juga punya gaya liburan yang khas. Berikut gaya liburan millenials kekinian.

Baca Juga : Mau Hasil Foto Bagus? Ini Dia Tips Motret Menggunakan Smartphone ala Jay Subiakto

1. Melakukan hal di luar ekspektasi

Liburan ala Milennial
Liburan enggak biasa jadi incaran millenials. (foto: pixabay/stocksnap)


Masih muda dan tak takut mencoba hal baru. Itulah hal yang membuat millenials menonjol. Saat berlibur, mereka selalu ingin menjadikan setiap perjalanan mereka sebagai perjalanan yang berarti.
Itulah yang bikin millenials enggak takut untuk melakukan hal-hal di luar ekspektasi. Enggak mengehrankan jika millenials tertatik banget mendaki gunung, berlayar, island hopping atau berpindah ke beberapa pulau dalam waktu singkat, tur makanan lokal, hingga menjelajahi alam liar.

Oleh karena itu, tidak dimungkiri generasi millenial merupakan pihak yang memopulerkan beberapa tempat indah tersembunyi.

2. Liburan seperti para lokal

Foto Cakep saat Liburan
Millenials menikmati liburan ala warga lokal. (foto: pixabay/free-photos)


Engggak cuma ingin melakukan hal-hal di luar ekspektasi, millenials juga mengharapkan bisa mencicipi pengalaman menjadi bagian dari budaya dan tradisi warga lokal kala berlibur.


Jangan heran deh kalau generasi millenial akan berpartisipasi dalam beberapa perayaan kebudayaan hingga menyicipi kuliner-kuliner yang sangat berbeda dengan tanah kelahiran.

3. Influencer lebih dipercaya ketimbang agen perjalanan

Foto Cakep ala Milennial
Lebih suka mencari referensi di media sosial ketimbang agen perjalanan. (foto: pixabay/langll)

Beda dengan traveler tradisional yang mendapat info dari agen perjalanan, millenials punya referensi yang lebih luas. Pasalnya, sebanyak 85% generasi millenial akan mencari berbagai referensi lewat internet. Membaca blog hingga menjelejahi beberapa media sosial jadi cara millenials mencari referensi.

Saat menjelajah media sosial, millenials akan menemukan banyak influencer memajang foto-foto indah perjalanan mereka. Itulah yang kemudian jadi inspirasi buat mreka. Millenials juga lebih ingin mendapatkan pengalaman dengan mengulang apa yang mereka lihat di media sosial.

4. Pencarian jati diri saat liburan

Liburan ala Milennial
Menemukan jati diri jadi bagian penting liburan millenials. (foto: pixabay/free-photos)


Pengalaman liburan adalah salah satu media untuk para millenial menemukan jati diri mereka. Melakukan liburan ke berbagai belahan dunia merupakan salah satu cara yang dapat membantu berbagai individu untuk mengenal diri lebih dalam, memikirkan mengenai tujuan hidup, hingga memisahkan diri dari hiruk pikuk kehidupan agar dapat menemukan mimpi yang sebenarnya.

Tak sedikit lho milennial yang berani beralih profesi setelah menemukan jati diri mereka sebenarnya pada saat melakukan liburan.


5. Instagram adalah segalanya

Foto Cakep saat Liburan
Foto indah dan instagramable ialah segalanya. (foto: pixabay/splitshire)


Hidup di era digital, media sosial menjadi 'dunia' milennials. Instagram, misalnya. Platform media sosial itu jadi tempat millenial mencari inspirasi destinasi liburan hingga pamer keseruan liburan.

Baca Juga : Tiga Hal yang Perlu Kamu Tahu Tentang Berfoto saat 'Traveling'


Mulai dari merekam kegiatan di insta story hingga mengunggah foto-foto liburan, semua momen itu tidak akan dilewatkan millenial untuk dibagikan kepada followers. Bahkan, biar foto-foto yang dipajang Instagramable, milennial enggak akan ragu menggunakan jasa fotografer profesional untuk mengabadikan momen liburan mereka.

Untuk mengakomodasi keinginan millenials itu, kini bahkan sudah ada marketplace yang bisa mengkoneksikan antara fotografer lokal dengan para pengguna jasa fotografer kapan saja dan di mana saja.(*)


Tags Artikel Ini

Dwi Astarini

LAINNYA DARI MERAH PUTIH