Berantas Paham Radikalisme dan Terorisme, Kepala BNPT Datangi Ulama Hingga Pesantren Kepala BNPB Boy Rafli Amar (kanan) bersama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (NW) TGKH Muhammad Zainul Majdi. (Foto: MP/Istimewa)

Merahputih.com - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Boy Rafli Amar bersilaturahmi ke kediaman Tuan Guru Haji (TGH) Turmudzi Badaruddin, tokoh Ulama Nahdlatul Ulama di Lombok.

Boy dan TGH Turmudzi berdialog mengenai upaya BNPT dalan memberantas terorisme di Indonesia.

"Kami memohon agar tugas-tugas BNPT dapat berjalan lancar terutama dalam memerangi kejahatan terorisme, penyebarluasan paham radikal yang tentunya bertentangan dengan nilai-nilai luhur bangsa kita," ucap Boy Rafli dalam keteranganya, Jumat (13/11).

Baca Juga:

Isu Radikalisme Kembali Mencuat, BPIP sebut Ajaran Pancasila Mesti Dibumikan

Ia optimis dukungan alim ulama di Nusa Tenggara Barat dapat menjadi fondasi kuat BNPT dalam upaya memoderasi paham-paham radikal intoleran serta membangun persatuan di tengah kemajemukan masyarakat.

"Dukungan Tuan Guru dan seluruh alim ulama yang berada di Nusa Tenggara Barat dapat menjadi modal bagi kita untuk terus membangun rasa persatuan dan kesatuan di negara yang kita cintai ini," lanjut Boy.

Dia mengatakan, pemerintah, alim ulama, para tuan guru serta pondok pesantren harus bersinergi, terutama untuk mengeliminasi berkembangnya paham-paham radikal intoleran.

Kepala BNPB Boy Rafli Amar (kanan) bersama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (NW) TGKH Muhammad Zainul Majdi. (Foto: MP/Istimewa)
Kepala BNPB Boy Rafli Amar (kanan) bersama Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (NW) TGKH Muhammad Zainul Majdi. (Foto: MP/Istimewa)

Boy Rafli mengungkapkan, dari data statistic, kelompok radikal terorisme mencoba untuk mengajak anak-anak remaja atau muda untuk ikut dalam pergerakan aksi-aksi kejahatan teror yang seolah-olah sedang melaksanakan misi tertentu.

"Tentunya kita harapkan pengaruh pengaruh negatif itu bisa kita tiadakan. Jangan lagi ada generasi muda Indonesia dari berbagai kalangan harus berhubungan dengan hukum yang berkaitan dengan kejahatan terorisme," ujarnya

Alumni Akpol 1988 tersebut menambahkan, saat ini pengguna internet lebih dari 100 juta dan pengguna media sosial akan bertambah, terlebih anak muda yang sedang mencari jati diri, jika salah arah dan tanpa pembinaan bisa ikut aksi terorisme.

Baca Juga:

Jalani Program Deradikalisasi, Eks Napi Terorisme Kini Sukses Jadi Pengusaha Kuliner hingga Perkebunan

Untuk itu, ia berharap bisa berkolaborasi dengan ulama karena dinilai strategis, karena kelompok teroris sering menggunakan simbol agama, sehingga tidak boleh pula mengindentikkan aksi terorisme ini dengan pondok pesantren.

Turmudzi berjanji akan ikut memberantas terorisme dan mempertahankan keutuhan Tanah Air. "Dengan adanya kunjungan beliau di Nusa tenggara Barat mudah-mudahan bisa mempertahankan NKRI," tutup Tuan Guru Bagu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPUD Batasi Dana Kampanye Gibran dan Bagyo Maksimal Rp19,7 Miliar
Indonesia
KPUD Batasi Dana Kampanye Gibran dan Bagyo Maksimal Rp19,7 Miliar

Jika dari rekening dana kampanye ditemukan adanya kelebihan dana kampanye, dana tersebut akan masuk ke kas negara. Hal itu sudah diatur dalam PKPU.

Keraton Yogyakarta Gelar Pameran Peninggalan Sri Sultan HB II
Indonesia
Keraton Yogyakarta Gelar Pameran Peninggalan Sri Sultan HB II

Meski telah lebih dari 20 dasawarsa, bentuk legitimasi Sultan kedua masih dapat disaksikan seperti bangunan benteng baluwarti, pesanggrahan Rejawinangun, Cendanasari, dan Gua Siluman, serta manuskrip pusaka.

Pilkada di Tengah Pandemi COVID-19, Anggaran KPU Solo Membengkak Rp10,1 Miliar
Indonesia
Pilkada di Tengah Pandemi COVID-19, Anggaran KPU Solo Membengkak Rp10,1 Miliar

KPU RI telah memutuskan pelaksanan pilkada serentak 270 daerah seluruh Indonesia diadakan tanggal 9 Desember 2020.

Ketua DPR: Tahun Pertama Jokowi-Ma’ruf, Indonesia Hadapi Banyak Tantangan
Indonesia
Ketua DPR: Tahun Pertama Jokowi-Ma’ruf, Indonesia Hadapi Banyak Tantangan

Ketua DPR RI Puan Maharani menilai Presiden Joko Widodo-Wakil Presiden Ma’ruf Amin menghadapi banyak tantangan pada satu tahun awal pemerintahannya.

DPRD DKI: Anies tidak Perlu Ikuti Aturan Luhut soal Ojol
Indonesia
DPRD DKI: Anies tidak Perlu Ikuti Aturan Luhut soal Ojol

"Harus tegas. Meski regulasi dibuat dengan niat baik, jika isinya tersebut bertentangan, itu malah menimbulkan kebingungan," kata Wibi

Tolak Hadiri Inaugurasi Biden, Trump dan Melania Tinggalkan Pesan Singkat di Gedung Putih
Dunia
Tolak Hadiri Inaugurasi Biden, Trump dan Melania Tinggalkan Pesan Singkat di Gedung Putih

Trump resmi meninggalkan Gedung Putih menggunakan helikopter kepresidenan Marine One untuk terakhir kalinya

Polisi Hadirkan Lebih dari 25 Saksi Saat Rekonstruksi di Tol Japek
Indonesia
Pimpinan KPK Cari Plt Kabiro Humas Pengganti Febri Diansyah
Indonesia
Pimpinan KPK Cari Plt Kabiro Humas Pengganti Febri Diansyah

Pimpinan KPK tengah mencari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Humas menyusul pengunduran diri Febri Diansyah.

Satgas COVID-19 Kembali Ingatkan Warga Tidak Keluar Kota
Indonesia
Satgas COVID-19 Kembali Ingatkan Warga Tidak Keluar Kota

Hingga Kamis (24/12) menunjukkan ada penambahan 7.199 kasus baru dalam kurun waktu 24 jam terakhir.

Besok, PA 212 bakal Kembali Kepung Kedubes India
Indonesia
Besok, PA 212 bakal Kembali Kepung Kedubes India

Ia membeberkan jika pihaknya terus berupaya melakukan aksi itu di Kedubes India hingga kekerasan terhadap muslim di New Delhi dihentikan.