Berapa Lama Virus Corona Bertahan Hidup di Pakaian? Disanrankan untuk segera mencuci baju dan mandi sekembali dari luar. (Foto: Unsplash/Anastasiia Chepinska)

KETIKA COVID-19 semakin menyebar luas, masyarakat mengambil segala tindakan untuk mencegah persebaran yang meluas. Salah satu hal yang paling sering dilakukan adalah mencuci tangan. Bagaimana dengan pakaian? Apakah dengan mencuci pakaian dapat mencegah penyebaran virus? Dan berapa lam virus tersebut hidup di pakaian kita?

Melansir laman Health, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan bahwa COVID-19 biasanya ditularkan melalui bersin dan batuk, dibandingkan ketika kita bersentuhan dengan benda-benda sekitar. CDC juga mencatat bahwa virus dapat hidup selama berjam-jam di permukaan apa saja, termasuk pakaian. Sementara itu, para peneliti dari Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular (NIAID) di Montan telah mempelajari berapa lama COVID-19 ini dapat bertahan hidup di atas kerttas karton, plastik, dan baja.

Baca Juga:

Rayakan Hari Kesehatan Dunia saat #DirumahAja, Begini Caranya!

baju
Virus dapat bertahan hidup di baju. (Foto: Unsplash/Nicolas Weldingh)

“Ada kemungkinan virus akan bertahan hidup di pakaian adalah beberapa jam atau mungkin beberapa hari. Ini sangat tergantung pada kondisi lingkungan, suhu, dan kelembaban yang berdampak pada pertumbuhan virus,” kata pakar penyakit menular Amesh A. Adalja.

Secara umum, Adalja mengatakan ia tidak yakin bahwa pakaian menjadi jembatan untuk penyebaran COVID-19. Lalu, apa yang bisa dilakukan untuk mengurangi risiko penyebaran virus di pakaian?

Jika kamu berada di rumah seharian dan tidak keluar sama sekali, sebaiknya mencuci pakaian seperti biasa saja. Namun, jika kamu keluar rumah meskipun hanya sebentar, dianjurkan untuk langsung mandi dan mencuci pakaian yang digunakan. Penelitian dari NIAID mengungkapkan bahwa beberapa virus akan tetap aktif setelah dua atau tiga hari di plastik dan stainless steel, empat jam pada tembaga, dan 24 jam pada kardus.

Baca Juga:

#DiRumahAja, Spa Di Rumah Yuk!

baju
Deterjen mampu memusnahan virus. (Foto: Unsplash/Macau Photo Agency)

Bagaimana dengan pakaian yang digunakan orang sakit?


CDC merekomendasikan untuk menggunakan sarung tangan dan masker ketika membersihkan pakaian dari orang yang sakit. Setelah selesai, sarung tangan dan masker harus segera dibuang. Bersihkan tangan ketika melepas sarung tangan dengan sabun. CDC mengatakan deterjen yang digunakan untuk mencuci pakaian dapat membunuh virus. Namun, benda-benda yang digunakan untuk membersihkan baju tersebut harus segera dibersihkan agar mencegah terjadinya penularan.

Hal yang sama berlaku ketika kamu pergi ke laundry untuk mencuci baju. Dianjurkan untuk tetap jaga jarak dan menggunakan masker. Ingat, mencuci tangan merupakan langkah efektif untuk mencegah penyebaran COVID-19. Jangan hanya terobsesi mencuci pakaian saja, tetap ingat tanganmu. (And)

Baca Juga:

Ingin Tetap Sehat Saat #DiRumahAja? Ini Tipsnya


Tags Artikel Ini

Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH