Beratnya Tantangan Perbankan di Tengah Pemulihan Ekonomi Ilustrasi Uang. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Bank yang beropesai di Indonesia, di 2021 ini menghadapi berbagai tantangan baik dalam jangka pendek maupun struktural perbankan. Terutama di tengah pemulihan ekonomi nasional akibat dampak pandemi.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Heru Kristiyana memaparkan tantangan jangka pendek meliputi adanya ketidakpastian penyelesaian pandemi COVID-19 sehingga menyebabkan pemulihan ekonomi global yang berjalan lambat, resesi ekonomi, volatilitas tinggi pada pasar keuangan, serta potensi berakhirnya kebijakan stimulus fiskal.

Baca Juga:

Menteri Sandiaga Usul Kelompok Prioritas Urutan Kedua Vaksin Setelah Nakes

"Tantangan mengenai struktural perbankan meliputi empat hal yaitu penguatan struktur dan daya saing, peran perbankan dalam pertumbuhan ekonomi, revolusi ekonomi dan layanan digital, serta transformasi pengaturan dan pengawasan," ujarnya.

Selain itu, lanjut ia, penguatan struktur dan daya saing terdiri dari skala usaha perbankan yang masih rendah, efisiensi perbankan juga masih rendah, serta disparitas skala usaha dan daya saing antarbank yang tinggi.

Kemudian untuk peran perbankan dalam pertumbuhan ekonomi nasional meliputi kebutuhan pembiayaan pembangunan, pasar keuangan masih dangkal, pembiayaan berkelanjutan belum optimal, perbankan syariah belum optimal, serta inklusi keuangan masih rendah.

Layanan Bank. (Foto: Antara)
Layanan Bank. (Foto: Antara)

Selanjutnya untuk revolusi ekonomi dan layanan digital terdiri atas perkembangan digital ekonomi, perubahan perilaku dan ekspektasi masyarakat terhadap layanan keuangan, risiko serangan siber, investasi infrastruktur teknologi informasi yang terlalu besar, serta kompetisi dengan perusahaan teknologi finansial.

Terakhir yaitu transformasi pengaturan dan pengawasan meliputi pengawasan berbasis informasi teknologi (IT) dan akses data pengawasan dengan IT.

“Para stakeholder mengharapkan OJK lebih agile, adaptif, dan mendukung ekosistem baru perbankan. Kami akan usahakan agar harapan itu bisa diwujudkan dalam waktu sesingkat-singkatnya,” ujarnya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hilal Tampak 23 Mei, LAPAN: Idul Fitri 24 Mei
Indonesia
Hilal Tampak 23 Mei, LAPAN: Idul Fitri 24 Mei

Namun, pada 23 Mei 2020 hilal sudah cukup tinggi dan cukup umur sehingga mudah untuk diamati.

Satgas COVID-19 Klaim PPKM Mampu Tekan Angka Penyebaran COVID-19
Indonesia
Satgas COVID-19 Klaim PPKM Mampu Tekan Angka Penyebaran COVID-19

Satgas COVID-19 mengharapkan pelaksanaan PPKM yang masih terus berlangsung hingga dua pekan ke depan dapat terlaksana dengan lebih efektif dan disiplin. Sehingga dapat menurunkan penularan COVID-19.

MA Bantah Djoko Tjandra Punya Hubungan Dekat dengan Hakim Agung Syarifuddin
Indonesia
MA Bantah Djoko Tjandra Punya Hubungan Dekat dengan Hakim Agung Syarifuddin

Mahkamah Agung (MA) membantah kabar yang menyebut Djoko Tjandra memiliki hubungan dekat dengan Ketua MA M Syarifuddin.

Beri Bantuan Penggali Makam TPU Buniayu, JHL Group Bisa Jadi Contoh Pengusaha Lain
Indonesia
Beri Bantuan Penggali Makam TPU Buniayu, JHL Group Bisa Jadi Contoh Pengusaha Lain

Kadang keberadaan para penggali makam ini luput dari perhatian kita.

Hari Pencoblosan, KPU Diminta Waspadai Kerumunan di Luar TPS
Indonesia
Hari Pencoblosan, KPU Diminta Waspadai Kerumunan di Luar TPS

Masyarakat diminta tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan

Polisi Klaim KSP Bakal Fasilitasi Pertemuan Buruh dan Istana Soal UU Omnibus Law
Indonesia
Polisi Klaim KSP Bakal Fasilitasi Pertemuan Buruh dan Istana Soal UU Omnibus Law

Jika hanya sekedar menampung aspirasi hal itu sudah sering terjadi sejak Januari 2020

PPKM Belum Bisa Kendalikan Mobilitas Warga
Indonesia
PPKM Belum Bisa Kendalikan Mobilitas Warga

Selama 20 hari pelaksanaan PPKM ada penambahan kasus 241.596 atau setiap harinya 12 ribu kasus tambahan.

MPR Siap Gelar Sidang Tahunan 2020
Indonesia
MPR Siap Gelar Sidang Tahunan 2020

Persiapan acara Sidang Tahunan MPR sudah mendekati final baik secara teknis dan administratif.

Stok dan Harga Bahan Pokok di Jabar Diklaim Stabil
Indonesia
Stok dan Harga Bahan Pokok di Jabar Diklaim Stabil

"Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk membeli barang kebutuhan pokok sesuai dengan kebutuhan. Jangan berlebihan," kata Arifin.